Britainaja, Sungai Penuh – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kota Sungai Penuh berlangsung khidmat sekaligus meriah pada Sabtu (8/11/2025). Rangkaian acara utama di pusatkan di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Kota Sungai Penuh, dan di hadiri sejumlah tokoh penting, pejabat daerah, serta perwakilan organisasi masyarakat.
Salah satu momen yang menjadi sorotan publik adalah kehadiran Bupati Kerinci, Monadi, yang turut hadir dalam upacara tersebut. Kehadirannya dipandang sebagai sesuatu yang istimewa karena baru pertama kalinya seorang Bupati Kerinci hadir langsung dalam peringatan hari lahir Kota Sungai Penuh sejak daerah itu resmi berdiri sebagai kota otonom.
Selama ini, Sungai Penuh dan Kerinci memiliki hubungan sosial dan kultural yang sangat dekat. Keduanya berada dalam satu wilayah adat dan sejarah yang sama, meski secara administratif sudah berdiri sebagai dua daerah yang berbeda. Karena itu, momen ini di anggap bernilai simbolis dalam memperkuat jalinan kebersamaan antar dua pemerintah daerah.
Acara peringatan di mulai dengan sidang paripurna DPRD yang menampilkan laporan kinerja pembangunan Kota Sungai Penuh selama satu tahun terakhir. Berbagai program strategis, prioritas pengembangan wilayah, serta capaian pemkot di paparkan kepada hadirin. Suasana rapat berlangsung hangat, di iringi apresiasi serta harapan agar pembangunan daerah semakin berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, kehadiran Bupati Kerinci mendapat perhatian tersendiri. Kehadirannya bukan hanya bersifat seremonial, tetapi di nilai mencerminkan sikap saling menghargai dan keinginan untuk memperkuat koordinasi pembangunan lintas wilayah. Hal ini penting mengingat kedua daerah saling terhubung dalam berbagai sektor, mulai dari ekonomi, transportasi, pariwisata, hingga pelayanan publik.
Sejumlah pengamat lokal menilai langkah tersebut sebagai sinyal positif bagi peningkatan kerja sama regional. Kolaborasi antar dua daerah di nilai dapat memberikan dampak signifikan, khususnya dalam pengembangan kawasan strategis Kerinci Raya yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan industri wisata alam.
Selama beberapa tahun terakhir, hubungan antar pemimpin Kerinci dan Sungai Penuh juga tampak semakin harmonis. Keduanya kerap terlihat bersama dalam sejumlah kegiatan tingkat provinsi maupun kegiatan masyarakat, termasuk agenda kebudayaan dan olahraga. Situasi ini memberi pesan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bersandar pada ruang administratif, tetapi juga pada rasa kebersamaan warga.
Para tokoh masyarakat yang hadir menyambut positif kehadiran tersebut. Banyak yang berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada simbolisasi, tetapi di wujudkan dalam program pembangunan yang terstruktur, misalnya peningkatan konektivitas jalan antar kecamatan, promosi wisata terpadu, serta penguatan ekonomi berbasis UMKM.
Peringatan HUT ke-17 Kota Sungai Penuh juga menjadi momentum refleksi perjalanan kota sejak resmi berdiri sebagai daerah otonom. Berbagai tantangan pembangunan masih perlu di tuntaskan, termasuk penyediaan layanan publik yang merata dan peningkatan kualitas infrastruktur. Namun, semangat kolektif dan kolaborasi regional di harapkan dapat mempercepat proses tersebut.
Acara ditutup dengan ramah tamah serta pertunjukan kesenian lokal yang menampilkan tradisi dan budaya khas Kerinci dan Sungai Penuh. Suasana tampak hangat dan penuh kebersamaan, menandai kuatnya persaudaraan antar masyarakat di dua wilayah tersebut. (*)















