10 Desa di Kerinci dengan Pendapatan Asli Desa Tertinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

10 Desa di Kerinci dengan Pendapatan Asli Desa Tertinggi

10 Desa di Kerinci dengan Pendapatan Asli Desa Tertinggi

Britainaja, Kerinci Sejumlah desa di Kabupaten Kerinci menunjukkan kemajuan luar biasa dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dengan keberhasilan meraih Pendapatan Asli Desa (PADes) yang signifikan sepanjang tahun 2023.

Dari data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kerinci mencatat, 10 desa berhasil menorehkan rekor PADes tertinggi melalui pengembangan berbagai unit usaha kreatif dan produktif.

Menurut Kepala Seksi Pendapatan Bumdes, Pirdinal, berbagai jenis usaha telah dijalankan oleh desa-desa tersebut, mulai dari penyewaan aula, lapangan bulutangkis, layanan air bersih desa, Pertashop, usaha air isi ulang, persewaan alat suara, destinasi wisata desa, digital printing, toko pertanian, hingga jasa angkutan barang menggunakan mobil pick-up.

“Data ini merupakan hasil pemantauan resmi selama tahun 2023. Desa-desa yang memiliki Bumdes aktif dan dikelola dengan baik, telah mampu meningkatkan pendapatan desa secara nyata,” ujar Pirdinal, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga :  Kode Redeem Blox Fruits 17 Januari 2026: Klaim Double EXP dan Stat Reset Terbaru!

Berikut daftar desa dengan PADes tertinggi di Kabupaten Kerinci:

  1. Desa Koto Periang, Kecamatan Kayu Aro – Rp135 juta/tahun
  2. Desa Koto Agung, Kecamatan Keliling Danau – Rp70 juta/tahun
  3. Desa Sungai Rumpun, Kecamatan Kayu Aro – Rp40 juta/tahun
  4. Desa Koto Tuo, Kecamatan Kayu Aro – Rp40 juta/tahun
  5. Desa Pendung Talang Genting, Kecamatan Danau Kerinci – Rp21 juta/tahun
  6. Desa Sungai Lintang, Kecamatan Kayu Aro Barat – Rp15 juta/tahun
  7. Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai – Rp15 juta/tahun
  8. Desa Simpang 4 Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur – Rp14,5 juta/tahun
  9. Desa Koto Lebu Tinggi, Kecamatan Siulak – Rp7,5 juta/tahun
  10. Desa Sungai Jernih, Kecamatan Gunung Tujuh – Rp5 juta/tahun
Baca Juga :  Walikota Sungai Penuh Kukuhkan Forum Kota Sehat Sungai Penuh 2025-2030

Meski begitu, masih terdapat tujuh desa lainnya yang belum membentuk Bumdes sama sekali. Pirdinal mengimbau agar desa-desa tersebut mulai mengeksplorasi potensi lokal yang ada dan membentuk Bumdes sebagai langkah strategis untuk pembangunan ekonomi desa.

“Jangan sampai potensi desa yang begitu besar tidak dimanfaatkan. Bumdes bisa menjadi penggerak utama ekonomi di tingkat lokal,” tuturnya.

Keberhasilan sejumlah desa ini menjadi bukti bahwa kemandirian ekonomi desa bukan hanya wacana. Dengan pengelolaan yang tepat, desa mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warganya.

Inisiatif seperti ini patut dijadikan contoh bagi desa-desa lain di Kerinci agar tidak hanya memiliki Bumdes di atas kertas, tapi juga benar-benar menjalankannya secara aktif dan produktif. (Wd)

Berita Terkait

Polres Kerinci Pastikan Keamanan dan Kelancaran Wisata Lebaran
Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:00 WIB

Polres Kerinci Pastikan Keamanan dan Kelancaran Wisata Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Berita Terbaru