Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Ekonomi BPS

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taspen Tegaskan Kabar Kenaikan Gaji Pensiunan PNS November 2025 Adalah Hoaks (Foto: Dokumentasi Bank Indonesia)

Taspen Tegaskan Kabar Kenaikan Gaji Pensiunan PNS November 2025 Adalah Hoaks (Foto: Dokumentasi Bank Indonesia)

BritainajaRupiah kembali tertekan terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu (5/11/2025). Pelemahan tersebut terjadi menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi nasional dan sejumlah agenda ekonomi global yang menjadi perhatian pelaku pasar.

Nilai tukar rupiah bergerak melemah di awal sesi perdagangan. Data Bloomberg mencatat, rupiah di buka di level Rp16.724 per dolar AS, turun sekitar 0,10 persen atau 17 poin di bandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sehari sebelumnya, rupiah telah mengakhiri sesi dengan pelemahan di posisi Rp16.708 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS pada hari yang sama terus menguat dan mencapai 100,14, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Analis Pasar Uang, Fikri C. Permana, memperkirakan gerak rupiah masih cenderung tertekan sepanjang perdagangan hari ini. Menurutnya, pelemahan di proyeksikan bergerak menuju kisaran Rp16.715 per dolar AS.

“Rupiah berpotensi melemah tipis seiring sikap pelaku pasar yang menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi dari BPS serta hasil lelang Surat Berharga Negara (SBN),” ujar Fikri.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Stabil di Hari Pertama Lebaran 21 Maret 2026

Ia menjelaskan, pelaku pasar saat ini lebih memilih bersikap berhati-hati. Selain menunggu data domestik, pasar juga mencermati proses rebalancing indeks saham MSCI serta laporan tenaga kerja non-pertanian Amerika Serikat (US Non-Farm Payrolls) yang menjadi indikator penting kondisi ekonomi AS.

Sementara itu, Ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menyoroti penguatan indeks dolar AS hingga menyentuh posisi 100, yang menurutnya merupakan batas psikologis penting dalam pergerakan pasar global.

“Level 100 menjadi titik yang secara historis berfungsi sebagai area support maupun resistance. Kembalinya indeks dolar ke level tersebut menjadi sinyal kuat perubahan sentimen pasar,” kata Rully.

Rully menjelaskan bahwa salah satu pendorong penguatan dolar AS adalah menurunnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve. Investor mulai memperkirakan kebijakan moneter ketat masih akan berlangsung lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Baca Juga :  Walikota Alfin Perkuat Komitmen Antikorupsi Lewat Rakor Bersama KPK

Faktor lainnya adalah meningkatnya kekhawatiran mengenai kondisi fiskal Inggris yang tengah mengalami tekanan, serta tanda-tanda perlambatan ekonomi di beberapa negara Eropa, termasuk Jerman dan Prancis. Kondisi ini membuat investor global kembali mencari aset aman (safe haven), termasuk dolar.

“Ketika dolar menguat, tekanan terhadap mata uang negara berkembang biasanya semakin besar. Rupiah tidak terkecuali,” tambah Rully.

Dengan demikian, rupiah telah berada di kisaran Rp16.700 per dolar AS sejak Selasa dan berpeluang bergerak terbatas sambil menunggu kepastian arah kebijakan bank sentral global dan rilis data ekonomi domestik.

Pergerakan rupiah pada pekan ini di perkirakan masih sensitif terhadap sentimen eksternal dan data ekonomi yang akan dirilis dalam waktu dekat. Pelaku pasar akan mencermati hasil rilis pertumbuhan ekonomi, data tenaga kerja Amerika Serikat, serta arah kebijakan suku bunga global untuk menentukan strategi investasi berikutnya. (Tim)

Berita Terkait

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki
Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya
Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Cek Rincian Lengkap Pertalite hingga Dex
Harga Emas Antam Merosot ke Rp2,61 Juta Hari Ini, Momen Tepat Tambah Aset?
Update Harga BBM Pertamina Hari Ini, Minggu 19 Juli 2026 di Seluruh SPBU
Masih Stabil, Segini Harga Emas Antam Hari Ini 19 Juli 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:03 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 26 Juli 2026: Cek Tarif Terbaru Sebelum Isi Tangki

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:03 WIB

Harga Emas Antam Stabil Minggu Ini, Cek Rincian Lengkapnya

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:05 WIB

Cara Top Up DANA Hingga Rp20 Juta: Syarat, Limit, dan Panduan Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:03 WIB

Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026, Cek Daftar Lengkapnya

Senin, 20 Juli 2026 - 12:03 WIB

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini: Cek Rincian Lengkap Pertalite hingga Dex

Berita Terbaru

Ilustrasi - Nickname ML Bucin Aesthetic dan Cool.

Tech & Game

60+ Ide Nickname ML Bucin dan Couple Aesthetic Terbaru

Rabu, 2 Sep 2026 - 13:29 WIB

Ilustrasi - Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT. (Foto: AI)

Nasional

Cara Mudah Cek Bansos PKH dan BPNT September 2026 via HP

Rabu, 2 Sep 2026 - 10:34 WIB