Britainaja – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mencatat performa keuangan yang kuat sepanjang 2025. Perusahaan meningkatkan pendapatan sekaligus mencetak lonjakan laba bersih secara signifikan.
Pendapatan CDIA mencapai US$ 148,03 juta, naik 44,77% dibandingkan 2024 yang sebesar US$ 102,25 juta. Segmen penjualan listrik dan jasa ketenagalistrikan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai US$ 95,29 juta.
Selain itu, perusahaan juga memperoleh pendapatan dari berbagai lini bisnis. Jasa sewa kapal menghasilkan US$ 34,63 juta, penjualan bahan bakar US$ 10,55 juta, sewa tangki dan dermaga US$ 5,56 juta, jasa angkutan kapal US$ 1,75 juta, serta sewa gudang sebesar US$ 254.908.
Di sisi biaya, beban pokok pendapatan naik 22,71% menjadi US$ 112,64 juta. Meski begitu, CDIA tetap meningkatkan laba kotor secara signifikan hingga US$ 35,39 juta, atau melonjak 238,01% di bandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja semakin kuat dengan lonjakan laba sebelum pajak yang mencapai US$ 132,06 juta, naik 285,91% secara tahunan.
Peningkatan ini di dorong oleh pertumbuhan keuntungan lain-lain yang melesat hingga 1.524,04% menjadi US$ 76,33 juta. Selain itu, pendapatan keuangan juga naik menjadi US$ 24,33 juta.
Pendapatan dari aset keuangan hampir dua kali lipat menjadi US$ 22,26 juta. Laba dari entitas asosiasi turut meningkat menjadi US$ 12,40 juta.
Pada akhirnya, CDIA membukukan laba bersih sebesar US$ 121,05 juta. Angka ini melonjak 285,26% di bandingkan tahun 2024.
Hingga akhir 2025, total aset perusahaan mencapai US$ 1,74 miliar, dengan liabilitas sebesar US$ 607,90 juta dan ekuitas US$ 1,14 miliar. (Tim)












