Britainaja – Sony menaikkan harga konsol PlayStation 5 (PS5) di pasar global hingga USD 100 atau sekitar Rp 1,7 juta. Kenaikan ini berlaku mulai 2 April 2026 di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang.
Langkah ini muncul akibat lonjakan biaya komponen, terutama chip memori, yang kini lebih diprioritaskan untuk pusat data AI karena margin keuntungan yang lebih tinggi. Selain itu, serangan Iran terhadap fasilitas gas alam Qatar mengancam pasokan helium global, yang krusial untuk produksi semikonduktor.
Rincian Harga Baru PS5 di AS:
- PS5 Standar: USD 649,99 (sebelumnya USD 549,99)
- PS5 Digital Edition: USD 599,99
- PS5 Pro: USD 899,99
- PlayStation Portal: USD 249,99 (sebelumnya USD 199,99)
Sony menyebut kenaikan ini hasil “evaluasi cermat” terhadap tekanan biaya di rantai pasokan global.
Dampak ke Pasar
Analis memprediksi kenaikan harga ini akan menahan pertumbuhan pasar video game. Penjualan PS5 turun 16% pada kuartal liburan 2025 menjadi 8 juta unit. Tren serupa terjadi di Microsoft dengan kenaikan harga Xbox tahun lalu.
Tekanan ini juga dirasakan pengembang game; Epic Games memangkas 1.000 karyawannya karena penjualan konsol lesu. Dengan PS5 sudah beredar enam tahun, konsumen kini menghadapi biaya lebih tinggi untuk konsol populer ini. (Tim)






