Profil Kapal Pertamina Pride & Gamsunoro yang Terjebak di Selat Hormuz

Pertamina Pride: Raksasa VLCC Penopang Energi Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profil Kapal Pertamina Pride & Gamsunoro yang Terjebak di Selat Hormuz. ist

Profil Kapal Pertamina Pride & Gamsunoro yang Terjebak di Selat Hormuz. ist

Britainaja – Krisis energi global memuncak setelah ketegangan di Selat Hormuz mengancam stabilitas ekonomi dunia. Konflik geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel turut memengaruhi jalannya perdagangan energi.

Dua kapal strategis Indonesia, Pertamina Pride dan Pertamina Gamsunoro, ikut terdampak. Kapal-kapal ini bukan sekadar alat angkut, tetapi simbol kekuatan maritim Indonesia.

Pertamina Pride, tanker raksasa VLCC sepanjang 330 meter, mampu mengangkut hingga 2 juta barel minyak mentah untuk kebutuhan domestik. Kapal ini membantu menekan ketergantungan pada kapal sewa asing.

Sementara itu, Pertamina Gamsunoro, tanker kelas Aframax dengan bobot 120.000 ton, beroperasi fleksibel di pelabuhan besar dunia dan mengantar energi ke jalur internasional seperti Terusan Suez dan Timur Tengah.

Baca Juga :  Tekan Konsumsi BBM, Sekolah Daring & ASN WFA Mulai April 2026

Sejak perang meletus pada 28 Februari 2026, Iran memperketat kontrol Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui 20 juta barel minyak per hari. Parlemen Iran bahkan mempertimbangkan pungutan tol sekitar Rp 33 miliar per kapal. Kebijakan ini menekan harga minyak global hingga lebih dari USD 100 per barel dan memaksa beberapa negara Asia melakukan penjatahan bahan bakar.

Baca Juga :  Turki dan Eropa Kawal Flotila Internasional Menuju Gaza

Menanggapi situasi, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri intensif melakukan diplomasi. Vega Pita, Pjs Corporate Secretary PIS, memastikan koordinasi dengan KBRI Teheran terus berjalan untuk keamanan kapal. Iran memberi respons positif, namun tantangan teknis di lapangan tetap dinamis. Fokus utama saat ini adalah keselamatan kapal dan awak.

Nasib Pertamina Pride dan Gamsunoro kini berada di meja perundingan. Dukungan masyarakat Indonesia diharapkan menyertai upaya diplomasi agar dua simbol kedaulatan energi ini kembali berlayar aman. (Tim)

Berita Terkait

Update Terbaru, Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
Profil Robert Leonard Marbun, Yang Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu
Senegal Banding ke CAS Usai Gelar Piala Afrika Dicabut Maroko
Jadwal Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa: 16 Tim Berebut 4 Tiket Terakhir
Iran Luncurkan Serangan Rudal ke Israel dan Pangkalan AS di Teluk
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Masa Depan Masih Misterius
Trump Ungkap Rencana Ambil Uranium Iran Jika Kesepakatan Tercapai
Lonjakan Harga Bensin AS 75% Disorot, Trump Disalahkan Schumer
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:00 WIB

Profil Kapal Pertamina Pride & Gamsunoro yang Terjebak di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 - 22:00 WIB

Update Terbaru, Kapal Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:00 WIB

Profil Robert Leonard Marbun, Yang Dilantik Jadi Sekjen Kemenkeu

Jumat, 27 Maret 2026 - 20:00 WIB

Senegal Banding ke CAS Usai Gelar Piala Afrika Dicabut Maroko

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:00 WIB

Jadwal Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa: 16 Tim Berebut 4 Tiket Terakhir

Berita Terbaru