Britainaja – Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, secara resmi memperkenalkan terobosan terbaru di industri ponsel pintar melalui pengumuman Galaxy Z TriFold pada Selasa (2/11). Kehadiran perangkat lipat tiga (tri-fold) pertama ini menandai babak baru dalam evolusi gadget premium yang menawarkan fungsionalitas lebih luas bagi penggunanya.
Antusiasme pasar meningkat seiring klaim Samsung bahwa Galaxy Z TriFold akan memberikan pengalaman multimedia dan produktivitas yang jauh lebih maksimal dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan bentang layar yang lebih lega, ponsel ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kaum profesional dan penikmat konten digital.
Keunggulan Layar dan Performa Tangguh
Merujuk data resmi dari Samsung Newsroom, Galaxy Z TriFold dijadwalkan meluncur ke pasar pada 12 Desember mendatang. Keunggulan utamanya terletak pada layar Dynamic AMOLED 2X yang sangat fleksibel. Saat dibuka penuh, pengguna akan dimanjakan dengan layar luas berukuran 10 inci, sementara dalam kondisi terlipat, perangkat ini tetap praktis dengan ukuran standar 6,5 inci.
Layar ini didukung oleh refresh rate 120 Hz yang menjamin pergerakan visual sangat mulus. Tingkat kecerahannya pun luar biasa, mencapai 2.600 nits pada mode lipat dan 1.600 nits saat layar terbuka total, sehingga tetap nyaman digunakan meski di bawah terik matahari.
Dapur pacunya tidak main-main. Samsung menanamkan chipset Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan RAM 16GB. Tersedia dua pilihan kapasitas penyimpanan internal, yakni 512 GB dan 1 TB, yang memberikan ruang luas untuk aktivitas multitasking berat.
Desain Futuristik dengan Material Titanium
Samsung memperhatikan detail fisik perangkat secara presisi. Galaxy Z TriFold memiliki bobot sekitar 309 gram dengan dimensi yang relatif tipis, yakni hanya 3,9 mm saat layar terbentang. Ketebalan antar panel dibuat bervariasi (3,9 mm, 4,0 mm, dan 4,2 mm) demi menjaga estetika dan kenyamanan genggaman.
Inovasi utama terdapat pada sistem engsel ganda berbahan titanium yang lebih kokoh namun tetap halus saat dioperasikan. Menariknya, Samsung menyematkan fitur alarm otomatis sebagai pengingat jika pengguna melakukan kesalahan saat melipat perangkat, guna meminimalisir risiko kerusakan.
Untuk urusan fotografi, tersedia kamera utama dengan sensor raksasa 200 MP, lensa ultrawide 12 MP, dan telefoto 10 MP yang mendukung zoom optik 3x. Sementara untuk kebutuhan swafoto, tersemat kamera depan beresolusi 10 MP.
Fitur Canggih: Standalone DeX dan Galaxy AI
Galaxy Z TriFold menjadi pionir yang mendukung fitur Samsung DeX secara mandiri (standalone). Artinya, pengguna bisa merasakan pengalaman layaknya menggunakan desktop langsung dari ponsel tanpa perlu alat tambahan. Terdapat pula “Mode Extend” untuk koneksi ke monitor eksternal serta dukungan periferal Bluetooth.
Sisi kecerdasan buatan (AI) juga diperkuat melalui kehadiran Galaxy AI. Fitur-fitur seperti Photo Assist, Generative Edit, hingga Sketch to Image sudah terintegrasi secara mulus. Selain itu, integrasi Gemini Live memungkinkan pengguna berinteraksi dengan asisten AI secara kontekstual tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi.
Estimasi Harga dan Jadwal Rilis
Peluncuran perdana Galaxy Z TriFold akan dilakukan di Korea Selatan pada pertengahan Desember 2025, disusul oleh wilayah lain seperti China, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Untuk pasar Amerika Serikat, peluncuran diprediksi baru dilakukan pada kuartal pertama 2026.
Meski rincian harga resminya belum diungkap ke publik, Samsung memberikan berbagai keuntungan bagi pembeli awal. Paket pembelian dikabarkan mencakup akses Google AI Pro (termasuk fitur video generation Veo3) serta penyimpanan awan 2TB gratis selama enam bulan. Hingga saat ini, pihak Samsung Indonesia belum memberikan konfirmasi mengenai tanggal peluncuran resminya di tanah air. (Tim)













