KERINCI, Britainaja – Udara yang bersih di Bumi Sakti Alam Kabupaten Kerinci mulai terancam. Fenomena kabut asap kini mulai menyelimuti sejumlah wilayah dan menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat.
Menyikapi situasi ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kerinci langsung bertindak cepat dengan memberikan panduan penting agar warga terhindar dari penyakit saluran pernapasan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh kondisi ini. Partikel asap yang terhirup terus-menerus bisa merusak organ pernapasan dan memperburuk kondisi penderita penyakit bawaan.
“Masyarakat wajib memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Jika kualitas udara semakin memburuk, sebaiknya batasi kegiatan di ruang terbuka,” tegas Hermendizal saat memberikan keterangan pada Sabtu (22/8/2026).
Hermendizal menyebut sejumlah kelompok masyarakat perlu mendapatkan perhatian lebih selama kondisi kabut asap berlangsung.
Kelompok tersebut meliputi bayi, anak-anak, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta masyarakat yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma.
Untuk kelompok rentan, paparan udara yang tidak sehat perlu di minimalkan. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga dalam kelompok tersebut juga di minta memastikan kondisi lingkungan rumah tetap terlindungi dari masuknya asap.
“Untuk kelompok rentan, langkah pencegahan perlu di lakukan lebih ketat dengan mengurangi paparan udara luar dan memastikan lingkungan rumah tetap terlindungi dari masuknya asap,” tambahnya.
Selain menggunakan masker, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak minum air putih dan menghindari paparan asap rokok.
Aktivitas di luar rumah juga sebaiknya di kurangi ketika kabut asap semakin tebal. Langkah tersebut di nilai penting untuk mengurangi durasi masyarakat terpapar udara yang tercemar asap.
Masyarakat juga di minta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Jika muncul keluhan setelah terpapar asap, warga diimbau tidak mengabaikannya.
Beberapa gejala yang perlu mendapat perhatian antara lain sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, pusing berat, atau keluhan kesehatan lainnya.
Apabila mengalami gangguan tersebut, masyarakat di minta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan diri dan keluarga selama kondisi kabut asap berlangsung.
Penggunaan masker saat berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di ruang terbuka, menghindari asap rokok, serta memastikan lingkungan rumah tidak banyak terpapar asap menjadi langkah pencegahan yang dapat di lakukan masyarakat.
“Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi kesehatan kita. Cegah bahaya kabut asap,” pungkasnya.
Pemerintah Daerah melalui Dinkes Kerinci mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghadapi situasi ini secara bijak. Warga tidak perlu panik, tetapi harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
“Kunci utamanya adalah kewaspadaan. Lindungi diri Anda, lindungi keluarga, dan jaga kesehatan bersama. Tetap tenang sambil terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan kondisi udara dari instansi terkait,” tutup Hermendizal. (Tim)






