Waspada Atrial Fibrillation: Penyebab Utama Stroke yang Bisa Dicegah Lewat Periksa Nadi Rutin

Pavicon Britainaja.com

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Ilustrasi: pixabay)

(Ilustrasi: pixabay)

Britainaja – Gangguan irama jantung atau aritmia kerap kali di abaikan oleh masyarakat, padahal kondisi ini merupakan salah satu pemicu utama penyakit kardiovaskular. Aritmia memang kalah populer di bandingkan penyakit jantung koroner. Namun, deteksi dini yang sederhana nyatanya memiliki potensi besar untuk menyelamatkan banyak nyawa.

Untuk meningkatkan kesadaran ini, sebuah kampanye global bertajuk ‘MEraba NAdi SendiRI (MENARI)’ di galakkan. Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan tahunan Pulse Day 2026 yang mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap irama jantung mereka sebelum terlambat dan berakibat fatal.

Atrial Fibrillation (AF) Memicu Gumpalan Darah dan Stroke

Menurut Dr. dr. Dicky Armein Hanafy, Sp.JP(K), FIHA, FAsCC, yang menjabat sebagai Head of Pulse Day Task Force sekaligus Chairperson of Public Affairs Committee Asia Pacific Heart Rhythm Society (APHRS), Atrial Fibrillation (AF) adalah jenis aritmia yang paling sering di temukan. Ia juga merupakan penyebab utama kasus stroke yang sebenarnya dapat di cegah.

“AF sering kali tidak menimbulkan gejala khas, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya berisiko. Melalui kampanye MENARI, kami ingin mengingatkan bahwa langkah kecil seperti memeriksa denyut nadi bisa berdampak besar, bahkan menyelamatkan hidup,” jelas Dr. Dicky.

Baca Juga :  Tips Menjaga Mental Tetap Sehat di Balik Layar Digital Editor

Dr. Dicky menambahkan bahwa AF terjadi ketika irama jantung menjadi sangat cepat dan tidak teratur. Irama yang kacau ini berpotensi memicu pembentukan gumpalan darah di jantung. Gumpalan inilah yang dapat terbawa ke otak dan menyebabkan stroke, selain komplikasi serius lain seperti gagal jantung.

Kenali Gejala dan Cara Deteksi Mandiri

Gejala AF bisa berbeda pada setiap individu. Secara umum, kondisi ini sering di tandai dengan detak jantung yang terasa cepat atau berdebar kuat (palpitasi), nyeri dada, pusing, sesak napas, kelelahan, kelemahan tubuh, hingga penurunan kemampuan saat berolahraga. Gejala-gejala ini terkadang muncul dan hilang tiba-tiba, namun pada kasus tertentu dapat terjadi secara terus-menerus.

Untuk deteksi mandiri, Dr. Dicky menyarankan cara sederhana mengecek denyut jantung:

  1. Letakkan jari telunjuk dan jari tengah Anda di pergelangan tangan (arteri radialis) atau leher (arteri karotis).

  2. Hitung jumlah denyut yang terasa selama 30 detik.

  3. Kalikan hasilnya dengan dua untuk mendapatkan denyut per menit (BPM).

Denyut jantung yang normal umumnya berada di kisaran 60 hingga 100 detak per menit. Apabila di temukan ketidakteraturan, masyarakat di imbau untuk segera mencari nasihat medis.

Baca Juga :  Klaim Saldo DANA Gratis Rp 175.000 Benar atau Hoaks? Cek Faktanya di Sini

Pulse Day: Gerakan Global untuk Kesehatan Irama Jantung

Inisiatif kesadaran global tahunan, Pulse Day, di dedikasikan untuk meningkatkan pemahaman tentang aritmia jantung. Gerakan ini bertujuan menginspirasi masyarakat di seluruh dunia agar mengambil langkah sederhana, yaitu memahami irama jantung mereka dan memeriksa denyut nadi secara rutin.

APHRS, organisasi yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pelayanan pasien gangguan irama jantung di Asia-Pasifik, memimpin pelaksanaan Pulse Day. Organisasi ini berkolaborasi dengan sister societies seperti EHRA, HRS, dan LAHRS, serta di dukung oleh Arrhythmia Alliance dan World Heart Federation.

Dr. Dicky menekankan bahwa kolaborasi lintas negara pada Pulse Day, yang di peringati setiap tanggal 1 Maret, adalah momentum penting. Peringatan ini menjadi pengingat serius bahwa satu dari tiga orang di dunia berisiko mengalami aritmia serius seumur hidupnya. “Salah satu fokus utama Pulse Day adalah deteksi dini Atrial Fibrillation (AF), salah satu jenis Aritmia yang paling sering di temukan dan menjadi penyebab utama Stroke yang sebenarnya dapat dicegah,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Cara Mudah Memulai Pola Hidup Sehat Bisa Dilakukan Setiap Hari
Si Pahit Kaya Manfaat, Ini 7 Khasiat Mengkudu untuk KesehatanTubuh
Trik Mudah Mematangkan Pisang Mentah Jadi Kuning Sempurna Cuma Pakai Garam Dapur
9 Cara Alami Mengatasi Maag dan GERD yang Sering Kambuh, Lambung Nyaman Tanpa Obat
Bahaya Tempe Bongkrek: Kuliner Tradisional yang Mematikan
Jangan Abaikan Benjolan Leher dan Suara Serak, Bisa Jadi Kanker Tiroid
Jalan Kaki di Alam: Cara Sederhana Usir Stres dan Segarkan Pikiran
Jaga Jantung! 13 Makanan Ini Wajib Anda Batasi Demi Kolesterol Aman
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Cara Mudah Memulai Pola Hidup Sehat Bisa Dilakukan Setiap Hari

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:06 WIB

Si Pahit Kaya Manfaat, Ini 7 Khasiat Mengkudu untuk KesehatanTubuh

Senin, 20 Juli 2026 - 16:07 WIB

Trik Mudah Mematangkan Pisang Mentah Jadi Kuning Sempurna Cuma Pakai Garam Dapur

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:00 WIB

9 Cara Alami Mengatasi Maag dan GERD yang Sering Kambuh, Lambung Nyaman Tanpa Obat

Senin, 15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bahaya Tempe Bongkrek: Kuliner Tradisional yang Mematikan

Berita Terbaru

Ilustrasi - Cara Mudah Monetisasi ZEPETO World. (Foto: AI)

Tech & Game

Cara Mudah Hasilkan Uang Dengan Monetisasi ZEPETO World

Senin, 31 Agu 2026 - 13:02 WIB

Ilustrasi - Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal. (Foto: AI)

Tech & Game

Ampuh Bongkar Penipu, Begini Cara Melacak Nomor HP Tak Dikenal

Senin, 31 Agu 2026 - 12:11 WIB