Britainaja – Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menjatuhkan hukuman kepada pemain Persib Bandung, Uilliam Barros, setelah laga panas melawan Ratchaburi FC pada leg II 16 besar AFC Champions League 2 musim 2025/2026.
AFC memberikan larangan bermain selama dua pertandingan kepada Barros. Wasit mengeluarkan kartu merah langsung setelah Barros melakukan tekel keras terhadap bek Ratchaburi, Jonathan Khemdee.
Komite Disiplin AFC menilai pelanggaran tersebut masuk kategori serius sesuai kode etik yang berlaku.
Denda dan Dampak untuk Persib
Selain skorsing, Barros juga wajib membayar denda sebesar Rp25 juta. Meski bersifat personal, manajemen Persib diperkirakan akan menanggung biaya tersebut.
Kehilangan Barros sejak akhir babak pertama membuat permainan Persib menurun. Tim hanya menang 1-0 di leg kedua, namun tetap gagal melaju ke perempat final karena kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC.
Persib Masih Menunggu Keputusan AFC
Hingga kini, AFC belum mengumumkan sanksi tambahan terkait insiden kericuhan usai pertandingan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung.
Ratusan suporter masuk ke lapangan dan sempat mengejar pemain lawan. Beberapa oknum juga merusak papan iklan serta melakukan tindakan kekerasan terhadap fotografer tim tamu.
AFC masih mengkaji situasi tersebut sebelum menentukan hukuman. Persib berpotensi menerima sanksi tambahan, mulai dari denda hingga larangan tampil di kandang.
Kasus ini tidak hanya berdampak pada Uilliam Barros, tetapi juga membuka risiko sanksi lebih besar bagi Persib Bandung. Keputusan lanjutan dari AFC menjadi hal yang patut ditunggu. (Tim)















