5 Hewan Peliharaan Nabi Muhammad SAW Selain Kucing & Kisahnya

Mengapa Rasulullah Sangat Melindungi Hak-Hak Hewan?

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kucing bisa cemburu.(Unsplash/iantalmacs)

Ilustrasi kucing bisa cemburu.(Unsplash/iantalmacs)

Britainaja – Selama ini, kita mengenal kucing sebagai hewan kesayangan Nabi Muhammad SAW. Namun, tahukah Anda bahwa Rasulullah juga memelihara berbagai jenis hewan lain?

Mulai dari unta yang tangguh hingga kambing yang bersahaja, setiap hewan ini membawa kisah persahabatan yang penuh kehangatan dan pelajaran hidup.

Cara Rasulullah memperlakukan hewan mencerminkan sisi kemanusiaan yang luar biasa. Beliau mengajarkan bahwa setiap makhluk bernyawa memiliki hak untuk dicintai dan dilindungi. Mari kita telusuri kisah para “sahabat setia” Rasulullah berikut ini.

1. Qiswa: Unta Tangguh Saksi Perjalanan Hijrah

Qiswa bukan sekadar alat transportasi bagi Rasulullah. Unta betina ini menjadi saksi bisu momen-momen paling bersejarah dalam Islam, termasuk saat perjalanan Hijrah ke Madinah. Nabi Muhammad SAW sangat memperhatikan kenyamanan Qiswa; beliau memastikan ia mendapatkan makanan yang cukup dan istirahat yang layak. Hubungan ini membuktikan bahwa hewan kerja pun berhak mendapatkan perlakuan yang penuh martabat.

2. As-Sakb dan Kuda-Kuda Perkasa Lainnya

Dunia kavaleri Islam mengenal sosok kuda bernama As-Sakb. Rasulullah membeli kuda ini dari seorang Badui dan memberinya perawatan terbaik. Menariknya, As-Sakb pernah memenangkan lomba pacuan kuda, yang membuat Rasulullah merasa bangga. Selain As-Sakb, nama-nama seperti Al-Murtajaz dan Lizaz juga menghiasi catatan sejarah sebagai kuda yang mendampingi misi diplomatik dan perjuangan beliau.

Baca Juga :  Cara Konsisten Agar Selalu Dekat dengan Allah Setelah Ramadhan

3. Duldul: Baghal Setia yang Dirawat Langsung oleh Nabi

Duldul adalah seekor baghal (hasil persilangan kuda dan keledai) pemberian penguasa Mesir. Rasulullah menunjukkan kasih sayang yang sangat personal kepada Duldul. Beliau tak segan menumbuk gandum sendiri untuk memberi makan hewan ini. Kedekatan ini memberikan pesan kuat: seorang pemimpin besar sekalipun tidak pernah merasa terlalu tinggi untuk melayani makhluk ciptaan Allah yang paling lemah.

4. Ujrah dan Zamzam: Sumber Kehidupan yang Bersahaja

Keseharian Rasulullah juga diwarnai dengan kehadiran kambing dan domba, seperti Ujrah, Zamzam, dan Barakah. Beliau memelihara mereka dengan penuh kasih untuk memenuhi kebutuhan susu dan daging keluarga secara sederhana. Meski menjadi hewan ternak, Rasulullah melarang keras tindakan menyiksa atau membebani mereka secara berlebihan saat bekerja maupun saat akan disembelih.

5. Ufair: Keledai Abu-Abu yang Menggemaskan

Keledai seringkali dianggap sebagai hewan beban yang rendah, namun tidak di mata Rasulullah. Beliau memiliki seekor keledai bernama Ufair, hadiah dari Al-Muqauqis. Rasulullah sering mengendarai Ufair dalam aktivitas harian di Madinah. Kehadiran Ufair menunjukkan bahwa setiap hewan, sekecil atau sesederhana apa pun jenisnya, memiliki tempat di hati Rasulullah.

Baca Juga :  Puasa Syawal: Waktu, Niat, dan Keutamaan Puasa 6 Hari Setelah Lebaran

Etika Menyayangi Hewan: Warisan Rahmatan lil ‘Alamin

Kisah-kisah di atas menegaskan bahwa memperlakukan hewan dengan baik adalah bagian dari akhlak mulia. Islam menempatkan manusia sebagai khalifah atau pelindung di bumi. Rasulullah secara tegas melarang manusia untuk:

  • Membebani hewan di luar batas kemampuannya.

  • Mengabaikan rasa lapar dan haus hewan peliharaan.

  • Menyakiti atau menyiksa hewan tanpa alasan yang benar.

Refleksi Untuk Kita Saat Ini

Di zaman modern, ketika isu animal welfare atau kesejahteraan hewan menjadi perbincangan global, kita sadar bahwa Rasulullah telah mencontohkan nilai-nilai tersebut sejak 14 abad yang lalu. Menyayangi hewan bukan sekadar hobi, melainkan bentuk ibadah dan syukur kita kepada Sang Pencipta.

Melalui kisah Qiswa hingga Ufair, kita belajar bahwa kasih sayang tidak mengenal batas spesies. Mari kita jadikan teladan Rasulullah sebagai inspirasi untuk lebih peduli terhadap makhluk hidup di sekitar kita. (Tim)

Berita Terkait

Kumpulan Doa Haji Mabrur: Syarat dan Ciri Jamaah yang Meraih Berkah
Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya
Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?
Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata
Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah
Inilah Makna dan Keutamaan Luar Biasa Mati Syahid
Mengapa Rasulullah SAW Menunda Haji? Alasan Haru di Balik Haji Wada
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:00 WIB

5 Hewan Peliharaan Nabi Muhammad SAW Selain Kucing & Kisahnya

Senin, 4 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kumpulan Doa Haji Mabrur: Syarat dan Ciri Jamaah yang Meraih Berkah

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:00 WIB

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:00 WIB

Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:00 WIB

Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Berita Terbaru

Ilustrasi - Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun.

Finansial

Naik 26,2%, Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Mobil konsep iCAR Robox Concept turut unjuk gigi di panggung Beijing Auto Show 2026. (Liputan6.com)

Otomotif

SUV Masa Depan: iCAR Siapkan V29 dan Mobil Pintar Berbasis AI

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:00 WIB