Shalat Taubat: Waktu Mustajab, Niat, dan Tata Cara Lengkap

Waktu Mustajab Melaksanakan Shalat Taubat

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shalat Taubat: Waktu Mustajab, Niat, dan Tata Cara Lengkap. Ilustrasi Gemini AI

Shalat Taubat: Waktu Mustajab, Niat, dan Tata Cara Lengkap. Ilustrasi Gemini AI

Britainaja– Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Dalam Islam, Allah SWT selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang ingin kembali. Salah satu cara menunjukkan kesungguhan itu adalah dengan melaksanakan shalat taubat.

Shalat ini bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi bentuk penyesalan yang tulus sekaligus harapan agar Allah mengampuni dosa.

Perintah Taubat dalam Islam

Anjuran untuk bertaubat ditegaskan langsung dalam firman Allah SWT dalam QS. At-Tahrim ayat 8:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ تُوبُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا عَسَىٰ رَبُّكُمْ أَن يُكَفِّرَ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّٰتٍ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ يَوْمَ لَا يُخْزِى ٱللَّهُ ٱلنَّبِىَّ وَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مَعَهُۥ ۖ نُورُهُمْ يَسْعَىٰ بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَٰنِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَآ أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَٱغْفِرْ لَنَآ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuha (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: “Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Ayat ini menegaskan bahwa taubat nasuha, taubat yang tulus dan sungguh-sungguh merupakan kewajiban bagi setiap muslim.

Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa taubat nasuha mencakup tiga hal utama: menyesali dosa, meninggalkannya, dan bertekad tidak mengulanginya.

Apa Itu Shalat Taubat?

Shalat taubat adalah shalat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk penyesalan atas dosa dan permohonan ampun kepada Allah SWT.

Dalam buku Perbaiki Shalatmu Niscaya Allah Akan Perbaiki Hidupmu karya Idris bin Umar dijelaskan bahwa shalat taubat menjadi pelengkap dari taubat nasuha, sekaligus bukti kesungguhan seorang hamba dalam kembali kepada Allah.

Berbeda dengan ibadah wajib, shalat taubat bersifat fleksibel dalam pelaksanaannya, namun tetap memiliki adab dan waktu yang dianjurkan.

Kapan Waktu Mustajab untuk Shalat Taubat?

Pada dasarnya, shalat taubat dapat dilakukan kapan saja setelah seseorang menyadari kesalahan. Bahkan, para ulama menekankan agar tidak menunda taubat.

Namun, terdapat waktu-waktu yang dianggap lebih utama dan mustajab:

1. Sepertiga Malam Terakhir

Waktu ini merupakan saat paling utama karena bertepatan dengan waktu turunnya rahmat Allah.

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa Allah “turun” ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa hamba-Nya.

Baca Juga :  Puasa Syawal: 6 Hari, Waktu Tepat & Keutamaannya

2. Setelah Melakukan Dosa

Segera bertaubat setelah melakukan kesalahan menunjukkan keikhlasan dan kesungguhan hati.

Dalam Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dijelaskan bahwa menunda taubat tanpa alasan termasuk bentuk kelalaian.

3. Di Waktu Sunyi dan Khusyuk

Waktu-waktu tenang seperti malam hari atau setelah ibadah wajib menjadi momen terbaik untuk bermunajat dengan penuh kekhusyukan.

Waktu yang Sebaiknya Dihindari

Sebagian ulama menyebutkan bahwa shalat taubat sebaiknya tidak dilakukan pada waktu-waktu terlarang, yaitu:

  • Setelah shalat Subuh hingga matahari terbit
  • Saat matahari tepat di atas kepala
  • Setelah shalat Ashar hingga matahari terbenam

Namun, dalam kondisi tertentu, misalnya baru menyadari dosa, sebagian ulama membolehkan tetap melaksanakannya karena urgensi taubat.

Niat Shalat Taubat

Niat shalat taubat cukup diucapkan dalam hati, namun boleh dilafalkan sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Ushallī sunnatat-taubati rak‘ataini lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku niat melaksanakan shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Taubat

Secara umum, tata cara shalat taubat sama seperti shalat sunnah dua rakaat lainnya.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Niat dalam hati
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Al-Fatihah
  4. Membaca surah Al-Qur’an
  5. Rukuk
  6. I’tidal
  7. Sujud
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Berdiri untuk rakaat kedua
  11. Mengulangi gerakan seperti rakaat pertama
  12. Tasyahud akhir
  13. Salam

Dalam Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa tidak ada bacaan khusus dalam shalat taubat, namun dianjurkan membaca ayat-ayat tentang taubat.

