Britainaja – Kabar membanggakan datang dari aparatur muda Kabupaten Barito Timur. Muamar Fajar Rahmadani, S.Kom, salah satu CPNS pada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (DiskominfoPS) Bartim, sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Muamar menyabet Predikat Prestasi Istimewa sekaligus menduduki Peringkat I dalam Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Tahun 2026. Ia mengungguli ratusan peserta lain dari total 7 angkatan yang mengikuti pelatihan di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalteng.
Inovasi SIGAPTEL: Solusi Cerdas Survei Lapangan
Keberhasilan Muamar bukan sekadar nilai akademik. Ia membawa inovasi nyata melalui aplikasi mobile bernama SIGAPTEL (Optimalisasi Melalui Sigaptel Berbasis Mobile untuk Percepatan dan Akurasi Penginputan Data Survei Jaringan Seluler).
Aplikasi ini merupakan pengembangan dari proyek milik mentornya, Fredisen Madianu (Kepala Bidang E-Government). Jika sebelumnya petugas survei harus mencatat data secara manual di atas kertas—yang memakan waktu lama dan rawan kesalahan—kini SIGAPTEL memangkas kerumitan tersebut.
Beberapa keunggulan SIGAPTEL antara lain:
- Mencatat koordinat lokasi secara otomatis.
- Mengukur kekuatan sinyal dan kecepatan jaringan (speed test) secara instan.
- Tetap berfungsi meski di area tanpa sinyal (blankspot).
- Sinkronisasi data otomatis saat ponsel kembali terhubung ke internet.
Dampak Nyata untuk Masyarakat Barito Timur
Uji coba di Kecamatan Benua Lima membuktikan kehebatan aplikasi ini. Proses pengumpulan data menjadi jauh lebih cepat dan akurat. Bahkan, sejak 6 April 2026, Muamar telah menambahkan fitur untuk mendata sebaran Starlink dan VSAT Bakti di wilayah Barito Timur.
Targetnya pun ambisius. Dengan SIGAPTEL, DiskominfoPS optimis mampu menyelesaikan survei di 103 desa hanya dalam waktu dua minggu. Padahal, tanpa aplikasi ini, pekerjaan tersebut bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Apresiasi dari Pimpinan
Kepala DiskominfoPS Barito Timur, Drs. Dwi Aryanto, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi ASN lain.
“Kami sangat bangga. Muamar membuktikan bahwa CPNS kita mampu bersaing dan memberikan solusi terbaik di tingkat provinsi. Saya ingin ilmu ini langsung bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya di bidang informatika,” ujar Dwi Aryanto.
Kelulusan 100 persen dua utusan DiskominfoPS Bartim pada Latsar tahun ini menjadi bukti kualitas SDM yang semakin mumpuni. Kini, para aparatur muda ini siap menjadi motor penggerak perubahan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK untuk melayani masyarakat lebih baik lagi. (Tim)






