Megawati ke Pengurus PDIP: Jangan Korupsi dan Harus Rasakan Denyut Nadi Rakyat

Megawati Gembleng Kader PDIP: Turun ke Rakyat dan Larang Korupsi!

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Megawati Soekarnoputri membuka agenda penguatan organisasi bagi ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) pengurus daerah PDIP se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Dok. PDIP)

Megawati Soekarnoputri membuka agenda penguatan organisasi bagi ketua, sekretaris, dan bendahara (KSB) pengurus daerah PDIP se-Indonesia di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (Dok. PDIP)

Britainaja – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengumpulkan seluruh pengurus daerah (Ketua, Sekretaris, dan Bendahara) dalam agenda penguatan organisasi di Sekolah Partai, Jakarta, Kamis (16/4). Dengan nada bicara yang penuh empati namun tegas, Megawati mengingatkan para kader untuk kembali ke jati diri partai sebagai pembela rakyat kecil.

Didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto dan jajaran DPP lainnya, Megawati menekankan bahwa politik bukan sekadar perebutan kursi, melainkan tentang pengabdian nyata.

Menyentuh Akar Rumput di Tengah Gejolak Ekonomi

Megawati menaruh perhatian besar pada kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Beliau mengaku sering menerima curhatan para ibu mengenai meroketnya harga kebutuhan pokok seperti cabai dan pangan lainnya.

Menanggapi hal ini, Megawati menginstruksikan para kader untuk tidak tinggal diam. Beliau meminta kepala daerah dari PDIP segera melakukan langkah konkret:

  • Efisiensi Anggaran: Melakukan penghematan dan menentukan skala prioritas.

  • Ketahanan Pangan: Menggerakkan program padat karya dan sosialisasi menu sehat murah untuk mencegah stunting.

  • Waspada Global: Mengantisipasi dampak konflik Iran-Israel terhadap ekonomi nasional.

“Turunlah ke bawah, rasakan denyut kehidupan rakyat. Di situlah kalian akan memahami bahwa politik adalah kehidupan,” pesan Megawati dengan penuh penekanan.

Integritas Tanpa Kompromi: Dilarang Korupsi!

Dalam arahannya, Presiden ke-5 RI ini memberikan peringatan keras terkait moralitas kader. Beliau melarang keras tindakan korupsi dan meminta bendahara partai mengelola keuangan secara profesional tanpa mencampurnya dengan uang pribadi.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Tipis, Pasar Cermati Dampak Shutdown AS dan Tekanan Global

Sebagai partai yang kini mengambil posisi sebagai penyeimbang di luar kabinet, Megawati menuntut kedisiplinan tinggi. Beliau mewajibkan pengurus daerah menggelar rapat rutin setiap hari Selasa untuk membedah masalah rakyat dan mencari solusinya secara langsung.

Baca Juga :  BMKG Perkirakan Musim Kemarau 2025 Lebih Singkat

Membangun Partai yang Menjadi Pilar Bangsa

Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, menjelaskan bahwa materi di Sekolah Partai ini mencakup ideologi, geopolitik, hingga manajerial organisasi. Tujuannya agar fungsi partai berjalan optimal dalam melayani masyarakat.

Senada dengan itu, Hasto Kristiyanto mengajak kader menjadikan pelatihan ini sebagai momentum membangkitkan energi perjuangan menuju Pemilu 2029. Kepercayaan rakyat, menurut Hasto, adalah modal paling berharga yang harus dijaga dengan perilaku santun dan kerja nyata.

Bagi Megawati, kemenangan sejati bukanlah sekadar angka di atas kertas suara. Kemenangan sesungguhnya adalah saat rakyat merasakan kehadiran partai dan keadilan nyata di tengah-tengah mereka. Beliau berharap PDIP terus kokoh menjadi Soko Guru atau pilar utama bagi tegaknya bangsa dan negara. (Tim)

Berita Terkait

Putra Bupati Malang Resmi Jabat Kepala Dinas LH, Prestasi atau Dinasti?
BKN Jamin Rekrutmen Koperasi & Kampung Nelayan Merah Putih Transparan
Sumatera Dikepung Cuaca Ekstrem, Jalur Lintas Selatan Perlu Waspada
Warga Jambi Jadi Korban Kecelakaan Helikopter di Kalbar, Tim SAR Berhasil Evakuasi Seluruh Korban
Duka di Langit Sekadau: Tim SAR Gabungan Evakuasi 8 Korban Helikopter PK-CFX
Asyik Nongkrong di Kedai Kopi, Napi Korupsi Rp233 Miliar “Dibuang” ke Nusakambangan
Hanya 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Ditangkap Kejagung
Simak Gaji dan Cara Daftar 30.000 Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:00 WIB

Putra Bupati Malang Resmi Jabat Kepala Dinas LH, Prestasi atau Dinasti?

Jumat, 17 April 2026 - 20:00 WIB

Megawati ke Pengurus PDIP: Jangan Korupsi dan Harus Rasakan Denyut Nadi Rakyat

Jumat, 17 April 2026 - 19:00 WIB

BKN Jamin Rekrutmen Koperasi & Kampung Nelayan Merah Putih Transparan

Jumat, 17 April 2026 - 17:00 WIB

Sumatera Dikepung Cuaca Ekstrem, Jalur Lintas Selatan Perlu Waspada

Jumat, 17 April 2026 - 14:00 WIB

Duka di Langit Sekadau: Tim SAR Gabungan Evakuasi 8 Korban Helikopter PK-CFX

Berita Terbaru