Britainaja – Penggantian layar atau LCD ponsel kerap menjadi kebutuhan mendesak ketika perangkat jatuh atau mengalami kerusakan visual. Berikut rangkuman terbaru kisaran biaya ganti LCD untuk lima merek smartphone populer di Indonesia: iPhone, Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo.
Kerusakan pada layar ponsel kini menjadi salah satu masalah yang sering di alami pengguna, mengingat intensitas penggunaan smartphone yang semakin tinggi, mulai dari kebutuhan komunikasi hingga aktivitas digital harian. Biaya penggantian layar pun bervariasi tergantung merek, model, tipe layar, serta lokasi layanan servis.
1. iPhone
Untuk pengguna iPhone, penggantian LCD di kenal memiliki biaya yang cukup tinggi karena kualitas panel serta prosedur servis yang ketat. Di Apple Authorized Service Provider, biaya penggantian layar untuk model-model tertentu di mulai dari kisaran Rp1,4 juta.
Misalnya, iPhone SE (2022) termasuk yang paling terjangkau dengan biaya sekitar Rp1.490.000. Sementara iPhone 11 berada di rentang Rp1.890.000. Pada lini iPhone 12 dan 12 mini, biaya naik menjadi sekitar Rp2,290.000 hingga Rp2,490.000.
Seri iPhone 13 hingga 14 Plus berkisar Rp2,690.000 sampai Rp3,290.000. Untuk seri terbaru seperti iPhone 15 dan 16, harga mulai Rp3,490.000 hingga Rp4,190.000, tergantung varian. Adapun iPhone 16 Pro dan 16 Pro Max dapat mencapai Rp4,490.000 hingga Rp4,890.000.
Perbedaan biaya juga di pengaruhi oleh ketersediaan spare part dan apakah pengguna memilih servis resmi atau pihak ketiga.
2. Samsung
Samsung menawarkan varian harga berdasarkan seri perangkat. Pengguna Galaxy A Series seperti A14, A24, atau A07 dapat mengganti layar dengan biaya sekitar Rp500.000 hingga Rp780.000. Model seperti A30s atau A51 berada di rentang Rp700.000 hingga Rp1.000.000.
Untuk Galaxy A73 dan A16 5G, biayanya dapat mencapai Rp865.000 hingga Rp1.200.000.
Berpindah ke kelas flagship, biaya penggantian layar Galaxy S22 hingga S23 berada antara Rp1.500.000 hingga Rp3.000.000, sementara S22 Ultra dapat menyentuh Rp2.938.000.
Pada seri lipat seperti Galaxy Z Flip atau Z Fold, harganya jauh lebih tinggi. Penggantian layar Galaxy Z Flip umumnya berada di kisaran Rp3,600.000 hingga Rp5.600.000, sedangkan Galaxy Z Fold bisa mencapai sekitar Rp7.000.000.
3. Xiaomi
Xiaomi masih menjadi pilihan dengan biaya servis paling ekonomis. LCD original untuk seri entry-level seperti Redmi A3, Redmi 13C, dan Poco C65 berada di kisaran Rp300.000 hingga Rp450.000.
Untuk model dengan layar AMOLED seperti Redmi Note 13 atau Poco X6, biaya penggantian berkisar Rp500.000 hingga Rp800.000.
Sementara seri flagship seperti Xiaomi 14, Redmi K70, atau 14T Pro berada di kisaran Rp800.000 hingga Rp1.200.000. Penggantian layar pada perangkat lipat seperti Mix Fold 3/4 dapat mencapai Rp1.500.000 hingga Rp2.000.000.
4. Oppo
Oppo menawarkan layanan servis dengan garansi 3 hingga 6 bulan di Oppo Service Center, dan harga yang tertera biasanya sudah termasuk biaya pemasangan.
Penggantian layar untuk OPPO A92 di mulai dari Rp440.000, sedangkan A74 dapat mencapai Rp1.000.000. Untuk seri terbaru A5 dan A6 Pro, biayanya berada di rentang Rp600.000 hingga Rp1.400.000.
Pada lini Reno, Oppo Reno 13F 5G di kenakan biaya sekitar Rp1.300.000, sementara Reno2 sekitar Rp1.020.000. Adapun seri premium seperti Find X5 Pro dapat mencapai Rp4.500.000.
5. Vivo
Seperti Oppo, Vivo juga menyediakan penggantian layar tanpa biaya jasa di Vivo Service Center. Garansi yang di berikan berkisar antara 3 hingga 12 bulan.
Untuk Vivo XFold 5, biaya penggantian layar bisa mencapai Rp9.500.000. Model X200 Pro berada di kisaran Rp4.100.000. Sementara V60 Lite dan V50 Lite di kenakan biaya sekitar Rp1.000.000 sampai Rp1.100.000.
Seri Z1 Pro dapat di ganti layarnya dengan biaya sekitar Rp725.000, dan T1 Pro 5G sekitar Rp950.000.
Biaya penggantian layar sangat bergantung pada jenis panel yang di gunakan, LCD, AMOLED, atau layar lipat, serta lokasi dan jenis layanan servis. Pengguna di sarankan membandingkan harga dan mempertimbangkan garansi sebelum melakukan perbaikan. (Tim)













