17 Oktober Ditetapkan Sebagai Hari Kebudayaan Nasional, Ini Makna dan Sejarahnya

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster resmi ucapan 'Selamat Hari Kebudayaan' 17 Oktober 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Foto: Instagram/Kemenkebud)

Poster resmi ucapan 'Selamat Hari Kebudayaan' 17 Oktober 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Foto: Instagram/Kemenkebud)

Britainaja, Jakarta – Pemerintah Indonesia resmi menetapkan 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional. Keputusan ini tertuang dalam SK Menteri Kebudayaan Nomor 162/M/2025 yang menandai langkah penting dalam memperkuat jati diri bangsa melalui pelestarian nilai-nilai budaya.

Penetapan tanggal 17 Oktober sebagai Hari Kebudayaan Nasional bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut memiliki makna historis yang mendalam karena bertepatan dengan penetapan Lambang Negara Garuda Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika pada 17 Oktober 1951.

Momen itu menjadi simbol kuat persatuan bangsa di tengah keberagaman. Semangat “Bhinneka Tunggal Ika” menggambarkan jalinan harmoni antara perbedaan suku, agama, dan budaya yang membentuk identitas Indonesia hingga saat ini.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa penetapan Hari Kebudayaan Nasional tidak sekadar perayaan seremonial, melainkan ajakan untuk memahami kembali pentingnya budaya dalam membangun karakter bangsa.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila 2025: Garuda Pancasila dan Semangat Menuju Indonesia Raya

“Budaya adalah fondasi dari kepribadian bangsa. Dengan memperingati Hari Kebudayaan Nasional, kita diingatkan untuk menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi akar dari persatuan Indonesia,” ujar Fadli Zon.

Gagasan penetapan hari budaya ini pertama kali datang dari komunitas seniman dan budayawan Yogyakarta. Usulan tersebut kemudian di kaji secara mendalam oleh pemerintah sebelum akhirnya disetujui sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya Nusantara.

Peringatan perdana Hari Kebudayaan Nasional pada tahun 2025 di selenggarakan di Yogyakarta, kota yang di kenal sebagai pusat kebudayaan Indonesia. Dengan mengusung tema “Menyalakan Obor Budaya Abadi”, rangkaian kegiatan di gelar mulai dari pementasan seni tradisi, pameran warisan budaya, hingga dialog antarbudayawan.

Pemerintah menilai, kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya sendiri. Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong pelestarian budaya lokal di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi.

Baca Juga :  Strategi Atur Bujet Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lebih jauh, Kementerian Kebudayaan berharap Hari Kebudayaan Nasional dapat menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut di harapkan mampu memperkuat karakter bangsa Indonesia di masa depan.

Setiap tanggal 17 Oktober, masyarakat di imbau menjadikannya sebagai saat refleksi untuk menyalakan semangat budaya, menghormati keragaman, serta meneguhkan kebanggaan terhadap identitas bangsa Indonesia yang majemuk.

Dengan penetapan Hari Kebudayaan Nasional, pemerintah menegaskan kembali bahwa kebudayaan bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga penuntun arah masa depan bangsa. Melalui budaya, Indonesia di harapkan terus tumbuh sebagai negara yang kuat dalam persatuan dan kaya dalam keberagaman. (Tim)

Berita Terkait

Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei: Tentukan Awal Zulhijah dan Iduladha 2026
Kemenkes Ungkap Fakta Pilu: dr Myta Kerja 51 Jam Seminggu Sebelum Wafat
Prabowo Peluk Hangat Warga Miangas: Riuh ‘Maju Tak Gentar’ di Ujung Utara
Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru Hasil Mutasi Polri 2026, Ada Nama Baru di Jabar
Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat
Peserta Keluhkan Durasi Tes Koperasi Merah Putih, Begini Respon BKN
Kisah Haru Fadli, Kernet Bus ALS yang Selamat dari Tragedi Maut Muratara
Gaduh New Media Forum: Muhammad Qodari Sebut Daftar Mitra, Sejumlah Media Sosial Justru Membantah
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:00 WIB

Kemenag Gelar Sidang Isbat 17 Mei: Tentukan Awal Zulhijah dan Iduladha 2026

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:00 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta Pilu: dr Myta Kerja 51 Jam Seminggu Sebelum Wafat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Peluk Hangat Warga Miangas: Riuh ‘Maju Tak Gentar’ di Ujung Utara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

Daftar Lengkap 9 Kapolda Baru Hasil Mutasi Polri 2026, Ada Nama Baru di Jabar

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:00 WIB

Pertamina Olah Minyak Jelantah Program Makan Gratis Jadi Bahan Bakar Pesawat

Berita Terbaru