Tim Gabungan Selamatkan Harimau Sumatera dari Permukiman Warga di Agam

Jalan Terakhir demi Menjaga Harmoni Manusia dan Satwa

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Mengevakuasi Harimau Sumatera di Agam, Sumatera Barat.

Petugas Mengevakuasi Harimau Sumatera di Agam, Sumatera Barat.

Britainaja – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat kembali melakukan upaya penyelamatan Harimau Sumatera.

Upaya ini dilakukan setelah seekor satwa dilindungi tersebut berhasil masuk ke kandang jebak di Batang Palupuh, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Jumat (22/5/2026) kemaren.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, karena para petugas harus membawa Harimau Sumatera yang sudah dibius sejauh sekitar 200 meter melewati jalur hutan menuju kawasan permukiman warga.

Tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Sumbar, Pagari, Polsek Palupuh, Koramil Lubuk Basung, dan masyarakat setempat terlibat langsung dalam proses penyelamatan satwa liar tersebut.

Menuju Lokasi yang Lebih Aman

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, menjelaskan bahwa seluruh proses evakuasi rampung pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kami membius harimau tersebut terlebih dahulu, kemudian membawanya menggunakan kain sarung menuju permukiman yang berjarak sekitar 200 meter,” ujar Ade pada Sabtu.

Baca Juga :  Berikut Kode Redeem Free Fire (FF) Terbaru April 2025, Dapatkan Skin SG2 Gurun Pasir!

Tim medis kini merawat Harimau Sumatera tersebut di Kantor Seksi Wilayah I BKSDA Sumbar, Koto Bukittinggi. Di sana, dokter hewan memantau secara ketat kondisi kesehatannya. Ade memastikan, jika hasil observasi menunjukkan kondisi fisik yang prima, mereka akan segera melepaskan kembali satwa ini ke habitat baru yang jauh lebih aman.

Langkah Terakhir Demi Keselamatan Bersama

Kehadiran harimau ini sebenarnya sudah memicu kekhawatiran warga di Kecamatan Palembayan, Matur, dan Palupuh selama beberapa pekan terakhir. Beberapa petani bahkan sempat berpapasan langsung dengan sang harimau saat tengah menggarap ladang dan sawah mereka.

Merespons keresahan itu, BKSDA memasang kandang jebak sejak Rabu (20/5/2026). Ketika petugas melakukan patroli rutin pada Jumat pagi pukul 09.00 WIB, mereka mendapati pintu perangkap sudah tertutup rapat.

Baca Juga :  Menbud Fadli Zon Umumkan Peluncuran Buku Sejarah Nasional Baru 14 Desember 2025

Di sepanjang jalan menuju lokasi, tim juga menemukan banyak jejak kaki baru. Kamera pengawas (camera trap) merekam momen saat harimau malang yang diperkirakan masih berusia di bawah dua tahun itu masuk ke dalam perangkap pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

“Kami memilih opsi evakuasi ini sebagai jalan terakhir. Kami sudah melakukan berbagai upaya mitigasi sebelumnya. Langkah ini wajib kami ambil agar satwa tersebut selamat dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa rasa takut,” tegas Ade.

Meskipun satu anak harimau sudah berhasil mereka amankan, BKSDA tetap menyiagakan personel di lapangan. Tim menduga masih ada harimau lain yang berkeliaran di sekitar hutan dan perkebunan warga.

Langkah pemantauan intensif ini akan terus berjalan selama beberapa hari ke depan demi mencegah konflik susulan dan memastikan keharmonisan antara manusia dan alam tetap terjaga. (Tim)

Berita Terkait

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027
Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN
Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN
Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral
BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu
Kisah Haru di Balik Nama Bayi Muhammad MBG Subianto dan Alasan Disdukcapil Wonosobo
Sentilan Keras DPR: ASN Jangan Cuma Datang, Absen, dan Ngopi
Lowongan Kerja BPJS Kesehatan 2026: Cari Anggota Komite Non Dewan Pengawas, Daftar Sebelum 18 Juli
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

Siap-Siap! Gerhana Matahari Total Terpanjang Abad Ini Menyapa pada Agustus 2027

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Sosok Sudaryono Yang Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:52 WIB

Ini Alasan Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:03 WIB

Profil Dody Hanggodo: Dari Pengusaha Sawit Kini Jadi Menteri PU yang Viral

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:02 WIB

BLT Dana Desa Tahap 3 Cair Bulan Ini, Ini Cara Ambil Bantuan Rp900 Ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi - Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan.

Sungai Penuh

Travel SM Turunkan Penumpang Perempuan di Tepi Jalan Saat Hujan

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:59 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series. (Duniagames)

Tech & Game

Bocoran Harga Samsung Galaxy Z Flip 8 & Fold 8 Series di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 06:07 WIB