Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Whip Pink yang Viral di Media Sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Whip Pink yang Viral di Media Sosial (Foto: Instagram/@whippink.co/ rri)

Ilustrasi. Bahaya Tersembunyi di Balik Tren Whip Pink yang Viral di Media Sosial (Foto: Instagram/@whippink.co/ rri)

Britainaja – Belakangan ini, linimasa media sosial riuh dengan perbincangan mengenai “Whip Pink“. Produk yang sejatinya akrab di dapur-dapur kafe kekinian ini mendadak punya reputasi kelam. Bukan karena kualitas krim yang di hasilkan, melainkan karena perilaku menyimpang sebagian orang yang menghirup isinya demi mencari sensasi sesaat. Fenomena ini memicu kekhawatiran massal, terutama setelah di kaitkan dengan kasus kematian figur publik yang masih menyisakan tanda tanya.

Pada dasarnya, Whip Pink adalah merek dagang untuk tabung kecil berisi gas dinitrogen oksida atau nitrous oxide (N2O). Di tangan seorang barista atau koki pastry, gas ini merupakan alat bantu krusial untuk mengubah cairan krim menjadi busa lembut yang cantik di atas kopi atau kue. Gas berfungsi sebagai pendorong (propelan) agar tekstur krim mengembang sempurna dalam sekejap.

Namun, di luar fungsi dapur, N2O punya sejarah panjang di ruang operasi. Dunia medis mengenalnya sebagai “gas tertawa” yang di gunakan untuk pembiusan ringan. Sifatnya yang mampu meredam rasa sakit tanpa membuat pasien pingsan total menjadikannya pilihan dalam prosedur kedokteran gigi atau persalinan. Sayangnya, kemudahan akses terhadap produk food grade seperti Whip Pink membuat banyak orang menyalahgunakannya untuk aktivitas yang di kenal secara global sebagai whippets.

Baca Juga :  Rahasia Gizi Makanan Kukusan: Pakar IPB Bongkar Fakta yang Sering Terlupakan

Efek euforia yang muncul saat menghirup gas ini memang instan, namun harganya sangat mahal bagi kesehatan. Ketika seseorang menghirup gas ini langsung dari tabung atau balon, suplai oksigen ke otak akan terhenti seketika. Kondisi hipoksia ini bisa memicu pusing hebat, sesak napas, hingga pingsan. Jika di lakukan berulang kali, tubuh akan mengalami defisiensi vitamin B12 secara ekstrem. Dampaknya fatal: kerusakan saraf permanen, gangguan kognitif, hingga kelumpuhan fungsi motorik.

Secara hukum di Indonesia, N2O memang belum masuk dalam daftar hitam narkotika. Statusnya masih berada di area abu-abu sebagai bahan tambahan pangan dan kebutuhan industri. Kendati demikian, legalitas barang bukan berarti jaminan keamanan jika peruntukannya di geser secara sengaja. Polisi saat ini terus memantau peredaran barang tersebut, terutama jika di temukan indikasi penyalahgunaan yang mengancam nyawa.

Baca Juga :  Interpol Proses Red Notice untuk Riza Chalid dan Jurist Tan

Mengapa Fenomena Ini Sulit Dibendung?

Penyalahgunaan zat seperti ini sering kali dianggap “tidak berbahaya” oleh anak muda karena statusnya yang legal dan mudah di beli di toko perlengkapan kue atau marketplace. Padahal, risiko asphyxiation (mati lemas karena kekurangan oksigen) bisa terjadi hanya dalam hitungan detik setelah hirupan pertama. Masyarakat perlu memahami bahwa label food grade pada tabung Whip Pink bukan berarti gas tersebut aman untuk masuk ke paru-paru manusia secara langsung.

Edukasi harus mulai di galakkan bukan hanya pada pelarangan produknya, melainkan pada pemahaman risiko medisnya. Pengawasan terhadap distribusi produk ini di platform digital juga menjadi kunci agar tren berbahaya ini tidak semakin memakan korban jiwa. (Tim)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako
Viral 8 Truk Kontainer Diduga Dikawal Oknum TNI, Polisi Tindak di Tol Jakarta-Cikampek
Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen
Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id
AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan
Arus Mudik Tol Cipali Turun Drastis H-1 Lebaran 2026
Ekuinoks Maret 2026: Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 23:00 WIB

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Perwira Tinggi, Achmad Kartiko Jadi Komjen

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Berita Terbaru

Veda Ega Pratama (9) lagi-lagi menunjukkan performa impresif di Moto3 Brasil 2026 (Foto: MotoGP)

Nasional

Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Practice Moto3 Brasil 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi emas batangan.(PEXELS/JINGMING PAN)

Finansial

Harga Emas Dunia Anjlok Tajam Meski Konflik Iran Memanas

Sabtu, 21 Mar 2026 - 21:00 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang dan bertemu warga terdampak bencana, Sabtu (21/3/2026). (dok. Kemendagri)

Nasional

Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Bagikan 7.000 Sembako

Sabtu, 21 Mar 2026 - 20:00 WIB