Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit

Efisiensi Anggaran: BGN Hemat Rp 10 Juta per Unit

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit. Gemini AI

Ilustrasi Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit. Gemini AI

Britainaja – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah nyata untuk memastikan kelancaran program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Dadan Hindayana, memberikan penjelasan transparan mengenai kehadiran armada motor listrik yang baru-baru ini menjadi sorotan masyarakat.

Harga Lebih Hemat dari Pasar

Dalam keterangannya di Istana Jakarta pada Rabu (8/4/2026), Dadan menekankan bahwa pemerintah berhasil menekan biaya pengadaan secara signifikan.

  • Harga Pasar: Rp 52 Juta per unit.

  • Harga Pembelian BGN: Sekitar Rp 42 Juta per unit.

Langkah ini menunjukkan komitmen BGN dalam mengelola anggaran negara secara efektif dan efisien demi kepentingan publik.

Fokus pada Operasional Daerah Terpencil

Banyak warga bertanya-tanya mengenai fungsi dari puluhan ribu motor listrik berlogo BGN tersebut. Dadan menjelaskan bahwa kendaraan ini merupakan alat transportasi vital bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  Dampak Psikologis Serius Game PUBG pada Anak: Pakar Soroti Perlunya Literasi Digital

Pemerintah akan mendistribusikan motor-motor ini ke berbagai daerah, terutama lokasi dengan akses yang sulit dijangkau. Tujuannya satu: memastikan operasional dapur umum tetap berjalan lancar sehingga anak-anak di pelosok mendapatkan asupan gizi tepat waktu.

Meluruskan Kabar Viral

Menanggapi video viral di media sosial yang menyebutkan adanya 70.000 unit motor untuk Jawa Barat saja, Dadan memberikan klarifikasi tegas.

“Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Faktanya, target total pengadaan adalah 24.400 unit, namun kami hanya merealisasikan 21.800 unit sesuai kebutuhan anggaran 2025,” ungkap Dadan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dianugerahi Tanda Kehormatan Tertinggi dari Kesultanan Brunei

Beliau juga memastikan bahwa tidak ada anggaran tambahan untuk pembelian motor listrik pada tahun 2026. Semua pengadaan saat ini murni menggunakan anggaran tahun 2025 yang sudah terencana sejak awal.

Mengapa Motor Listrik?

Selain mendukung mobilitas di medan sulit, penggunaan kendaraan listrik mencerminkan semangat pemerintah dalam mendorong transisi energi hijau yang ramah lingkungan. Dengan armada ini, Kepala SPPG dapat memantau distribusi makanan bergizi secara lebih gesit, senyap, dan hemat energi.

Melalui transparansi ini, BGN berharap masyarakat tetap fokus mendukung kesuksesan program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi masa depan generasi bangsa yang lebih sehat. (Tim)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026
Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon
Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026: Data Kini Update Lebih Cepat
Kabar Gembira! Pemerintah Tambah Kuota Penerima Bansos 2026, Yuk Cek Nama Anda
Muamar Fajar, CPNS Juara 1 Latsar 2026 Lewat Inovasi SIGAPTEL
Ganas! Muhammad Sanjaya Cetak Hattrick di Debut Timnas Futsal Indonesia
Syarat Terbaru Pindah Instansi ASN Antar Provinsi 2026
Gagal SNBP 2026? Ini Cara Benar Ajukan Sanggah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 18:00 WIB

Menkeu Purbaya Stop Anggaran Motor Listrik Badan Gizi Nasional di 2026

Rabu, 8 April 2026 - 17:00 WIB

Dukung Makan Bergizi Gratis, BGN Siapkan Motor Listrik untuk Area Sulit

Rabu, 8 April 2026 - 15:00 WIB

Dubes Belanda Siap Bawa Investasi dan Nobar Euro 2024 di Ambon

Rabu, 8 April 2026 - 13:00 WIB

Cara Cek Bansos PKH dan Sembako 2026: Data Kini Update Lebih Cepat

Selasa, 7 April 2026 - 14:00 WIB

Kabar Gembira! Pemerintah Tambah Kuota Penerima Bansos 2026, Yuk Cek Nama Anda

Berita Terbaru

Kemenhaj perkuat pengawasan lintas kementerian untuk cegah praktik haji ilegal jelang keberangkatan haji 2026. (Pexels)

Khasanah

Mengungkap Sosok Misterius Haji Pertama dari Nusantara

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:00 WIB