PBB Sahkan Resolusi Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina dan Israel

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat. (Foto: X - Antonio Guterres)

Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat. (Foto: X - Antonio Guterres)

Britainaja – Resolusi yang mengacu pada Deklarasi New York tersebut lolos dengan perolehan suara mayoritas: 142 negara mendukung, 10 menolak, dan 12 memilih abstain. Deklarasi ini sebelumnya di rumuskan dalam konferensi internasional tingkat tinggi di markas besar PBB pada Juli 2025, dengan tujuan menyusun peta jalan menuju perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.

Prancis dan Arab Saudi yang bertindak sebagai ketua bersama konferensi menjadi pengusul utama rancangan resolusi ini. Dalam sidang, pengamat permanen Palestina menyampaikan rasa terima kasih kepada negara-negara anggota yang memberikan dukungan, serta menegaskan bahwa jalan perdamaian hanya bisa di tempuh dengan komitmen pada solusi dua negara.

Baca Juga :  The Lake House Bogor: Sensasi Kuliner di Tengah Kolam dan Hutan Sejuk

Ia juga mengajak pihak-pihak yang masih mengandalkan kekerasan untuk mempertimbangkan kepentingan rakyat secara lebih luas. Menurutnya, keberhasilan implementasi resolusi ini dapat membuka peluang integrasi kawasan dan mempercepat pembangunan serta kerja sama di Timur Tengah.

Perwakilan Prancis menambahkan, Deklarasi New York menawarkan arah yang jelas menuju perdamaian. Rencana tersebut memuat sejumlah langkah, termasuk gencatan senjata segera di Gaza, pembebasan sandera, serta pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Selain itu, dokumen tersebut juga menyoroti perlunya pelucutan senjata Hamas, pengeluaran kelompok itu dari pemerintahan Gaza, serta normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab.

Baca Juga :  Asal Usul Kapal Madleen yang Hilang Kontak Saat Menuju G4za

Namun, Amerika Serikat menolak resolusi ini. Delegasi Washington menyebut keputusan Majelis Umum sebagai “aksi politis yang keliru dan tidak tepat waktu”. Pihak AS menilai langkah tersebut justru berpotensi mengganggu upaya diplomatik yang lebih serius dalam meredakan konflik berkepanjangan di kawasan.

Resolusi terbaru ini menambah babak baru dalam diplomasi internasional mengenai isu Palestina-Israel. Meski mendapat dukungan luas, efektivitas implementasinya masih akan sangat bergantung pada kemauan politik para pihak yang terlibat langsung dalam konflik. (Tim)

Berita Terkait

Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS
Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS
Makna Mendalam Al-Qur’an Abad ke-18 dalam Pelantikan Walikota Zohran Mamdani
Eks CEO Miss Universe Divonis Penjara Kasus Penipuan, Anne Jakrajutatip Jadi Buronan
Analisis DNA Rambut Ungkap Penyebab Kematian Beethoven dan Rahasia Silsilah Keluarga
NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C
PBB Loloskan Lima Resolusi Krusial Dukung Palestina di Tengah Agresi
Tabrakan Maut Bus Umrah di Saudi: 45 Jemaah India Meninggal, Satu Korban Selamat Dekat Sopir
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:00 WIB

Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:42 WIB

Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:39 WIB

Makna Mendalam Al-Qur’an Abad ke-18 dalam Pelantikan Walikota Zohran Mamdani

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:11 WIB

Eks CEO Miss Universe Divonis Penjara Kasus Penipuan, Anne Jakrajutatip Jadi Buronan

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:00 WIB

Analisis DNA Rambut Ungkap Penyebab Kematian Beethoven dan Rahasia Silsilah Keluarga

Berita Terbaru