Britainaja – Fase grup Piala Dunia 2026 kini menyajikan drama yang menguras emosi. Seiring berakhirnya laga pamungkas di Grup G, H, dan I pada Sabtu (27/6/2026) WIB, mimpi belasan negara untuk melangkah lebih jauh akhirnya kandas.
Meskipun FIFA menerapkan format baru dengan total 48 peserta yang membuka peluang lolos lebih besar bagi peringkat ketiga terbaik, ketatnya kompetisi tetap menyisihkan tim-tim yang kalah bersaing.
Hingga akhir pekan ini, tercatat ada 12 negara yang harus mengepak koper lebih awal dan melupakan tiket babak 32 besar.
Empat tim raksasa dan kuda hitam terbaru yang menyusul daftar pilu ini adalah Irak, Uruguay, Arab Saudi, dan Selandia Baru.
Kisah Perjuangan 12 Tim yang Harus Pulang Kampung
Setiap tim membawa cerita unik di balik kegagalan mereka. Mulai dari masalah penyelesaian akhir, faktor keberuntungan, hingga konflik internal. Berikut adalah ulasan lengkap perjalanan mereka:
1. Uruguay
Kegagalan paling mengejutkan datang dari raksasa Amerika Selatan, Uruguay. Datang dengan generasi emas baru seperti Federico Valverde dan Darwin Nunez, skuad asuhan Marcelo Bielsa justru tampil melempem tanpa satu pun kemenangan di Grup H. Mereka finis dengan dua poin pasca kalah 0-1 dari Spanyol di laga penentu. Rumor berkembang bahwa ketegangan antara pemain senior dan taktik keras Bielsa menjadi pemicu utama keretakan tim.
2. Arab Saudi
Arab Saudi gagal mengulang keajaiban edisi sebelumnya. The Green Falcons harus puas menjadi juru kunci Grup H setelah bermain imbang tanpa gol melawan Cape Verde di laga terakhir. Hasil ini memperpanjang catatan buruk mereka yang selalu gagal melewati fase grup sejak tahun 1994.
3. Selandia Baru
Langkah Selandia Baru terhenti secara tragis di Grup G setelah Belgia mencukur mereka dengan skor telak 1-5. Bintang-bintang dunia seperti Kevin De Bruyne dan Leandro Trossard menghancurkan pertahanan wakil Oseania ini. Gol hiburan dari Elijah Just di menit-menit akhir menjadi satu-satunya kenangan manis yang mereka bawa pulang.
4. Irak
Irak mengalami mimpi buruk di Grup I. Menghadapi lawan berat seperti Prancis, Norwegia, dan Senegal, mereka pulang dengan tangan hampa tanpa poin. Puncaknya, Senegal melumat mereka lima gol tanpa balas setelah bek Irak, Rebin Sulaka, mendapat kartu merah prematur pada menit ke-13.
5. Turki
Nasib Turki terbilang sangat ironis. Tim asuhan Vincenzo Montella ini sejatinya mendominasi permainan dan melepaskan total 62 tembakan dalam dua laga awal. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat mereka kalah dari Australia dan Paraguay. Kemenangan 3-2 atas Amerika Serikat di laga terakhir pun tidak mampu menyelamatkan mereka karena kalah rekor pertemuan (head-to-head).
6. Tunisia
Wakil Afrika Utara ini babak belur di Grup F setelah menelan kekalahan besar 1-5 dari Swedia dan 0-4 dari Jepang. Manajemen tim bahkan sempat memecat pelatih Sabri Lamouchi dan menunjuk Herve Renard di tengah turnamen. Sayangnya, perubahan instan tersebut tetap gagal mengangkat performa tim yang kembali kalah 1-3 dari Belanda.
7. Haiti
Haiti menjadi tim pertama yang masuk kotak penalti eliminasi. Dua kekalahan awal dari Skotlandia dan Brasil langsung menutup peluang mereka secara matematis. Langkah mereka resmi berakhir di dasar klasemen Grup C tanpa satu pun kemenangan setelah Maroko menumbangkan mereka 2-4.
8. Yordania
Debut bersejarah Yordania di putaran final Piala Dunia harus berakhir antiklimaks. Setelah menyerah dari Austria, mereka sempat unggul lewat gol Nizar Al-Rashdan saat melawan Aljazair. Namun, Aljazair membalikkan keadaan menjadi 1-2 yang sekaligus menutup peluang Yordania sebelum laga berat melawan Argentina.
9. Panama
Panama memberikan perlawanan yang sangat gigih di Grup L. Mereka bahkan nyaris menjebol gawang Kroasia andai sundulan Carlos Harvey tidak mendapat hadangan dari kiper Dominik Livakovic. Kekalahan tipis 0-1 tersebut resmi memupus harapan mereka sebelum menghadapi Inggris di laga hiburan.
10. Qatar
Mantan tuan rumah edisi 2022 ini mencatat sejarah kecil dengan meraih poin perdana mereka di Piala Dunia saat menahan imbang Swiss. Namun, Bosnia dan Herzegovina mengakhiri momentum tersebut lewat kemenangan 3-1 di laga pamungkas Grup B, memaksa Qatar finis di posisi juru kunci.
11. Republik Ceko
Kembalinya Ceko ke panggung Piala Dunia sejak 2006 berakhir mengecewakan. Mereka tampil tanpa taji dan hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran saat Meksiko melumat mereka 0-3. Hasil imbang di laga lain membuat satu poin milik Ceko sama sekali tidak berharga.
12. Curacao
Sebagai negara kepulauan terkecil dalam sejarah turnamen, Curacao justru memanen banyak pujian. Di bawah asuhan pelatih veteran Dick Advocaat (78), mereka sempat merepotkan Ekuador berkat aksi gemilang kiper Eloy Room. Meski kalah 0-2 dari Pantai Gading di laga terakhir, perjuangan heroik mereka tetap mendapat apresiasi luar biasa dari para pencinta sepak bola dunia.
Daftar Lengkap Rangkuman Tim yang Tersingkir
Untuk memudahkan Anda, berikut adalah daftar ringkas 12 negara yang sudah resmi angkat koper dari Piala Dunia 2026 hingga Sabtu (27/6) sore WIB:
-
Grup A: Republik Ceko
-
Grup B: Qatar
-
Grup C: Haiti
-
Grup D: Turki
-
Grup E: Curacao
-
Grup F: Tunisia
-
Grup G: Selandia Baru
-
Grup H: Uruguay & Arab Saudi
-
Grup I: Irak
-
Grup J: Yordania
-
Grup L: Panama
Sisa empat tim lain yang akan melengkapi daftar tim tersingkir akan segera terjawab pada laga penentu yang berlangsung hari Minggu esok. (Tim)






