Kebakaran Gedung Hunian Pekerja IKN, Api Padam dalam Dua Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Gedung Hunian Pekerja IKN, Api Padam dalam Dua Jam (Foto: Tangkapan Layar Akun X)

Kebakaran Gedung Hunian Pekerja IKN, Api Padam dalam Dua Jam (Foto: Tangkapan Layar Akun X)

Britainaja – Kebakaran melanda salah satu gedung hunian pekerja konstruksi (HPK) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (1/10/2025) sore. Peristiwa ini terjadi di Tower 14 HPK, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, sekitar pukul 17.30 WITA.

Meski api sempat membesar, pihak Otorita IKN memastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh pekerja dalam kondisi aman karena saat kejadian sedang berada di lokasi proyek pembangunan.

Juru bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menjelaskan api berhasil di kendalikan sekitar dua jam setelah kejadian. Pemadaman dil akukan oleh gabungan petugas pemadam kebakaran dengan menurunkan tujuh unit mobil damkar dan delapan tangki suplai air.

“Sejumlah kamar di lantai dua, tiga, dan empat yang terbakar sudah padam sepenuhnya pada pukul 19.00 WITA,” kata Troy.

Otorita IKN menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang sigap menangani insiden tersebut. Para pekerja yang terdampak kini di evakuasi ke menara hunian lain untuk sementara waktu.

Baca Juga :  Call Center 127 Diluncurkan, Ini Nomor Resmi Pengaduan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Hingga kini, aparat terkait masih melakukan investigasi guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Otorita IKN menegaskan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan tim teknis agar peristiwa serupa tidak terulang.

“Pendataan sudah di lakukan, semua pekerja lengkap dan dalam kondisi selamat. Fokus berikutnya adalah mencari tahu penyebab insiden ini,” tambah Troy.

Hunian pekerja konstruksi di kawasan IKN memang menjadi pusat tempat tinggal ribuan tenaga kerja yang menggarap proyek pembangunan ibu kota baru. Berdasarkan data Otorita IKN, sepanjang tahun 2024 jumlah pekerja konstruksi mencapai 27.000 orang.

Sekitar 30 persen tenaga kerja berasal dari Kalimantan, sementara sisanya datang dari Jawa dan Sulawesi. Mereka di tempatkan di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) karena lokasi proyek cukup jauh dari permukiman penduduk.

Pembangunan HPK sendiri di rancang dalam dua tahap. Tahap pertama terdiri dari 22 tower, sedangkan tahap kedua meliputi 14 tower tambahan. Tower 14 yang mengalami kebakaran merupakan bagian dari pembangunan tahap pertama.

Baca Juga :  8 Jenis Garam dan Manfaatnya, Mana yang Paling Baik untuk Kesehatan?

Kecepatan petugas dalam mengendalikan api menjadi perhatian khusus. Dengan keterlibatan total 15 unit kendaraan pemadam dan suplai air, kebakaran dapat di atasi sebelum meluas ke bangunan lain.

Otorita IKN menegaskan langkah evakuasi dan penanganan darurat di lakukan dengan cepat agar aktivitas pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.

Peristiwa kebakaran ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keamanan di kawasan pembangunan berskala besar seperti IKN. Dengan jumlah pekerja yang sangat banyak dan fasilitas hunian yang luas, sistem pencegahan kebakaran dan keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama.

Investigasi resmi di harapkan segera memberikan kepastian penyebab kebakaran sehingga langkah perbaikan bisa di lakukan, baik dari sisi infrastruktur maupun tata kelola hunian pekerja. (Tim)

Berita Terkait

Update Ranking FIFA: Indonesia Bisa Salip Malaysia Usai WO 0-3
Ini Jadwal One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Mulai 18 Maret
Anwar Usman Minta Maaf dan Pamit di Sidang Terakhir Mahkamah Konstitusi
Harga BBM Pertamina Hari Ini: Pertamax Rp12.300 di Jakarta
Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Hemat hingga 30% di Tol Trans Jawa
Panglima TNI Mutasi 35 Perwira pada Maret 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Daftar Lengkap Harga BBM di Seluruh SPBU per 16 Maret 2026
OJK Hukum Benny Tjokro Seumur Hidup, Skandal IPO POSA Berujung Denda Rp5,6 Miliar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:00 WIB

Update Ranking FIFA: Indonesia Bisa Salip Malaysia Usai WO 0-3

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:00 WIB

Ini Jadwal One Way Nasional Mudik Lebaran 2026 Mulai 18 Maret

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:00 WIB

Anwar Usman Minta Maaf dan Pamit di Sidang Terakhir Mahkamah Konstitusi

Senin, 16 Maret 2026 - 21:00 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini: Pertamax Rp12.300 di Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 20:00 WIB

Diskon Tol Mudik Lebaran 2026: Hemat hingga 30% di Tol Trans Jawa

Berita Terbaru