Bolehkah Berpuasa Saat Mudik? Ini Panduan Fikih Lengkap

Bijak Menentukan Puasa Saat Mudik – Menjaga ibadah tetap aman dan bermakna.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Suasana Mudik Lebaran. Gemini AI

Ilustrasi Suasana Mudik Lebaran. Gemini AI

Britainaja – Jutaan masyarakat Indonesia kembali ke kampung halaman untuk bersilaturahmi setelah sebulan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan. Namun, banyak yang bertanya: bolehkah berbuka saat perjalanan mudik?

Safar dan Keringanan Puasa dalam Islam

Dalam Islam, perjalanan jauh atau safar memberi opsi untuk tidak berpuasa, namun tidak otomatis berlaku untuk semua orang. Al-Qur’an menjelaskan:

Barang siapa sakit atau dalam perjalanan (safar), maka (boleh tidak berpuasa), tetapi wajib mengganti pada hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Artinya, musafir bisa memilih tetap berpuasa atau berbuka, tergantung kondisi perjalanan dan kemampuan fisiknya.

Batas Perjalanan yang Dikategorikan Safar

Ustaz Ahmad Hilmi menjelaskan bahwa yang menentukan keringanan bukan lamanya waktu perjalanan, tapi jarak tempuh. Menurut mayoritas ulama Mazhab Malikiyah, Syafi’iyah, dan Hanabilah, batas minimal perjalanan adalah empat burud, setara sekitar 77 km.

Baca Juga :  Mengapa 10 Malam Pertama Ramadhan Begitu Istimewa bagi Kita?

Jika perjalanan lebih pendek, puasa tetap wajib. Hadis Nabi Muhammad menunjukkan sahabat yang melakukan perjalanan sejauh empat burud diperbolehkan berbuka dan meng-qashar shalat.

Syarat Pemanfaatan Keringanan

Tidak semua pemudik otomatis boleh meninggalkan puasa. Ulama menetapkan beberapa syarat:

  1. Jarak perjalanan memenuhi batas safar (~77 km).
  2. Perjalanan bukan untuk tujuan maksiat.
  3. Perjalanan sudah dimulai sebelum waktu berbuka.
  4. Puasa berpotensi menimbulkan kesulitan fisik atau risiko kesehatan.

Jika kondisi memungkinkan, tetap berpuasa lebih utama.

Puasa Saat Safar Tetap Dianjurkan Jika Mampu

Para ulama menilai, berpuasa saat safar lebih baik jika tidak memberatkan. Nabi Muhammad pun pernah membiarkan sahabatnya memilih antara berpuasa atau berbuka. Namun, jika puasa berisiko membahayakan tubuh, berbuka menjadi pilihan yang dianjurkan.

Baca Juga :  Destinasi Wisata Religi Paling Menenangkan untuk Menanti Waktu Berbuka

Pertimbangan Perjalanan Modern

Transportasi modern membuat perjalanan jauh lebih nyaman dibanding masa lalu. Mobil, kereta, atau pesawat memudahkan perjalanan sehingga sebagian musafir tetap dianjurkan berpuasa. Namun, jika perjalanan melelahkan atau berisiko kesehatan, memanfaatkan rukhsah untuk berbuka diperbolehkan dengan kewajiban mengganti di hari lain.

Mudik tetap bagian penting silaturahmi, tetapi hukum puasa harus dipertimbangkan secara proporsional. Evaluasi kondisi perjalanan dan kemampuan diri: jika mampu, tetaplah berpuasa; jika perjalanan berat, Islam memberi keringanan dengan tanggung jawab mengganti puasa. Dengan memahami aturan ini, ibadah tetap terjaga, dan perjalanan mudik lebih bermakna. (Tim)

Berita Terkait

Syarat Wajib Zakat Fitrah bagi Orang yang Berutang, Jangan Sampai Salah Langkah!
Panduan Lailatul Qadar: Rahasia Memaksimalkan Ibadah Saat Tubuh Mulai Lelah di Akhir Ramadhan
Mengapa 10 Malam Pertama Ramadhan Begitu Istimewa bagi Kita?
Mengapa Sholat Jumat Sangat Istimewa bagi Muslim
Panen Pahala Berlipat, Ini Daftar Amalan Utama di Hari Jumat Bulan Ramadan
Hal Makruh saat Puasa yang Jarang Disadari Umat Muslim
Bolehkah Menggabungkan Puasa Nazar dengan Ramadhan? Ini Penjelasannya
Panduan untuk Suami Istri saat Ramadhan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bolehkah Berpuasa Saat Mudik? Ini Panduan Fikih Lengkap

Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:33 WIB

Syarat Wajib Zakat Fitrah bagi Orang yang Berutang, Jangan Sampai Salah Langkah!

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:00 WIB

Panduan Lailatul Qadar: Rahasia Memaksimalkan Ibadah Saat Tubuh Mulai Lelah di Akhir Ramadhan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:05 WIB

Mengapa 10 Malam Pertama Ramadhan Begitu Istimewa bagi Kita?

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:30 WIB

Mengapa Sholat Jumat Sangat Istimewa bagi Muslim

Berita Terbaru

Ilustrasi Suasana Mudik Lebaran. Gemini AI

Khasanah

Bolehkah Berpuasa Saat Mudik? Ini Panduan Fikih Lengkap

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB