Ini Amalan Nabi Muhammad SAW di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Sepuluh malam terakhir Ramadhan menjadi waktu paling istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, meneladani amalan Nabi Muhammad SAW, dan meraih keutamaan malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Amalan Nabi Muhammad SAW di 10 Malam Terakhir Ramadhan. Ilustrasi Gemini AI

Ini Amalan Nabi Muhammad SAW di 10 Malam Terakhir Ramadhan. Ilustrasi Gemini AI

Britainaja – Sepuluh malam terakhir Ramadhan merupakan waktu istimewa karena keberadaan malam Lailatul Qadar. Nabi Muhammad SAW memberikan contoh terbaik dalam menghidupkan malam-malam ini. Berikut amalan utama yang bisa diteladani:

1. Menghidupkan Malam dengan Ibadah

Nabi SAW memperbanyak shalat malam (qiyamullail), membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan berdoa. Kesungguhan beliau di malam-malam ini melebihi malam lainnya karena mengandung Lailatul Qadar.

2. Membangunkan Keluarga untuk Beribadah

Rasulullah SAW tidak beribadah sendiri, beliau membangunkan istri dan keluarganya agar ikut shalat malam, terutama pada malam ganjil seperti malam 27.

3. Bersungguh-sungguh dan Menjauhi Dunia

Beliau “mengencangkan kainnya,” yaitu fokus beribadah dan menjauhi kesenangan duniawi, termasuk menjauhi istri sementara. Ini simbol keseriusan mendekatkan diri pada Allah SWT.

4. I’tikaf di Masjid

Nabi SAW selalu beri’tikaf selama sepuluh hari terakhir Ramadhan, mengosongkan pikiran dari kesibukan, berdzikir, dan bermunajat kepada Allah SWT.

Baca Juga :  Menghitung Hari Menuju Malam Nisfu Syaban 1447 H

5. Mandi Malam

Beliau membersihkan diri antara Maghrib dan Isya, memakai wewangian, dan berhias untuk shalat malam, mirip sunnah saat Jum’at dan hari raya.

6. Puasa Wishal-Khusus

Beliau kadang menyambung puasa hingga sahur, menunjukkan kedekatan dengan Allah. Namun, Nabi melarang umatnya melakukan wishal terus-menerus.

7. Membaca Al-Qur’an

Nabi SAW memperbanyak membaca Al-Qur’an, terutama di sepuluh malam terakhir. Jibril AS datang setiap malam untuk membaca bersama beliau.

8. Memperbanyak Doa dan Istighfar

Beliau mengajarkan doa Lailatul Qadar: “Ya Allah, Engkau Maha Pengampun, ampunilah aku.” Waktu ini sangat mustajab untuk memohon ampunan.

9. Mencari Lailatul Qadar

Nabi mendorong umat untuk bersungguh-sungguh beribadah pada malam ganjil sepuluh terakhir. Tujuannya agar setiap malam dimanfaatkan sepenuhnya.

Baca Juga :  Cara Konsisten Agar Selalu Dekat dengan Allah Setelah Ramadhan

10. Kesungguhan Bertaubat dan Mendekatkan Diri

Sepuluh malam terakhir menjadi momen emas untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan

  1. Malam Lailatul Qadar – Lebih baik dari seribu bulan.
  2. Pengampunan Dosa – Qiyamullail dengan iman menghapus dosa masa lalu.
  3. Turunnya Malaikat – Membawa keberkahan dan rahmat.
  4. Malam Penuh Kesejahteraan – Terhindar dari gangguan setan hingga fajar.
  5. Waktu Mustajab Berdoa – Doa dikabulkan lebih cepat.
  6. Pahala Dilipatgandakan – Amalan malam Lailatul Qadar melebihi 83 tahun ibadah biasa.
  7. Pembebasan dari Neraka – Kesempatan dibebaskan dari siksa setiap malam Ramadhan.
  8. Turunnya Al-Qur’an – Awal penurunan Al-Qur’an dari Lauh Mahfudh ke bumi.
  9. Mengikuti Sunnah Nabi – Meneladani kesungguhan Rasulullah.
  10. Kesempatan Bertaubat – Memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Tim)

Berita Terkait

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya
Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?
Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata
Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah
Inilah Makna dan Keutamaan Luar Biasa Mati Syahid
Mengapa Rasulullah SAW Menunda Haji? Alasan Haru di Balik Haji Wada
Sholawat Adrikni: Senjata Langit Saat Hati Terhimpit dan Butuh Pertolongan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:00 WIB

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:00 WIB

Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?

Jumat, 1 Mei 2026 - 05:00 WIB

Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Kamis, 30 April 2026 - 18:00 WIB

Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata

Kamis, 30 April 2026 - 05:00 WIB

Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah

Berita Terbaru