Senegal Banding ke CAS Usai Gelar Piala Afrika Dicabut Maroko

Senegal ajukan banding ke CAS setelah gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut dan diberikan ke Maroko.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Senegal Banding ke CAS Usai Gelar Piala Afrika Dicabut Maroko. (Foto: SEBASTIEN BOZON/AFP)

Senegal Banding ke CAS Usai Gelar Piala Afrika Dicabut Maroko. (Foto: SEBASTIEN BOZON/AFP)

Britainaja – Senegal resmi mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah gelar juara Piala Afrika 2025 di cabut dan diberikan ke Maroko. Langkah ini di lakukan Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) sebagai protes atas keputusan kontroversial Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF).

Keputusan CAF mencabut kemenangan Senegal dan menetapkan Maroko sebagai juara di ambil setelah aksi walk-out tim Singa Teranga pada partai final. Akibatnya, skor kemenangan 1-0 di batalkan dan di ubah menjadi kekalahan 0-3 bagi Senegal.

Baca Juga :  Teknologi Canggih Piala Dunia 2026: AI dan Bola Pintar Mengubah Sepak Bola

CAS telah menerima banding ini dan mulai menjalankan proses formal. Direktur Jenderal CAS, Matthieu Reeb, menegaskan arbiter independen siap menangani sengketa dengan cepat dan adil. “Kami memahami tim dan penggemar ingin keputusan akhir segera di ketahui,” ujarnya.

Meski proses arbitrase akan berjalan cepat, mantan Kepala Panel Disiplin CAF, Raymond Hack, memperkirakan putusan bisa memakan waktu hingga enam bulan, bersamaan dengan persiapan Senegal dan Maroko untuk Piala Dunia 2026.

Baca Juga :  Bezzecchi Kuasai Latihan MotoGP Jepang 2025, Alex Marquez Terpuruk

Keputusan CAF ini juga berdampak signifikan bagi Senegal, yang kehilangan kesempatan mencatat sejarah dua gelar Piala Afrika sekaligus terjungkal ke peringkat 14 FIFA. Sementara Maroko naik ke posisi ke-8 FIFA setelah memperoleh tambahan 18,02 poin.

Sengketa ini masih menjadi perhatian penggemar sepak bola Afrika, dan semua pihak menunggu keputusan CAS sebagai penentu gelar Piala Afrika 2025 yang sah. (Tim)

Berita Terkait

Mengenal Putri Leonor: Calon Ratu Spanyol dan Pesona Pewaris Takhta Modern
Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?
Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam
Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun
Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos
5 Orang Terkaya di Industri Media dan Hiburan
Kazakhstan & Azerbaijan Bersatu: TourAN Siap Manjakan Wisatawan Dunia
Beasiswa S1 Jepang MEXT 2027: Kuliah Gratis & Uang Saku Rp12 Juta
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:09 WIB

Mengenal Putri Leonor: Calon Ratu Spanyol dan Pesona Pewaris Takhta Modern

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:08 WIB

Kurs Ringgit ke Rupiah Terbaru Hari Ini: 50 MYR Berapa IDR?

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:05 WIB

Maskapai Wajib Ganti Rugi Rp2,6 Juta Jika Pesawat Telat atau Batal di Vietnam

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kabar Duka Istana Thailand: Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia Usia 47 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Aturan Baru Malaysia: Remaja Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos

Berita Terbaru

Tarian saat Kenduri SKO Belui. (Foto: FB @Milenial Monadi)

Kerinci

Kerinci 2026: Merawat Tradisi di Lembah Para Leluhur

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:02 WIB

PPPK menerima SK. ist

Nasional

1.147 PPPK Paruh Waktu Resmi Naik Status Jadi Penuh Waktu

Jumat, 14 Agu 2026 - 21:46 WIB