KERINCI, Britainaja – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., turun langsung menyapa dan menguatkan warga yang tertimpa musibah angin puting beliung di Desa Tutung Bungkuk, Kecamatan Siulak, Kamis (30/7/2026).
Kehadiran sosok nomor satu di Kabupaten Kerinci ini membawa angin segar sekaligus kepastian bahwa pemerintah daerah berdiri bersama warga di masa-masa sulit.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Monadi berjalan bersama Anggota DPRD Kerinci Yuza Dwiki Novdian, Kepala Pelaksana BPBD Dedi Andrizal, Camat Siulak Sutan Nurman, serta Kepala Desa Tutung Bungkuk. Warga menyambut hangat rombongan yang datang membawa solusi nyata ini.
Sebagai langkah cepat pascabencana, Bupati Monadi menyerahkan bantuan berupa 26,5 kodi atap seng, 15 lembar terpal, dan berbagai bahan kebutuhan pokok. Bantuan ini bertujuan membantu perbaikan rumah warga yang rusak akibat hempasan angin kencang beberapa hari lalu.
Bupati Monadi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu sigap mendampingi masyarakat setiap kali bencana melanda. Ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak berhenti saat bantuan tiba, melainkan terus berlanjut hingga kehidupan warga kembali normal.
“Kami datang membawa pesan bahwa bapak dan ibu tidak sendirian menghadapi ujian ini. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah dan memenuhi kebutuhan harian,” kata Monadi memberi semangat kepada para korban.
Selain memberikan bantuan material, Monadi mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai. Ia meminta warga segera melapor ke pemerintah desa atau BPBD jika melihat potensi bahaya di lingkungan sekitar.
Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana BPBD Kerinci Dedi Andrizal menyampaikan bahwa jajarannya sudah menyelesaikan pendataan rumah terdampak. Pihaknya berkoordinasi erat dengan pemerintah kecamatan dan desa agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran dan cepat.
Pemerintah Kabupaten Kerinci memastikan pendampingan akan terus berjalan sampai proses pemulihan fisik dan ekonomi warga Tutung Bungkuk rampung sepenuhnya. (Tim)