Doa Setelah Shalat Taubat

Berikut doa setelah Shalat taubat dilansir dari buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.

Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezhaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat atau pun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti.”

Baca Juga :  Mengapa Sholat Jumat Sangat Istimewa bagi Muslim

Doa Taubat (Sayyidul Istighfar):

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى صِدْقِكِ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Allaahumma anta Rabbii, laa ilaaha illaa anta. Khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaashidqika wa wa’dika mastatha’tu. A’uudzu bika min syarri maa shana’tu abuu’u laka bi ni’matika ‘alayya wa abuu’u bi dzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.

Artinya: “Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu. Aku berusaha setia kepada janji-Mu sejauh yang aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah kulakukan, aku mengakui semua nikmat yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah aku, karena tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau.”

Dalam buku Panduan Shalat untuk Wanita karya Ria Khoirunnisa di jelaskan bahwa doa ini termasuk salah satu doa terbaik untuk memohon ampunan.

Syarat Taubat agar Diterima

Taubat tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus memenuhi syarat:

  • Menyesali dosa yang telah di lakukan
  • Berhenti dari perbuatan tersebut
  • Bertekad tidak mengulanginya
  • Mengembalikan hak orang lain jika berkaitan dengan manusia

Dalam Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali di jelaskan bahwa taubat sejati adalah perubahan total, bukan sekadar penyesalan sesaat.

Hikmah Shalat Taubat dalam Kehidupan

Shalat taubat memiliki makna yang sangat dalam:

  • Pertama, sebagai bentuk kesadaran diri atas kelemahan manusia.
  • Kedua, membuka harapan bahwa rahmat Allah selalu lebih besar dari dosa.
  • Ketiga, melatih keikhlasan dan kerendahan hati.
  • Keempat, menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Dalam Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu karya Wahbah Az-Zuhaili di sebutkan bahwa taubat adalah pintu utama menuju kedekatan dengan Allah.

Jalan Kembali Memperbaiki Diri

Shalat taubat menjadi jalan kembali bagi siapa saja yang ingin memperbaiki diri. Lakukan segera setelah menyadari kesalahan, terutama di sepertiga malam terakhir.

Dengan niat yang tulus, tata cara yang benar, dan doa yang khusyuk, shalat taubat menjadi sarana untuk membersihkan diri dari dosa sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tidak ada dosa yang terlalu besar selama seseorang mau bertaubat dengan sungguh-sungguh. Pintu ampunan Allah selalu terbuka bagi hamba yang ingin kembali. (Tim)

Berita Terkait

Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya
Rahasia Doa Nabi Yunus: Cara Cepat Keluar dari Masalah Berat dan Ujian Hidup
Ini Panduan Lengkap Aqiqah Anak Perempuan Sesuai Syariat
Makna Mendalam Surah Az-Zumar Ayat 53 untuk Jiwa yang Lelah
5 Keutamaan Sholat Dhuha Berdasarkan Hadis Nabi yang Luar Biasa
Hukum Shalat Sambil Menggendong Anak Menurut Syariat Islam, Sah atau Tidak?
Panduan Lengkap Doa Sebelum dan Sesudah Makan Beserta Adabnya dalam Islam
10 Amalan Penting Penebal Bekal Akhirat agar Selamat dari Siksa Kubur
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Kumpulan Doa Pelunas Hutang dan Waktu Mustajab Membacanya

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Rahasia Doa Nabi Yunus: Cara Cepat Keluar dari Masalah Berat dan Ujian Hidup

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:06 WIB

Ini Panduan Lengkap Aqiqah Anak Perempuan Sesuai Syariat

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:08 WIB

Makna Mendalam Surah Az-Zumar Ayat 53 untuk Jiwa yang Lelah

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:03 WIB

5 Keutamaan Sholat Dhuha Berdasarkan Hadis Nabi yang Luar Biasa

Berita Terbaru