Bosan ke Bandung? Intip 7 Destinasi Hits 2026 dan Bocoran Anggaran Liburannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bosan ke Bandung? Intip 7 Destinasi Hits 2026 dan Bocoran Anggaran Liburannya (Foto: fajarsatu)

Bosan ke Bandung? Intip 7 Destinasi Hits 2026 dan Bocoran Anggaran Liburannya (Foto: fajarsatu)

Britainaja – Bandung tidak pernah kehilangan momentum untuk menjadi magnet utama pariwisata di Pulau Jawa. Di tahun 2026, kota ini telah berevolusi dari sekadar tempat persinggahan akhir pekan menjadi pusat “Wisata Sensorik” yang memadukan keindahan visual, kesejukan udara, dan kenyamanan fasilitas kelas dunia. Kreativitas para pelaku industri kreatif di Bandung berhasil menciptakan destinasi yang tidak hanya indah di layar ponsel, tetapi juga berkesan secara emosional.

1. Bandung Utara: Menantang Cakrawala di Lembang

Kawasan Lembang tetap menjadi episentrum inovasi. Fokus utama wisatawan saat ini tertuju pada Nimo Eye. Berdiri megah di atas hamparan perkebunan teh Malabar, bianglala ini menawarkan pandangan 360 derajat dari ketinggian 1.400 MDPL. Saat cuaca cerah, Anda bisa melihat lekukan perbukitan Bandung secara utuh, sementara saat berkabut, Anda akan merasa seolah sedang menembus awan.

Selain itu, The Great Asia Africa masih menjadi destinasi favorit keluarga. Keunggulannya terletak pada detail arsitektur yang sangat presisi, mulai dari paviliun Jepang yang lengkap dengan pohon sakura artifisial hingga replika tembok besar China. Di sini, pengunjung tidak hanya berfoto, tetapi bisa menikmati pengalaman kuliner otentik dari berbagai negara yang di representasikan.

2. Bandung Selatan: Menemukan Keheningan di Ciwidey

Jika bagian Utara menawarkan kemeriahan, maka Ciwidey adalah ruang untuk kontemplasi. Kawah Putih tetap menjadi primadona dengan wajah baru. Pembangunan dermaga kayu dan jembatan apung memungkinkan pengunjung mendekat ke pusat kawah dengan lebih aman. Transformasi ini menjadikan Kawah Putih sebagai destinasi yang lebih inklusif bagi semua usia.

Baca Juga :  Tanah Lot Bali: Ikon Wisata Sakral yang Selalu Jadi Rebutan Wisatawan

Tren yang tak kalah populer adalah Staycation Glamping. Di tepian Situ Patengan, bermunculan penginapan tenda mewah yang menawarkan fasilitas bintang lima di tengah hutan pinus. Ini adalah jawaban bagi kaum urban yang mendambakan digital detox, melepas penat dari layar gawai dan menggantinya dengan aroma tanah basah serta suara alam yang menenangkan.

3. Urban Heritage: Nostalgia dan Gaya Hidup di Pusat Kota

Pusat kota Bandung kini lebih ramah pejalan kaki. Revitalisasi trotoar di sepanjang Jalan Braga dan Asia Afrika memberikan nuansa seperti berada di kota-kota tua Eropa. Bangunan art deco yang ikonik kini beralih fungsi menjadi galeri seni kontemporer dan kafe-kafe artisan yang menyajikan kopi terbaik dari tanah Pasundan.

Rencana Anggaran (Budgeting) Wisata 2026

Agar perjalanan Anda terencana dengan matang, berikut adalah rincian estimasi biaya yang perlu disiapkan:

Komponen WisataDeskripsiEstimasi Biaya (IDR)
TransportasiKereta Cepat Whoosh (Ekonomi)Rp250.000 – Rp350.000
Sewa KendaraanMobil + Driver (12 Jam)Rp600.000 – Rp800.000
Tiket MasukRata-rata 2-3 Destinasi UtamaRp150.000 – Rp250.000
KulinerMakan siang & Kafe (Per Hari)Rp200.000 – Rp400.000
AkomodasiHotel Butik / GlampingRp700.000 – Rp1.500.000
Baca Juga :  Lapor Pak Purbaya Diserbu 15 Ribu Aduan, Pakar: Jangan Cuma Jadi Kotak Masuk Raksasa

Itinerary Referensi: 3 Hari 2 Malam di Bandung

  • Hari 1: Urban Exploration. Tiba dengan Whoosh, makan siang di area Braga, mengunjungi Museum Asia Afrika, dan menikmati city light di Dago Pakar.

  • Hari 2: High-Altitude Lembang. Menuju Nimo Eye saat pagi hari, makan siang di floating market, dan menghabiskan sore di Orchid Forest Cikole.

  • Hari 3: Nature Healing Ciwidey. Perjalanan ke Kawah Putih, mampir ke kebun stroberi, dan menikmati ketenangan di Situ Patenggang sebelum kembali ke pusat kota.

Strategi Cerdas Bertamasya

Berdasarkan pantauan kami, kunci kenyamanan berwisata di Bandung adalah Manajemen Waktu. Jalur menuju Lembang masih menjadi titik kemacetan utama di akhir pekan. Kami sangat menyarankan untuk berangkat dari pusat kota maksimal pukul 07.00 WIB atau memilih berwisata di hari kerja (weekdays) untuk mendapatkan suasana yang lebih privat dan tenang.

Selain itu, karena cuaca Bandung yang sulit ditebak, pastikan selalu membawa pakaian hangat dan payung lipat. Memilih alas kaki yang nyaman juga menjadi poin krusial karena hampir semua destinasi hits di 2026 menuntut aktivitas jalan kaki yang cukup intensif. (Tim)

Berita Terkait

Bukan Cuma Batik, Ini 7 Wisata Pekalongan Paling Hits untuk Liburan Keluarga
Rekomendasi Glamping Nyaman di Puncak: Sensasi Tidur di Alam Tanpa Ribet
Pesona Tersembunyi Curug Minger: Wisata Air Alami di Kaki Gunung Slamet yang Menenangkan
Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri
Strategi Atur Bujet Liburan Tanpa Bikin Kantong Jebol
5 Rekomendasi Destinasi Eksotis yang Belum Terjamah di 2026
Anti Ribet! Begini Rahasia Liburan Tenang Tanpa Drama Cari Money Changer
Arah Baru Pariwisata Indonesia 2026: Mengejar Kualitas Bukan Sekadar Kuantitas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Bukan Cuma Batik, Ini 7 Wisata Pekalongan Paling Hits untuk Liburan Keluarga

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:02 WIB

Rekomendasi Glamping Nyaman di Puncak: Sensasi Tidur di Alam Tanpa Ribet

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:00 WIB

Pesona Tersembunyi Curug Minger: Wisata Air Alami di Kaki Gunung Slamet yang Menenangkan

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:45 WIB

Bosan ke Bandung? Intip 7 Destinasi Hits 2026 dan Bocoran Anggaran Liburannya

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:39 WIB

Bali Menjadi Primadona Destinasi Wisata Wellness, Strategi Pemerintah Tekan Devisa Lari ke Luar Negeri

Berita Terbaru