Rupiah Melemah ke Rp17.237 Jelang Perpisahan Jerome Powell di FOMC

Tekanan Geopolitik: Dampak Penolakan Proposal Damai AS-Iran

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karyawan memperlihatkan uang Rupiah dan Dolar AS di salah satu tempat penukaran uang asing di Jakarta, Senin (20/10/2025). (Bisnis)

Karyawan memperlihatkan uang Rupiah dan Dolar AS di salah satu tempat penukaran uang asing di Jakarta, Senin (20/10/2025). (Bisnis)

Britainaja – Pasar keuangan mengawali hari Selasa (28/4/2026) dengan sedikit kecemasan. Nilai tukar rupiah membuka perdagangan dengan tren menurun terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan pantauan data Doo Financial Futures pukul 10.05 WIB, mata uang Garuda terkoreksi 26 poin atau sekitar 0,15% ke posisi Rp17.237.

Mengapa Rupiah Tertekan?

Kondisi ini sebenarnya tidak terjadi sendirian. Rupiah bergerak searah dengan mayoritas mata uang di Asia Tenggara. Peso Filipina, rupee India, hingga baht Thailand juga kompak mencatat pelemaan terhadap dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyoroti bahwa faktor eksternal menjadi pemicu utama. Saat ini, investor global sedang berada dalam mode risk-off atau cenderung menghindari aset berisiko. Pemicunya adalah ketegangan geopolitik yang kembali memanas di Timur Tengah setelah Amerika Serikat kabarnya menolak proposal perdamaian terbaru dari Iran.

Baca Juga :  5 Petinggi Sona Topas Kompak Mundur: Langkah Baru atau Tantangan Besar?

Situasi ini memberikan dampak ganda yang memberatkan rupiah:

  1. Indeks Dolar Menguat: Investor lebih memilih memegang dolar AS sebagai aset aman (safe haven).

  2. Harga Minyak Naik: Ketidakpastian di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, yang biasanya memberi tekanan tambahan bagi mata uang negara berkembang.

Momen Terakhir Jerome Powell

Di sisi lain, perhatian dunia juga tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Pertemuan kali ini terasa emosional sekaligus krusial karena menjadi agenda terakhir bagi Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.

Meski pasar memprediksi suku bunga tetap stabil, Powell kemungkinan besar akan menutup masa jabatannya dengan pernyataan yang hawkish (cenderung agresif terhadap inflasi). Meski demikian, fokus pasar saat ini tampaknya lebih terbagi pada isu geopolitik ketimbang kebijakan moneter AS semata.

Baca Juga :  Harga Emas Antam di Pegadaian Melonjak Tajam, Cek Rincian 6 Januari 2026

Kondisi Dalam Negeri

Dari sisi domestik, angin segar belum juga datang. Pelaku pasar masih menunggu kejelasan arah kebijakan pemerintah, terutama mengenai pengelolaan defisit anggaran dan langkah Bank Indonesia selanjutnya terkait suku bunga acuan. Minimnya sentimen positif dari dalam negeri membuat rupiah cukup rentan terhadap hantaman sentimen global.

Prediksi Hari Ini

Secara teknikal, para analis memperkirakan pergerakan rupiah sepanjang hari ini akan bermain di rentang sensitif.

Proyeksi Kurs Rupiah (28 April 2026): > Rp17.150 – Rp17.300 per dolar AS.

Bagi Anda yang memiliki keperluan transaksi valuta asing, tetap pantau dinamika pasar global karena sentimen geopolitik dapat berubah dengan sangat cepat. (Tim)

Berita Terkait

Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia
Cara Sederhana Pangkas Tagihan Listrik Rumah Tanpa Kurangi Kenyamanan
Bebas Jerat Utang Paylater: Cara Efektif Mengatur Keuangan Keluarga
Cara Pakai QRIS di Luar Negeri Tanpa Tukar Uang Tunai
Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki
Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya
Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Asal-Usul Uang Rupiah: Perjalanan Panjang ORI hingga Kedaulatan Finansial Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Cara Sederhana Pangkas Tagihan Listrik Rumah Tanpa Kurangi Kenyamanan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Bebas Jerat Utang Paylater: Cara Efektif Mengatur Keuangan Keluarga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Cara Pakai QRIS di Luar Negeri Tanpa Tukar Uang Tunai

Rabu, 16 September 2026 - 14:17 WIB

Ini Merek Cat Tembok Terbaik 2026: Tahan Lama dan Anti-Jamur

Berita Terbaru

Ilustrasi - HP Terbaru November 2026. (Foto: AI)

Tech & Game

Ini 5 HP Terbaru November 2026: Baterai Jumbo dan Kamera Canggih

Kamis, 5 Nov 2026 - 15:26 WIB

Ilustrasi - Cara Mengetahui WhatsApp Disadap Orang Lain. (Foto: AI)

Tips & Trik

Cara Mudah Mengetahui WhatsApp Disadap Orang Lain

Kamis, 5 Nov 2026 - 13:28 WIB

Ilustrasi - Cara Membatasi Pengguna WiFi Agar Internet Ngebut. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Jitu Membatasi Pengguna WiFi Agar Internet Kembali Ngebut

Kamis, 5 Nov 2026 - 09:30 WIB

Ilustrasi - Cara Paling Ampuh Mencegah DBD. (Foto: AI)

Health

Cara Paling Ampuh Mencegah DBD saat Musim Hujan

Kamis, 5 Nov 2026 - 07:39 WIB