Britainaja – Samsung Galaxy S26 Ultra membawa inovasi menarik lewat layar privasi terintegrasi. Fitur ini membantu pengguna menjaga kerahasiaan layar saat menggunakan ponsel di tempat umum seperti transportasi publik atau kafe.
Selama pengujian dua minggu, fitur ini terbukti meningkatkan kenyamanan. Pengguna tidak perlu lagi khawatir orang di sekitar mengintip percakapan, notifikasi, atau data penting di layar.
Meski tidak membawa perubahan besar dibanding pendahulunya seperti Samsung Galaxy S25 Ultra dan Samsung Galaxy S24 Ultra, seri terbaru ini tetap menawarkan pengalaman yang lebih matang, terutama bagi pengguna yang ingin mengganti ponsel lama.
Layar Privasi Terintegrasi Tanpa Aksesori Tambahan
Samsung menanamkan teknologi layar privasi langsung di panel layar. Fungsinya mirip screen protector privasi, tetapi pengguna tidak perlu memasang lapisan tambahan.
Fitur ini dapat aktif otomatis pada aplikasi sensitif seperti:
- aplikasi perbankan
- aplikasi pesan
- notifikasi penting
Secara visual, layar terlihat normal dari depan. Namun ketika dilihat dari samping, tampilan akan tampak redup dan sulit dibaca.
Samsung juga menyediakan mode Max Privacy Protection. Mode ini membuat layar hampir tidak terbaca dari sudut samping, meski warna layar menjadi sedikit pucat. Mode ini cocok digunakan saat membutuhkan keamanan ekstra.
Desain Lebih Membulat, Tetap Hadirkan S Pen
Samsung memperbarui desain Ultra agar lebih mirip dengan seri standar Galaxy S26 dan S26+. Sudut bodinya kini lebih membulat dibanding desain kotak sebelumnya.
Meski begitu, model ini tetap menjadi satu-satunya seri yang memiliki stylus terintegrasi yaitu Samsung S Pen.
Modul kamera yang lebih tebal membuat ponsel sedikit bergoyang saat diletakkan di meja, tetapi penggunaan casing dapat mengatasi masalah ini.
Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 Sangat Kencang
Galaxy S26 Ultra menggunakan chipset flagship Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Chip ini menghasilkan skor benchmark sangat tinggi dan mampu menjalankan game berat seperti Genshin Impact pada pengaturan grafis maksimal tanpa kendala.
Manajemen panas juga cukup baik. Panas tersebar merata sehingga ponsel tetap nyaman digunakan saat bermain game atau merekam video.
Baterai Tahan Seharian
Samsung membekali perangkat ini dengan baterai 5.000 mAh. Kapasitas tersebut mampu bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan intensif.
Untuk penggunaan ringan hingga sedang, pengguna bahkan tidak perlu mengisi daya setiap malam.
Namun, absennya magnet Qi2 native masih menjadi kekurangan. Fitur magnetik hanya dapat digunakan melalui casing khusus.
Kamera 200 MP dengan Zoom Fleksibel
Sistem kamera pada Galaxy S26 Ultra sangat serbaguna. Kamera utama 200 MP dan kamera optical zoom 5x 50 MP menghasilkan foto lebih tajam dan terang dalam kondisi minim cahaya.
Pengguna dapat berpindah dengan mudah antara beberapa mode kamera:
- Ultrawide
- Optical zoom 3x
- Optical zoom 5x
- Sensor utama
Bahkan zoom digital hingga 10x masih menghasilkan kualitas yang cukup memuaskan.
Video Lebih Stabil dengan Horizon Lock
Samsung juga meningkatkan kualitas video dengan fitur Horizon Lock. Fitur ini bekerja bersama mode Super Steady untuk menjaga video tetap stabil meski ponsel dimiringkan atau digerakkan.
Pengguna dapat merekam video 4K 60 fps dengan HDR+ secara stabil. Namun fitur ini membutuhkan pencahayaan cukup terang agar hasilnya maksimal.
Fitur AI Galaxy Semakin Banyak
Galaxy S26 Ultra menghadirkan berbagai fitur kecerdasan buatan melalui Galaxy AI dan integrasi dengan Google Gemini.
Beberapa fitur AI yang menarik antara lain:
- Task Automation: Gemini dapat memesan transportasi atau makanan secara otomatis melalui aplikasi seperti Uber dan Uber Eats.
- Audio Eraser: menghilangkan suara latar pada video sehingga dialog lebih jelas.
- Scanner dokumen pintar: merapikan dokumen, menghapus jari, dan memperbaiki distorsi otomatis.
Namun beberapa fitur AI seperti widget informasi harian masih terasa kurang berguna bagi sebagian pengguna.
Kesimpulan
Samsung Galaxy S26 Ultra tetap menjadi salah satu smartphone flagship terbaik saat ini. Layar privasi terintegrasi menjadi fitur unik yang jarang ditemukan di smartphone lain.
Dengan performa tinggi, kamera fleksibel, baterai tahan lama, dan dukungan AI canggih, perangkat ini cocok untuk pengguna yang membutuhkan smartphone premium dengan tingkat privasi lebih tinggi.
Meski begitu, peningkatan kapasitas baterai dan dukungan Qi2 native kemungkinan akan menjadi hal yang paling ditunggu pada generasi berikutnya. (Tim)















