Britainaja – Seorang anak berusia 8 tahun berhasil mencuri perhatian dunia. Karya boneka plushy miliknya ikut terbang ke luar angkasa dalam misi Artemis II bersama empat astronot.
Anak tersebut, Lucas Ye dari Mountain View, Amerika Serikat, menciptakan boneka bernama “Rise”. Bentuknya unik, menyerupai bulan tersenyum dengan topi bergambar Bumi lengkap dengan detail galaksi dan roket.
NASA memilih desain ini melalui kompetisi global yang diikuti sekitar 2.600 peserta dari lebih 50 negara. “Rise” kemudian resmi menjadi maskot sekaligus indikator nol gravitasi dalam misi tersebut.
Saat pesawat memasuki kondisi tanpa bobot, boneka ini akan melayang. Momen itu menjadi tanda penting bagi para astronot bahwa mereka telah mencapai fase mikrogravitasi.
Lucas mengaku sangat bangga. Ia bahkan menyaksikan langsung peluncuran di Kennedy Space Center bersama keluarganya. Ia menyebut pengalaman itu sebagai sesuatu yang “sangat keren”.
Inspirasi desain “Rise” berasal dari foto legendaris “Earthrise” yang diambil dalam misi Apollo 8 tahun 1968. Ia juga menyematkan berbagai simbol, mulai dari konstelasi Orion hingga jejak misi Apollo di masa lalu.
Astronot Christina Koch turut memperkenalkan boneka ini dalam acara resmi NASA. Ia mengatakan “Rise” mewakili semangat eksplorasi dan menjadi bagian dari identitas misi Artemis II.
Penggunaan boneka sebagai indikator nol gravitasi bukan hal baru. Dalam misi sebelumnya, astronot juga membawa boneka seperti Snoopy dan karakter Baby Yoda.
Bagi Lucas, luar angkasa adalah dunia penuh misteri yang menarik untuk dijelajahi. Ia berharap karyanya bisa menginspirasi banyak orang untuk terus bermimpi besar. (Tim)






