BSU Rp600 Ribu Mulai Disalurkan November 2025, Ini Syarat dan Cara Cek Penerima

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Envato)

Ilustrasi uang rupiah. (Sumber: Envato)

Britainaja – Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) kembali di jalankan pemerintah sebagai langkah menjaga daya beli pekerja di tengah situasi ekonomi yang masih belum stabil. Penyaluran BSU tahun ini di jadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2025. Bantuan senilai Rp600 ribu ini di tujukan bagi pekerja berpenghasilan tertentu yang memenuhi kriteria sesuai regulasi.

Kriteria penerima BSU di tetapkan berdasarkan data dari BPJS Ketenagakerjaan. Pekerja yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka dengan gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan atau sesuai batas Upah Minimum Provinsi (UMP) maupun Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di daerah masing-masing. Ketentuan tersebut dibuat agar bantuan tepat sasaran, khususnya bagi kelompok pekerja dengan pendapatan rendah hingga menengah.

Selain batas penghasilan, penerima BSU harus terdaftar dan masih berstatus aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025. Pemerintah juga menegaskan bahwa BSU tidak di berikan kepada penerima program bantuan sosial lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Tujuannya adalah menghindari tumpang tindih bantuan dan memastikan pemerataan penerima manfaat.

Baca Juga :  Kabar Baik! Pendaftaran PPG 2025 untuk Guru Tertentu Resmi Dibuka

BSU juga hanya di berikan kepada pekerja sektor swasta. Artinya, Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, dan Polri tidak termasuk dalam kelompok yang berhak menerima bantuan ini. Penerima juga harus memiliki rekening aktif di salah satu bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BTN) maupun Bank Syariah Indonesia (BSI) agar pencairan dana dapat berjalan tanpa hambatan.

Untuk memudahkan masyarakat, pemerintah menyediakan dua kanal utama untuk mengecek status penerimaan BSU. Cara pertama dapat di lakukan melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan. Penerima cukup mengakses laman https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id dan mengisi data pribadi seperti NIK, nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, nomor ponsel, dan email. Sistem kemudian akan menampilkan hasil pengecekan apakah yang bersangkutan masuk daftar penerima atau tidak.

Selain itu, pengecekan juga dapat di lakukan melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO). Pengguna cukup mengunduh aplikasi, masuk menggunakan akun BPJS Ketenagakerjaan, kemudian memilih menu “BSU” untuk melihat status penerimaan. Kehadiran aplikasi ini memudahkan pekerja mengecek bantuan kapan saja tanpa perlu datang ke kantor layanan terdekat.

Baca Juga :  Tempat Nongkrong Hits dan Instagramable di Kopi Nako

Di tengah pelaksanaan program, masyarakat di minta tetap waspada terhadap informasi palsu maupun upaya penipuan yang mengatasnamakan BSU. Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada proses konfirmasi data melalui pesan WhatsApp, SMS mencurigakan, maupun tautan yang tidak resmi. Penerima di sarankan hanya mengandalkan informasi yang berasal dari situs BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi JMO.

Program BSU menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga pekerja. Kehadiran bantuan di harapkan dapat membantu pekerja memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama dalam situasi biaya hidup yang terus meningkat. Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan di lakukan dengan sistem verifikasi berlapis untuk memastikan ketepatan sasaran dan transparansi.

Dengan kembali bergulirnya BSU, pekerja yang memenuhi syarat di harapkan segera melakukan pengecekan status penerimaan. Jika tercatat sebagai penerima, dana bantuan akan langsung di transfer ke rekening masing-masing sesuai jadwal penyaluran. (Tim)

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca BMKG 12 Desember: Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan
Cuaca Hari Ini 11 Desember: Sebagian Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan Ringan
Kabar Gembira Way Kambas: Gajah Sumatra Lahir, Perkuat Optimisme Konservasi
Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak
Wamenpar Dorong Destinasi Wisata Indonesia Naik Kelas Melalui WIA 2025
Nomor Darurat Banjir Longsor Wajib Disimpan di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ferry Irwandi Pecahkan Rekor Donasi, Kumpulkan Rp10 Miliar dalam 24 Jam untuk Korban Banjir Sumatera
Kijang Innova Reborn Diesel Tetap Jadi Primadona Konsumen

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 12 Desember: Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:20 WIB

Cuaca Hari Ini 11 Desember: Sebagian Ibu Kota Provinsi Diguyur Hujan Ringan

Minggu, 7 Desember 2025 - 12:00 WIB

Kabar Gembira Way Kambas: Gajah Sumatra Lahir, Perkuat Optimisme Konservasi

Minggu, 7 Desember 2025 - 11:15 WIB

Banjir Rob Muaragembong Bekasi, 14.000 Jiwa Terdampak

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:30 WIB

Wamenpar Dorong Destinasi Wisata Indonesia Naik Kelas Melalui WIA 2025

Berita Terbaru