Gempa 7,4 Magnitudo Guncang Kamchatka, Rusia Keluarkan Peringatan Tsunami

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gempa Bumi (Foto: Google)

Ilustrasi Gempa Bumi (Foto: Google)

Britainaja, Kamchatka – Gempa kuat berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang kawasan lepas pantai Semenanjung Kamchatka, Rusia Timur Jauh, pada Sabtu (13/9/2025). Informasi ini dirilis oleh Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) yang melaporkan episentrum gempa berada sekitar 111 kilometer dari timur kota Petropavlovsk-Kamchatsky.

Menurut catatan USGS, gempa tersebut terjadi di kedalaman 39,5 kilometer. Awalnya, guncangan sempat dicatat memiliki magnitudo 7,5 sebelum kemudian direvisi menjadi 7,4 setelah analisis lebih lanjut.

Tak lama setelah peristiwa itu, Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) mengeluarkan peringatan potensi tsunami. Gelombang berbahaya diperkirakan bisa menghantam garis pantai Rusia dalam radius hingga 300 kilometer dari pusat gempa.

Baca Juga :  Turki dan Eropa Kawal Flotila Internasional Menuju Gaza

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran publik karena Kamchatka merupakan salah satu kawasan dengan sejarah panjang bencana geologi. Wilayah tersebut berada di “Cincin Api Pasifik”, zona yang rawan gempa bumi dan letusan gunung berapi.

Kejadian kali ini juga mengingatkan masyarakat pada gempa besar yang melanda Kamchatka pada Juli lalu. Saat itu, guncangan berkekuatan 8,8 memicu tsunami setinggi sekitar empat meter yang merambat hingga ke Hawaii dan Jepang. Ribuan penduduk pesisir dievakuasi, bahkan hampir dua juta orang di Jepang sempat diperintahkan untuk mengungsi ke dataran lebih tinggi.

Baca Juga :  World Environment Day 2025: A Global Call to Beat Plastic Pollution

Kini, dengan terulangnya gempa kuat di wilayah yang sama, perhatian global kembali tertuju pada potensi dampak tsunami. Otoritas Rusia bersama badan meteorologi dan lembaga internasional terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan keselamatan masyarakat di pesisir. (Tim)

Berita Terkait

Mantan Penyanyi Thailand Nikahi 2 Polisi Austria Sekaligus, Maharnya Tembus Rp1 Miliar
10 Gedung Tertinggi di Dunia yang Mengagumkan
Mengenal SEAblings: Kekuatan Solidaritas Netizen Asia Tenggara yang Mengguncang Media Sosial
Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS
Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS
Makna Mendalam Al-Qur’an Abad ke-18 dalam Pelantikan Walikota Zohran Mamdani
Eks CEO Miss Universe Divonis Penjara Kasus Penipuan, Anne Jakrajutatip Jadi Buronan
Analisis DNA Rambut Ungkap Penyebab Kematian Beethoven dan Rahasia Silsilah Keluarga
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:00 WIB

Mantan Penyanyi Thailand Nikahi 2 Polisi Austria Sekaligus, Maharnya Tembus Rp1 Miliar

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:00 WIB

10 Gedung Tertinggi di Dunia yang Mengagumkan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:00 WIB

Mengenal SEAblings: Kekuatan Solidaritas Netizen Asia Tenggara yang Mengguncang Media Sosial

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:00 WIB

Delcy Rodriguez Jadi Presiden Usai Maduro Ditangkap AS

Minggu, 4 Januari 2026 - 21:42 WIB

Kronologi Penangkapan Nicolas Maduro oleh Militer AS

Berita Terbaru

Rupiah Anjlok ke Rp16.904 per Dolar AS Pagi Ini (Foto: AI)

Finansial

Rupiah Anjlok ke Rp16.904 per Dolar AS Pagi Ini

Kamis, 12 Mar 2026 - 11:00 WIB