Britainaja – Demam Berdarah Dengue (DBD) kerap mengintai masyarakat Indonesia, terutama saat memasuki musim hujan. Nyamuk Aedes aegypti betina membawa virus dengue dan menyebarkannya lewat gigitan.
Ketika seseorang tertular, virus ini memicu gejala seperti demam tinggi, sakit kepala hebat, nyeri di belakang mata, pegal linu, mual, hingga ruam merah pada kulit.
Nyamuk pembawa DBD sangat menyukai genangan air bersih untuk berkembang biak. Oleh karena itu, kita harus mengambil langkah aktif sebelum nyamuk-nyamuk ini menyerang keluarga di rumah.
Yuk, terapkan delapan langkah praktis berikut untuk memutus rantai penularan DBD!
- Kenakan Pakaian Serba Panjang
Langkah paling sederhana adalah memakai baju lengan panjang dan celana panjang. Pilihan bahan pakaian yang rapat seperti denim atau wol memberikan perlindungan ekstra dari gigitan nyamuk.
Jika cuaca terlalu panas, pilihlah pakaian berbahan katun yang longgar. Baju longgar membuat nyamuk kesulitan menjangkau dan menggigit permukaan kulit Anda.
- Pasang Kelambu di Tempat Tidur
Nyamuk sering kali mengincar saat kita sedang terlelap. Memasang kelambu di atas tempat tidur menciptakan benteng fisik yang efektif menghalau nyamuk, sehingga Anda dan keluarga bisa tidur nyenyak tanpa gangguan.
- Gunakan Kawat Kasa pada Ventilasi
Pasang kawat kasa di setiap jendela dan ventilasi rumah. Langkah ini menyaring udara masuk sekaligus mengunci akses nyamuk agar tidak bisa menerobos ke dalam ruangan.
- Oleskan Losion Antinyamuk
Gunakan losion antinyamuk yang mengandung zat efektif seperti DEET untuk mengusir nyamuk dari kulit. Sebelum membeli, pastikan produk yang Anda pilih sudah mengantongi izin edar resmi dari BPOM agar aman untuk penggunaan harian.
- Kuras dan Sikat Tempat Penampungan Air
Nyamuk bertelur dan menetas di air tenang. Rutinlah menguras bak mandi, toren, dan tempat penampungan air lainnya minimal seminggu sekali. Jangan lupa sikat dinding penampungan air hingga bersih untuk menghancurkan telur-telur nyamuk yang menempel.
- Cukupi Asupan Vitamin D
Sistem imun yang kuat membantu tubuh melawan risiko infeksi. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin D seperti kuning telur, daging merah, ikan sarden, salmon, tuna, hati sapi, atau sereal fortifikasi. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen tambahan jika perlu.
- Dapatkan Vaksin Dengue
Langkah medis ini efektif mencegah infeksi ulang atau menurunkan risiko gejala berat. Dokter menyarankan pemberian vaksin dengue bagi masyarakat berusia 6 hingga 45 tahun yang belum pernah terinfeksi DBD. Konsultasikan dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan layanan ini.
- Terapkan Gerakan 3M Plus Secara Konsisten
Kementerian Kesehatan RI mengajak kita semua menjalankan program 3M Plus, yaitu:
- Menguras penampungan air secara berkala.
- Menutup rapat tempat penyimpanan air.
- Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.
Optimalkan gerakan 3M tersebut dengan langkah Plus:
- Memelihara ikan pemakan jentik (seperti ikan guppy) di kolam.
- Menaburkan serbuk larvasida (abate) pada penampungan air yang sulit dikuras.
- Menanam tanaman pengusir nyamuk seperti bunga lavender di sekitar rumah.
- Menjaga kebersihan lingkungan serta merapikan pakaian bekas gantung.
- Memperbaiki saluran dan talang air yang mampet.
Jika Anda mengalami gejala demam tinggi mendadak beserta nyeri tubuh setelah mendapat gigitan nyamuk, segera kunjungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang cepat dan tepat. (Tim)






