IHSG Melemah Akibat Tekanan Bursa Asia dan Sentimen Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Britainaja – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun pada akhir perdagangan Selasa (4/11/2025), seiring pelemahan mayoritas bursa saham Asia dan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea.

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari Selasa berlangsung fluktuatif. IHSG sempat dibuka menguat di posisi 8.275,95 pada awal sesi, namun kehilangan tenaga di sesi kedua hingga akhirnya ditutup melemah 0,40 persen atau turun 33 poin ke level 8.241,91.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 440 emiten tercatat melemah, 275 stagnan, dan hanya 220 saham yang berhasil menguat. Sektor bahan baku, properti, dan teknologi menjadi penekan utama pergerakan indeks hari ini.

Volume perdagangan mencapai 27,62 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi sekitar 2,32 juta kali. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp19,46 triliun, sementara kapitalisasi pasar BEI turun menjadi Rp14.998 triliun.

Baca Juga :  IHSG Diperkirakan Bergerak Fluktuatif, Investor Tunggu Keputusan The Fed

Tim analis Phintraco Sekuritas menjelaskan, pelemahan IHSG terjadi seiring dengan turunnya indeks saham di kawasan Asia. Selain faktor eksternal ekonomi global, kabar mengenai peluncuran beberapa roket oleh Korea Utara menjelang kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat ke perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara turut menambah tekanan bagi pasar.

“Minimnya sentimen positif membuat investor cenderung melakukan aksi ambil untung setelah penguatan di sesi sebelumnya,” ungkap tim Phintraco dalam laporannya.

Mayoritas bursa Asia memang kompak ditutup di zona merah. Pasar menunggu kejelasan data fundamental ekonomi dari dalam negeri yang dijadwalkan akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (5/11/2025).

Baca Juga :  Redenominasi Rupiah Tidak Ubah Daya Beli, Ini Penjelasan Bank Indonesia

Menurut proyeksi Phintraco Sekuritas, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 diperkirakan tumbuh 5,2 persen secara tahunan (year-on-year), namun secara kuartalan (quarter-to-quarter) berpotensi melambat menjadi 1,6 persen.

Meski sebagian besar sektor melemah, saham-saham rokok justru menunjukkan pergerakan positif. Kenaikan ini di picu oleh rencana kebijakan dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berencana menerapkan tarif cukai khusus bagi produsen rokok ilegal.

Kebijakan tersebut di harapkan dapat mendorong para produsen rokok ilegal masuk ke kawasan industri hasil tembakau agar tercipta iklim persaingan yang lebih sehat dalam industri tersebut.

Dengan tekanan eksternal dari bursa Asia dan ketegangan geopolitik global, investor di sarankan tetap berhati-hati dan menunggu rilis data ekonomi domestik sebagai acuan arah pasar berikutnya. (Tim)

Berita Terkait

Waspada Scam! Ini Daftar Aplikasi Penghasil Uang Resmi OJK & Play Store 2026
Modal HP Doang! Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis dari Game Penghasil Uang Terbaru Maret 2026
5 Rekomendasi Situs Jual Beli Mobil Bekas Terpercaya di Indonesia
Lazada Ungkap Data Terbaru: Penjualan Elektronik Meroket Tajam Menjelang Hari Raya
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Kenaikan Signifikan Bikin Koleksi Logam Mulia Makin Mahal
Modal HP Doang! Rekomendasi Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis yang Aman dan Resmi
Buru Saldo DANA Gratis Rp 75.000? Simak Fakta di Balik Link Viral Hari Ini
5 Aplikasi Saham Terbaik 2026 yang Paling Aman untuk Investor Pemula
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 06:30 WIB

Waspada Scam! Ini Daftar Aplikasi Penghasil Uang Resmi OJK & Play Store 2026

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:30 WIB

Modal HP Doang! Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis dari Game Penghasil Uang Terbaru Maret 2026

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:00 WIB

5 Rekomendasi Situs Jual Beli Mobil Bekas Terpercaya di Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:00 WIB

Lazada Ungkap Data Terbaru: Penjualan Elektronik Meroket Tajam Menjelang Hari Raya

Sabtu, 28 Februari 2026 - 12:30 WIB

Update Harga Emas Antam Hari Ini: Kenaikan Signifikan Bikin Koleksi Logam Mulia Makin Mahal

Berita Terbaru