Review Digimon Story: Time Stranger, Petualangan JRPG Epik yang Layak Dinantikan

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Digimon Story: Time Stranger (Foto: medcom)

Digimon Story: Time Stranger (Foto: medcom)

Britainaja – Setelah delapan tahun penantian sejak Cyber Sleuth, Hacker’s Memory, seri baru Digimon Story: Time Stranger akhirnya hadir untuk konsol generasi terbaru. Game ini menawarkan petualangan JRPG yang sarat emosi, kisah perjalanan waktu yang cerdas, dan dunia digital yang hidup. Berikut ulasan lengkap setelah 30 jam penulis menjelajahi dunianya.

Digimon Story: Time Stranger dibuka dengan kisah seorang agen rahasia organisasi ADAMAS yang menyaksikan kehancuran kota akibat peristiwa Inferno Shinjuku. Secara misterius, sang agen terlempar delapan tahun ke masa lalu dan harus berjuang mencari jalan pulang sambil mencegah tragedi yang sama terjadi di masa depan.

Awal permainan memang terasa lambat, namun setelah beberapa jam, alur cerita mulai menemukan ritmenya. Game ini dengan berani mengangkat tema kedewasaan emosional seperti kehilangan dan penerimaan diri, berfokus pada keluarga Misono dan hubungan menyentuh antara Inori Misono dengan Digimon misterius bernama Aegiomon.

Konsep perjalanan waktu bukan sekadar gimmick, tetapi dieksekusi dengan baik untuk menunjukkan perubahan karakter dari masa ke masa. Cerita ini berhasil menghadirkan keseimbangan antara aksi dan refleksi emosional, membuat pemain benar-benar terikat pada nasib para tokohnya.

Baca Juga :  Terbaru! Kode Redeem ML Mobile Legends Hari Ini: Klaim Item dan Skin Gratis

Salah satu keunggulan utama Time Stranger adalah Dunia Digital bernama Iliad, yang terasa hidup dan penuh warna. Berbeda dengan suasana steril di Cyber Sleuth, Iliad menghadirkan kehidupan sehari-hari para Digimon, mulai dari bar yang ramai hingga hutan yang dihuni Digimon serangga. Setiap area memiliki atmosfer dan ekosistemnya sendiri, memberikan kesan mendalam bahwa dunia digital benar-benar “hidup.”

Sayangnya, tidak semua aspek naratif mendapat perlakuan serupa. Karakter manusia pendukung terasa kurang berkembang di bandingkan para Digimon, khususnya anggota Olympos XII yang tampil dengan kepribadian kuat dan unik. Akibatnya, pemain sering kali lebih peduli pada monster digital ketimbang manusia yang mereka bantu.

Dari sisi gameplay, Time Stranger mempertahankan sistem pertarungan berbasis giliran klasik, tetapi kini dengan kedalaman strategis yang lebih kompleks. Pemain harus memanfaatkan kombinasi atribut seperti Vaccine, Virus, Data, serta elemen-elemen seperti Api, Air, dan Cahaya untuk mendapatkan keunggulan dalam pertempuran.

Inovasi baru seperti Cross Arts, serangan pamungkas khas sang agen, menambah variasi taktik dalam bertarung. Sistem pengumpulan dan pengembangan Digimon juga masih menjadi daya tarik utama. Pemain cukup memindai data Digimon yang di kalahkan, dan setelah mencapai 100%, mereka bisa di jadikan sekutu.

Baca Juga :  Kode Redeem Blue Protocol: Star Resonance Oktober 2025, Klaim Hadiah Eksklusif Sekarang!

Lebih dari 450 Digimon tersedia, masing-masing dengan jalur evolusi bercabang dan opsi De-Digivolution untuk kembali ke bentuk sebelumnya. Fleksibilitas ini memungkinkan pemain menciptakan tim dengan strategi unik. Dua fitur baru turut memperkaya progres permainan: Agent Rank dan Personality System.

Agent Rank naik seiring penyelesaian misi utama dan sampingan, sekaligus menjadi syarat membuka evolusi tingkat tinggi. Sementara itu, Personality System menghadirkan 16 kepribadian yang memengaruhi pertumbuhan statistik serta kemampuan yang di pelajari, menjadikan dua Digimon dari spesies sama bisa berperan sangat berbeda di medan perang.

Secara visual, Time Stranger menunjukkan peningkatan besar. Setiap Digimon di reka ulang dengan detail lebih halus dan animasi ekspresif. Dunia Iliad menampilkan lanskap menawan yang memukau mata, terutama pada area dengan pencahayaan dinamis. Namun, beberapa kekurangan masih terlihat, seperti tekstur di area dunia nyata yang kadang buram serta NPC tanpa wajah yang mengganggu kesan sinematik. (Tim)

Berita Terkait

InterSystems IntelliCare: RME Berbasis AI Pertama yang Lolos Sertifikasi Ketat Uni Eropa
Pre-Order GTA 6 Buka 25 Juni 2026! Ini Jadwal Rilis & Bocoran Harga
Game One Piece x Kairosoft Siap Rilis Oktober 2026
Serbuan Kode Redeem ML 20 Juni 2026: Klaim Diamond & Skin Gratis Sekarang
Kode Redeem FC Mobile 20 Juni 2026: Banjir Gems dan Pemain OVR Tinggi
Serbu Kode Redeem FF 20 Juni 2026, Sikat Hadiah Langka Sekarang
Siap-Siap! Harga iPhone 18 Pro Bakal Naik Drastis Demi Fitur AI
Cara Mudah Lacak Lokasi Lewat WhatsApp dan Google Maps
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:00 WIB

InterSystems IntelliCare: RME Berbasis AI Pertama yang Lolos Sertifikasi Ketat Uni Eropa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:00 WIB

Pre-Order GTA 6 Buka 25 Juni 2026! Ini Jadwal Rilis & Bocoran Harga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:00 WIB

Game One Piece x Kairosoft Siap Rilis Oktober 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kode Redeem FC Mobile 20 Juni 2026: Banjir Gems dan Pemain OVR Tinggi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Serbu Kode Redeem FF 20 Juni 2026, Sikat Hadiah Langka Sekarang

Berita Terbaru

One Piece: Grand Gourmet

Tech & Game

Game One Piece x Kairosoft Siap Rilis Oktober 2026

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:00 WIB