Butale Haji: Melodi Haru Warga Kerinci Melepas Tamu Allah

Melodi Doa dalam Balutan Sastra Lisan Kerinci

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Tale Haji di Kerinci.

Pelaksanaan Tale Haji di Kerinci.

Britainaja – Malam di sebuah rumah sederhana kawasan Tanco, Kabupaten Kerinci, terasa begitu hangat. Cahaya lampu berpendar lebih lama dari biasanya. Warga memadati pelataran rumah, menciptakan suasana kebersamaan yang kental.

Di tengah aroma kopi yang mengepul, sebuah lantunan lirih mulai memecah keheningan. Nada-nada itu perlahan meninggi, menggetarkan hati siapa pun yang menyimaknya.

Inilah Butale Haji, tradisi nyanyian penuh haru khas masyarakat Kerinci saat mengantarkan sanak saudara menuju Tanah Suci.

Warisan Spiritual yang Hidup

Masyarakat setempat juga mengenal tradisi ini dengan sebutan Tale Naik Haji, Tale Nek Jei, atau Tale Joi. Namun, Butale Haji lebih dari sekadar nyanyian pelepas rindu. Ia merupakan sastra lisan yang terus hidup melintasi generasi.

Tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan spiritual para calon jamaah haji di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Baca Juga :  BNI Cabang Sungai Penuh Buka Lowongan BINA MAGANG 2025, Ini Syarat dan Jadwalnya

Keluarga, kerabat, dan tetangga melantunkan syair-syair tale secara bergantian. Meski kata-katanya sederhana, maknanya sungguh mendalam. Di dalamnya terkandung:

  • Doa keselamatan selama perjalanan.

  • Pesan moral dan nasihat hidup yang bijak.

  • Ungkapan keikhlasan keluarga melepas orang tercinta.

Getaran Suara dan Air Mata Keikhlasan

Suasana magis sering kali tercipta saat suara pelantun mulai bergetar menahan tangis. Air mata mengalir secara alami, menyatu dengan nada yang membawa harapan agar sang jamaah meraih predikat haji mabrur.

“Ini bukan sekadar nyanyian, tapi doa bersama,” ungkap Saudin, seorang tokoh masyarakat Tanco. Menurutnya, Butale Haji menjadi ruang bagi warga untuk berbagi rasa bahagia, haru, sekaligus ikhlas secara kolektif.

Tradisi yang Menembus Zaman

Menjelang musim keberangkatan haji, lantunan tale semakin sering menggema. Biasanya, warga memulai tradisi ini setelah acara kenduri syukur di rumah calon jamaah. Dalam momen tersebut, sekat antara tetangga dan keluarga seakan hilang.

Baca Juga :  10 Tempat Wisata Terbaik di Kepulauan Riau yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan

Semua orang larut dalam semangat gotong royong, baik dalam persiapan fisik maupun dukungan spiritual.

Bagi warga Kerinci, Butale Haji memiliki fungsi sosial yang krusial:

  1. Mempererat Silaturahmi: Menyatukan warga dalam satu rasa persaudaraan.

  2. Penanda Musim Haji: Menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa waktu ibadah besar telah tiba.

  3. Cermin Jati Diri: Menjaga nilai ketulusan dan solidaritas di tengah arus modernisasi.

Bertahan dengan Ketulusan Hati

Hebatnya, Butale Haji tetap eksis tanpa perlu panggung megah atau pengeras suara canggih. Tradisi ini bertahan melalui kekuatan lisan dan ketulusan hati.

Ia adalah cermin jati diri masyarakat Kerinci—masyarakat yang memuliakan tamu Allah dengan iringan doa dan cinta yang mendalam. (Tim)

Berita Terkait

Kerinci Perkuat Sektor Tani: Hibah Tanah ke BULOG Demi Sejahterakan Petani
Bank Jambi Perpanjang Jam Operasional ATM Hingga Pukul 20.00 WIB
Waspada! Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi
Daftar Nama Puluhan Pejabat Baru di Kerinci Yang Dilantik Bupati Monadi
Polisi Buru Kelompok Pemuda Pelaku Penganiayaan di Koto Tengah Semerap
Menu Membosankan, Siswa SMAN 7 Kerinci Tolak 500 Paket MBG
Manggis Kerinci: Identitas Manis dari Tanah Jambi yang Kini Memburu Pengakuan Dunia
Ini Daftar Lengkap Vonis 10 Terdakwa Kasus Korupsi PJU Kerinci
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB

Butale Haji: Melodi Haru Warga Kerinci Melepas Tamu Allah

Rabu, 29 April 2026 - 19:00 WIB

Kerinci Perkuat Sektor Tani: Hibah Tanah ke BULOG Demi Sejahterakan Petani

Selasa, 21 April 2026 - 14:00 WIB

Bank Jambi Perpanjang Jam Operasional ATM Hingga Pukul 20.00 WIB

Senin, 20 April 2026 - 09:00 WIB

Waspada! Virus Campak Mulai Masuk Kerinci, 12 Sampel Pasien Dikirim ke Lab Jambi

Sabtu, 18 April 2026 - 16:00 WIB

Daftar Nama Puluhan Pejabat Baru di Kerinci Yang Dilantik Bupati Monadi

Berita Terbaru

Pelaksanaan Tale Haji di Kerinci.

Kerinci

Butale Haji: Melodi Haru Warga Kerinci Melepas Tamu Allah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:00 WIB