Britainaja – Peristiwa bermula saat mobil Toyota Kijang Grand berwarna biru bernomor polisi BH 1402 RC dikemudikan Dafril (47) dari Desa Tamiai, melaju dari Sungai Penuh menuju Tamiai. Dafril membawa penumpang, Yeni Susanti (45).
Saat melintasi tikungan di jalan Desa Tanjung Karang, dari arah berlawanan melaju mobil Toyota Kijang Innova putih BH 1664 WK yang dikemudikan Yunisri (55), seorang PNS dari Kabupaten Tebo, bersama penumpang Fibrimawati (54).
Diduga pengemudi Innova mengantuk sehingga mobil melebar ke jalur kanan dan menabrak Kijang Grand dari depan-samping. Benturan keras membuat kedua mobil keluar jalur dan menabrak sepeda motor Honda Vario BH 5470 ZP yang dikendarai Zetiara (17), pelajar asal Desa Air Bersih Semurup, bersama dua penumpang, Nur Azila (7) dan Kamini Aina Ramadani (16).
Akibat benturan, kedua mobil terperosok ke sawah sedalam sekitar dua meter. Dafril selamat tanpa luka, tetapi penumpangnya, Yeni, mengeluhkan nyeri di dada. Pengemudi Innova juga selamat, sementara Fibrimawati mengalami luka di kepala bagian depan. Pengendara sepeda motor dan dua penumpangnya mengalami lecet di tangan dan kaki.
Seluruh korban segera dibawa ke Puskesmas Tanah Kampung untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi Lokasi dan Penanganan
Menurut Kasat Lantas Polres Kerinci, IPTU Into Sujarwo, polisi langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan menangani kasus lebih lanjut. Jalan di lokasi berupa aspal dengan tikungan lebar sekitar 6 meter, dilengkapi marka garis kuning dan rambu lalu lintas. Saat kejadian, cuaca cerah dan kawasan sekitar merupakan permukiman warga.
Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp10 juta. Tidak ada korban jiwa, namun lima orang mengalami luka ringan.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk selalu fokus saat mengemudi, terutama di jalan tikungan. Hindari mengemudi dalam kondisi mengantuk, patuhi marka jalan, dan sesuaikan kecepatan. Orang tua juga disarankan memastikan anak-anak aman saat berkendara. (Tim)















