Kinerja Moncer 2025, Pendapatan CDIA Melonjak 44,7%

Kinerja keuangan melejit, CDIA catat lonjakan laba tajam

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). ist

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). ist

Britainaja – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatat performa keuangan yang kuat sepanjang 2025. Perusahaan meningkatkan pendapatan sekaligus mencetak lonjakan laba bersih secara signifikan.

Pendapatan CDIA mencapai US$ 148,03 juta, naik 44,77% dibandingkan 2024 yang sebesar US$ 102,25 juta. Segmen penjualan listrik dan jasa ketenagalistrikan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai US$ 95,29 juta.

Selain itu, perusahaan juga memperoleh pendapatan dari berbagai lini bisnis. Jasa sewa kapal menghasilkan US$ 34,63 juta, penjualan bahan bakar US$ 10,55 juta, sewa tangki dan dermaga US$ 5,56 juta, jasa angkutan kapal US$ 1,75 juta, serta sewa gudang sebesar US$ 254.908.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Stagnan di Rp2,9 Jutaan, Jual atau Tahan?

Di sisi biaya, beban pokok pendapatan naik 22,71% menjadi US$ 112,64 juta. Meski begitu, CDIA tetap meningkatkan laba kotor secara signifikan hingga US$ 35,39 juta, atau melonjak 238,01% di bandingkan tahun sebelumnya.

Kinerja semakin kuat dengan lonjakan laba sebelum pajak yang mencapai US$ 132,06 juta, naik 285,91% secara tahunan.

Peningkatan ini di dorong oleh pertumbuhan keuntungan lain-lain yang melesat hingga 1.524,04% menjadi US$ 76,33 juta. Selain itu, pendapatan keuangan juga naik menjadi US$ 24,33 juta.

Baca Juga :  Harga Emas Perhiasan dan Batangan Sabtu 7 Februari 2026: Kejutan Lonjakan di Akhir Pekan

Pendapatan dari aset keuangan hampir dua kali lipat menjadi US$ 22,26 juta. Laba dari entitas asosiasi turut meningkat menjadi US$ 12,40 juta.

Pada akhirnya, CDIA membukukan laba bersih sebesar US$ 121,05 juta. Angka ini melonjak 285,26% di bandingkan tahun 2024.

Hingga akhir 2025, total aset perusahaan mencapai US$ 1,74 miliar, dengan liabilitas sebesar US$ 607,90 juta dan ekuitas US$ 1,14 miliar. (Tim)

Berita Terkait

Cek Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Juli 2026, Ada Perubahan?
Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juli 2026: Stabil di Angka Rp 2,633 Juta per Gram
Harga BBM Pertamina Hari Ini 16 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru untuk Kendaraan Anda
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juli 2026: Turun di Angka Rp 2,633 Juta per Gram
Update Harga BBM Hari Ini 14 Juli 2026: Cek Tarif Pertamax & Pertalite Terbaru
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp43.000 Per Gram
Ini Sosok Pemilik Minimarket O!Save, Sang Penantang Alfamart Indomaret
Tanpa Biaya Admin, Begini Cara Transfer DANA ke BRI, BNI, dan Mandiri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:30 WIB

Cek Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 17 Juli 2026, Ada Perubahan?

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 17 Juli 2026: Stabil di Angka Rp 2,633 Juta per Gram

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:16 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 16 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru untuk Kendaraan Anda

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:16 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juli 2026: Turun di Angka Rp 2,633 Juta per Gram

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30 WIB

Update Harga BBM Hari Ini 14 Juli 2026: Cek Tarif Pertamax & Pertalite Terbaru

Berita Terbaru

Talita pemilik Toyota Raize. (kompas.com)

Otomotif

Jujur! Ini Kelebihan dan Kekurangan Toyota Raize untuk Harian

Jumat, 17 Jul 2026 - 22:05 WIB