Abu al-Qasim az-Zahrawi: Bapak Bedah Modern yang Mengubah Wajah Kedokteran Dunia

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Abu al-Qasim az-Zahrawi: Bapak Bedah Modern yang Mengubah Wajah Kedokteran Dunia

Ilustrasi. Abu al-Qasim az-Zahrawi: Bapak Bedah Modern yang Mengubah Wajah Kedokteran Dunia

Britainaja – Kota Madinatuz Zahra di Cordoba, Spanyol, menjadi saksi lahirnya seorang pionir medis pada tahun 936 Masehi. Abu al-Qasim Khalaf ibn al-Abbas az-Zahrawi, atau yang di Barat lebih di kenal dengan nama Albucasis, bukan sekadar tabib biasa. Ia adalah sosok yang membebaskan ilmu bedah dari stigma “pekerjaan kasar” menjadi disiplin ilmu ilmiah yang sangat presisi dan sistematis.

Selama hidupnya, az-Zahrawi mendedikasikan diri sebagai dokter istana pada masa Khalifah Al-Hakam II. Namun, pengabdiannya jauh melampaui tembok istana; ia menghabiskan puluhan tahun mengobati masyarakat umum sembari mencatat setiap prosedur, temuan, dan eksperimen medisnya. Kedisiplinannya inilah yang kemudian melahirkan mahakarya yang menjadi rujukan dunia selama lima abad.

Mahakarya Kitab At-Tasrif

Warisan terbesar az-Zahrawi terangkum dalam Kitab At-Tasrif li-man ‘ajiza ‘an al-ta’lif, sebuah ensiklopedia medis sebanyak 30 volume. Kitab ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga praktik klinis yang sangat mendetail. Volume ke-30 dari buku ini secara khusus membahas teknik bedah, menjadikannya buku panduan bedah bergambar pertama di dunia.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Dalam catatan tersebut, ia memperkenalkan lebih dari 200 instrumen bedah yang ia desain sendiri. Hebatnya, bentuk dasar alat-alat seperti skalpel, gunting bedah, hingga tang (forceps) yang ia ciptakan masih sangat mirip dengan instrumen yang digunakan dokter bedah saat ini.

Penemuan yang Melampaui Zaman

Salah satu terobosan az-Zahrawi yang paling revolusioner adalah penggunaan benang catgut untuk menjahit luka bagian dalam tubuh. Ia menemukan bahwa usus hewan (biasanya domba) dapat diserap secara alami oleh tubuh manusia, sebuah solusi yang memecahkan masalah infeksi pasca-operasi besar. Selain itu, ia adalah orang pertama yang menjelaskan secara rinci tentang penyakit hemofilia sebagai kelainan genetik yang diturunkan.

Di bidang kebidanan, az-Zahrawi mengembangkan metode persalinan yang dikenal sebagai “posisi Walcher” jauh sebelum dokter Barat mengeklaimnya. Ia juga mahir dalam kedokteran gigi, mulai dari teknik pencabutan gigi yang aman hingga pembuatan gigi palsu dari tulang hewan yang dibentuk sedemikian rupa agar tampak alami.

Baca Juga :  Boekit Diza, Penginapan Eksklusif Bernuansa Alam di Sungai Penuh

Mengapa Dunia Berutang pada Az-Zahrawi?

Jika kita melihat standar medis hari ini, etika profesi yang ditekankan az-Zahrawi terasa sangat relevan. Ia selalu menekankan pentingnya hubungan emosional antara dokter dan pasien, yang ia sebut sebagai “anak-anakku”. Az-Zahrawi tidak hanya mengajarkan cara membedah, tetapi juga kapan seorang dokter harus tidak melakukan bedah demi keselamatan nyawa pasien.

Konteks sejarah menunjukkan bahwa saat Eropa masih berada dalam masa kegelapan dengan praktik medis yang sering kali tidak ilmiah, Andalusia telah mencapai puncak peradaban medis berkat az-Zahrawi. Penerjemahan karya-karyanya ke dalam bahasa Latin oleh Gerard of Cremona pada abad ke-12 menjadi pemicu utama kebangkitan medis di Benua Biru tersebut. Tanpa catatan sistematisnya, perkembangan ilmu bedah modern mungkin akan tertunda ratusan tahun. (Tim)

Berita Terkait

7 Amalan Sunnah dan Persiapan Batin Menuju Haji Mabrur
5 Hewan Peliharaan Nabi Muhammad SAW Selain Kucing & Kisahnya
Kumpulan Doa Haji Mabrur: Syarat dan Ciri Jamaah yang Meraih Berkah
Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya
Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?
Panduan Lengkap Doa Wudhu: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Seni Menjaga Lisan: Rahasia Imam Al-Ghazali Menata Hati Lewat Kata
Doa Sedekah Subuh di Rumah agar Rezeki Mengalir Deras & Berkah
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:00 WIB

7 Amalan Sunnah dan Persiapan Batin Menuju Haji Mabrur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:00 WIB

5 Hewan Peliharaan Nabi Muhammad SAW Selain Kucing & Kisahnya

Senin, 4 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kumpulan Doa Haji Mabrur: Syarat dan Ciri Jamaah yang Meraih Berkah

Minggu, 3 Mei 2026 - 05:00 WIB

Orang Tua Makan Daging Aqiqah Anak, Bolehkah? Simak Aturan Lengkapnya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:00 WIB

Jejak Cinta Nabi Adam dan Hawa: Mengapa Padang Arafah Begitu Sakral?

Berita Terbaru

Ilustrasi Jamaah Haji Beribadah.

Khasanah

7 Amalan Sunnah dan Persiapan Batin Menuju Haji Mabrur

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:00 WIB

Karina dan Ningning aespa di Met Gala 2026. (Mike Coppola - Dimitrios Kambouris. ( GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

Showbiz

Debut Bersejarah Karina dan Ningning aespa di Met Gala 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:00 WIB

Ilustrasi - Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun.

Finansial

Naik 26,2%, Utang Pinjol Warga Indonesia Tembus Rp 101 Triliun

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB