Britainaja – Aktivitas digital masyarakat Indonesia kembali mencatat lonjakan signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari laporan Indonesia Digital Report Statshot 2025 yang di rilis oleh We Are Social, tercatat jumlah pengguna aktif media sosial di Tanah Air telah menembus angka 143 juta orang di awal tahun.
Angka fantastis ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh (50,2 persen) dari total populasi Indonesia saat ini merupakan pengguna aktif platform digital. Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar empat juta pengguna, atau sekitar 2,9 persen. Hal ini mempertegas posisi media sosial sebagai ruang vital untuk interaksi, hiburan, dan akses informasi cepat.
Durasi Penggunaan Media Sosial Indonesia Capai Puncaknya
Laporan yang sama juga mengungkap sebuah fakta mengejutkan mengenai intensitas penggunaan platform tersebut. Secara rata-rata, pengguna di Indonesia menghabiskan waktu hampir 45 jam per bulan di media sosial.
Dari semua platform yang ada, TikTok muncul sebagai aplikasi paling di gandrungi. Rata-rata waktu yang di habiskan pengguna Indonesia di aplikasi video pendek ini mencapai 44 jam 54 menit per bulan.
Durasi penggunaan TikTok ini hampir dua kali lipat lebih lama di bandingkan YouTube yang berada di posisi kedua, dengan rata-rata 29 jam 04 menit per bulan. Keunggulan TikTok diyakini dipengaruhi oleh strategi konten video pendeknya yang sangat efektif. Selain itu, algoritma personalisasi yang kuat mampu memberikan pengalaman hiburan yang sangat relevan bagi setiap individu.
WhatsApp, Instagram, dan Facebook Tetap Populer
Di bawah dominasi platform video, aplikasi pesan instan WhatsApp menempati peringkat ketiga dengan rata-rata waktu penggunaan mencapai 24 jam 17 menit per bulan. Meskipun fungsi dasarnya adalah komunikasi pribadi, WhatsApp kini telah berevolusi menjadi kanal distribusi informasi dan konten yang sangat masif, baik melalui pesan langsung maupun grup komunitas.
Sementara itu, platform visual klasik seperti Instagram dan Facebook tetap mempertahankan popularitasnya. Instagram mencatat rata-rata penggunaan 14 jam 57 menit, sedangkan Facebook berada di angka 12 jam 50 menit per bulan.
Data ini secara keseluruhan merefleksikan pergeseran perilaku digital masyarakat Indonesia. Tren menunjukkan adanya kecenderungan kuat terhadap konsumsi konten yang bersifat visual, interaktif, cepat, dan ringan. Dominasi TikTok dan YouTube membuktikan bahwa kemudahan akses dan hiburan instan adalah daya tarik utama yang membentuk rutinitas digital harian. Media sosial kini tidak hanya berfungsi sebagai ruang bersosialisasi, tetapi telah menjadi sumber utama informasi dan hiburan sehari-hari bagi mayoritas masyarakat. (Tim)













