Britainaja – Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat siap mengambil uranium yang telah di perkaya milik Iran jika kedua negara mencapai kesepakatan. Ia menegaskan langkah tersebut bisa berjalan langsung setelah perjanjian di sepakati.
Trump menyampaikan pernyataan itu saat menjawab pertanyaan wartawan pada 23 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa proses pengambilan uranium akan berlangsung sederhana jika kedua pihak sudah sepakat.
Trump juga mengklaim kedua negara telah melakukan komunikasi terbaru, meski pihak Iran membantah adanya pembicaraan tersebut. Ia menyebut kedua pihak sama-sama ingin mencapai kesepakatan dan membuka peluang pertemuan lanjutan, termasuk melalui sambungan telepon.
Selain itu, Trump menyinggung kondisi pejabat Iran yang di nilai sulit bepergian ke luar negeri. Ia tetap optimistis pertemuan langsung dapat terjadi dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Trump menyebut jeda lima hari dalam serangan terhadap fasilitas energi Iran bersifat sementara. Ia menegaskan Amerika Serikat akan melanjutkan tindakan jika situasi tidak menunjukkan perkembangan positif. (Tim)















