Tiongkok Tutup Sekolah dan Bandara Hadapi Topan Ragasa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi angin dan badai (Foto: Freepik)

Ilustrasi angin dan badai (Foto: Freepik)

Britainaja, Guangzhou – Pemerintah Tiongkok melakukan langkah darurat menghadapi Topan Ragasa yang bergerak cepat dari Laut Cina Selatan. Lebih dari satu juta penduduk Provinsi Guangdong telah di relokasi sejak Selasa (23/9/2025) malam untuk mengurangi risiko korban jiwa.

Pusat Meteorologi Nasional memperkirakan badai tersebut akan mendarat di sekitar kota Taishan dan Zhanjiang pada Rabu (24/9/2025) siang hingga sore. Angin kencang dengan kecepatan mencapai 195 kilometer per jam di sertai hujan lebat di perkirakan menghantam sebagian besar wilayah Guangdong dan Fujian.

Sejumlah kota besar di selatan Tiongkok, termasuk Shenzhen, Guangzhou, dan Foshan, menghentikan sementara aktivitas sekolah, perkantoran, produksi, dan transportasi. Hal serupa juga di lakukan di Haikou, Provinsi Hainan.

Di Hong Kong dan Makau, otoritas setempat memutuskan meliburkan kegiatan belajar-mengajar. Ratusan warga pun di evakuasi ke tempat penampungan darurat untuk menghindari bahaya badai.

Baca Juga :  Aplikasi All Indonesia Resmi Diluncurkan, Permudah Turis Asing Masuk ke Tanah Air

Bandara di Hong Kong dan Shenzhen membatalkan ratusan jadwal penerbangan sejak Selasa malam. Pemerintah Makau juga menutup sejumlah jembatan utama dan mengevakuasi warga maupun wisatawan.

Langkah ini di lakukan setelah prakiraan cuaca menunjukkan gelombang laut bisa mencapai ketinggian empat hingga lima meter di beberapa kawasan pesisir. Kondisi tersebut mengingatkan warga pada badai besar Hato (2017) dan Mangkhut (2018) yang sempat melumpuhkan pusat keuangan Asia.

Di daerah rawan banjir, warga memasang karung pasir di depan rumah dan menutup kaca jendela dengan selotip untuk mencegah pecah akibat terpaan angin. Beberapa keluarga memilih menimbun bahan makanan dan kebutuhan pokok, sementara para pedagang mencatat peningkatan penjualan barang harian.

Di Hong Kong, fenomena gelombang setinggi dua hingga tiga meter menarik perhatian warga. Banyak yang berkumpul di tepi pantai untuk menyaksikan langsung terjangan ombak, meski pihak berwenang telah mengimbau agar tetap waspada.

Baca Juga :  Wako Alfin Dorong IDI Kerinci-Sungai Penuh Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Topan Ragasa di perkirakan menjadi salah satu badai terkuat tahun ini. Selain mengancam keselamatan warga, badai juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi di Guangdong, provinsi yang di kenal sebagai pusat manufaktur dan perdagangan internasional.

Lembaga Observatorium Hong Kong telah mengeluarkan peringatan kewaspadaan tinggi. Permukaan air laut di prediksi naik hingga dua meter, bahkan di beberapa lokasi bisa lebih tinggi.

Dengan prediksi cuaca yang menunjukkan ancaman serius, otoritas Tiongkok menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Upaya relokasi, penutupan fasilitas umum, hingga pembatalan penerbangan di lakukan untuk meminimalkan dampak Topan Ragasa yang kini bergerak mendekati pesisir selatan negeri itu. (Tim)

Berita Terkait

Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS
Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS
Makna Mendalam Al-Qur’an Abad ke-18 dalam Pelantikan Walikota Zohran Mamdani
Eks CEO Miss Universe Divonis Penjara Kasus Penipuan, Anne Jakrajutatip Jadi Buronan
Analisis DNA Rambut Ungkap Penyebab Kematian Beethoven dan Rahasia Silsilah Keluarga
NASA Ungkap Titik Terpanas di Bumi Bukan di Libya, Suhunya Capai 70,7°C
PBB Loloskan Lima Resolusi Krusial Dukung Palestina di Tengah Agresi
Tabrakan Maut Bus Umrah di Saudi: 45 Jemaah India Meninggal, Satu Korban Selamat Dekat Sopir
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:00 WIB

Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:42 WIB

Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:39 WIB

Makna Mendalam Al-Qur’an Abad ke-18 dalam Pelantikan Walikota Zohran Mamdani

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:11 WIB

Eks CEO Miss Universe Divonis Penjara Kasus Penipuan, Anne Jakrajutatip Jadi Buronan

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:00 WIB

Analisis DNA Rambut Ungkap Penyebab Kematian Beethoven dan Rahasia Silsilah Keluarga

Berita Terbaru

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar (Foto: pixabay)

Tips & Trik

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar

Rabu, 4 Feb 2026 - 18:33 WIB