Britainaja – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM per 1 April 2026 tidak mengalami perubahan. Semua jenis BBM, baik Pertamax Series maupun Dex Series, tetap sama seperti periode sebelumnya.
Kebijakan ini mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi di masyarakat.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, menyampaikan bahwa perusahaan terus menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjaga pasokan energi tetap aman.
Selain itu, Pertamina juga memperkuat strategi distribusi dan melakukan negosiasi dengan pemasok agar ketersediaan BBM tetap terjamin.
Masyarakat juga diimbau menggunakan BBM secara bijak dan tidak terpancing isu yang dapat memicu panic buying.
Daftar Harga BBM 1 April 2026 (Jawa, Bali, Nusa Tenggara)
- Pertamax (RON 92): Rp 12.300
- Pertamax Green 95: Rp 12.900
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100
- Dexlite: Rp 14.200
- Pertamina Dex: Rp 14.500
Daftar Harga BBM Sumatera
Aceh & Sumatera Utara
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Daftar Harga BBM Kalimantan
Kalbar, Kalteng, Kaltim
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Kalsel & Kaltara
- Pertamax: Rp 12.900
- Pertamax Turbo: Rp 13.650
- Dexlite: Rp 14.800
- Pertamina Dex: Rp 15.100
Daftar Harga BBM Sulawesi, Maluku, Papua
Sulawesi
- Pertamax: Rp 12.600
- Pertamax Turbo: Rp 13.350
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamina Dex: Rp 14.800
Maluku & Maluku Utara
- Pertamax: Rp 12.600
- Dexlite: Rp 14.500
Papua dan sekitarnya
- Pertamax: Rp 12.600
- Dexlite: Rp 14.500
- Pertamax Turbo: Rp 14.800
Harga BBM per 1 April 2026 tetap stabil di seluruh Indonesia. Tidak ada kenaikan untuk semua jenis BBM nonsubsidi.
Masyarakat sebaiknya tetap tenang, menggunakan BBM sesuai kebutuhan, dan selalu mengecek informasi resmi melalui website Pertamina atau aplikasi MyPertamina. (Tim)






