KPK Gelar OTT di Pekalongan, Nama Bupati Fadia Arafiq Terseret Pusaran Kasus

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Gelar OTT di Pekalongan, Nama Bupati Fadia Arafiq Terseret Pusaran Kasus (Foto: klikinaja)

KPK Gelar OTT di Pekalongan, Nama Bupati Fadia Arafiq Terseret Pusaran Kasus (Foto: klikinaja)

Britainaja – Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilaporkan baru saja menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyasar orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan, Fadia Arafiq. Kabar ini menyebar cepat, memicu tanya publik mengenai kasus apa yang sedang dibidik oleh lembaga antirasuah tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Fadia diamankan bersama sejumlah pihak lainnya pada Rabu siang. Meski suasana di lingkungan Pemkab Pekalongan tampak tenang di permukaan, pergerakan tim penyidik KPK di lapangan mengonfirmasi adanya tindakan hukum yang serius.

Baca Juga :  MoU Pemkot Sungai Penuh dan STIE-SAK: Komitmen Serius atau Sekadar Seremoni?

Hingga saat ini, tim KPK masih melakukan pendalaman intensif. Berdasarkan prosedur standar, lembaga ini memiliki waktu $24$ jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Penyegelan di beberapa titik strategis biasanya mengikuti langkah OTT ini. Masyarakat kini menunggu keterangan resmi mengenai barang bukti yang disita, apakah berupa tumpukan uang tunai atau komitmen fee proyek yang melibatkan anggaran daerah.

Fadia Arafiq bukan sosok asing di mata publik nasional. Sebelum menjabat sebagai Bupati Pekalongan, ia dikenal sebagai penyanyi dangdut dan putri dari pedangdut legendaris, A. Rafiq.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina 1 November 2025: Dexlite dan Pertamina Dex Naik, Lainnya Tetap

Karier politiknya tergolong moncer. Sebelum menjadi Bupati, ia pernah menduduki kursi Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Penangkapan ini tentu menjadi hantaman keras bagi citra politik keluarga besar A. Rafiq yang cukup berpengaruh di wilayah tersebut.

OTT yang melibatkan kepala daerah selalu meninggalkan lubang besar dalam kepercayaan publik. Jika status tersangka ditetapkan, roda pemerintahan Pekalongan kemungkinan besar akan diambil alih sementara oleh Wakil Bupati guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan. (Tim)

Berita Terkait

Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi
Menanti 15 Tahun, Jemaah Haji Gowa Tampil Anggun dengan Gaun Berkilau Rp8 Juta
Peluang Emas! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026
Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter
Skandal Imigrasi: KPK Ungkap Pemerasan Dokumen Capai Ratusan Miliar
Presiden Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin Badan Gizi Nasional
Mantan Istri Reza Smash Terjerat Sindikat Love Scamming Rp 41 Miliar
Teddy Indra Wijaya Jawab Kritik Kunker Prabowo: Hemat Anggaran & Bawa Investasi Rp2.430 Triliun
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Polres Sijunjung Gagalkan Penyelundupan Bio Solar Subsidi ke Tambang Emas Ilegal Jambi

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:00 WIB

Menanti 15 Tahun, Jemaah Haji Gowa Tampil Anggun dengan Gaun Berkilau Rp8 Juta

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:00 WIB

Peluang Emas! Kemensos Buka 3.053 Formasi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

Mendag Pastikan Harga MinyaKita Bakal Naik, Saat Ini Rp15.700 per Liter

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Skandal Imigrasi: KPK Ungkap Pemerasan Dokumen Capai Ratusan Miliar

Berita Terbaru

Drakor Terbaru Juni 2026 Paling Hits.

Showbiz

5 Drakor Terbaru Juni 2026 Paling Hits, Banyak Genre Seru

Minggu, 7 Jun 2026 - 10:00 WIB