Britainaja — Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di awal tahun 2026 mengubah arah pilihan transportasi masyarakat. Kini, sebagian besar pengguna jalan mulai melirik motor listrik sebagai solusi alternatif yang lebih hemat kantong.
Fenomena ini membawa angin segar bagi para produsen kendaraan listrik, salah satunya Alva. Mereka merasakan langsung lonjakan rasa penasaran masyarakat sejak kuartal pertama tahun ini.
Konsumen Makin Kritis Tanya Keamanan dan Kehematan
Chief Marketing Officer Alva, Putu Swaditya Yudha, membenarkan adanya tren positif tersebut. Saat menemui media di kawasan Pakubuwono, Jakarta Selatan, pria yang akrab disapa Adit ini menceritakan dinamika pertanyaan dari para calon konsumen.
“Sejak Januari kemarin, antusiasme masyarakat naik tajam. Pertanyaan mendasar seperti lokasi pengisian daya, ketahanan baterai saat banjir, garansi, hingga ketangguhan motor saat berboncengan di tanjakan masih menjadi topik utama,” ujar Adit.
Namun, Adit menambahkan bahwa ada satu pertanyaan baru yang paling sering muncul tahun ini. Masyarakat kini sangat fokus membandingkan biaya operasional harian antara motor konvensional dan motor listrik setelah harga BBM melambung. Menjawab tantangan tersebut, Alva terus memperkuat dan memperluas ekosistem pendukung agar konsumen merasa lebih aman dan nyaman.
Penjualan Alva Siap Melesat Tinggi
Melihat antusiasme yang begitu besar, Alva optimistis angka penjualan mereka sepanjang tahun 2026 akan mencetak rekor baru. Kendati belum merilis angka pasti untuk target tahun ini, Adit memberikan gambaran lewat pencapaian tahun lalu.
Berikut adalah data pertumbuhan penjualan Alva dalam dua tahun terakhir:
| Tahun | Jumlah Penjualan | Persentase Pertumbuhan |
| 2024 | 3.000 Unit | — |
| 2025 | 4.500 Unit | Meningkat 52,9% |
| 2026 (Proyeksi) | Diprediksi Lebih Tinggi | Tren Positif Kuartal I & II |
Melihat pertumbuhan sebesar 52,9 persen dari tahun 2024 ke 2025, Alva sangat yakin bahwa efek domino dari kenaikan harga BBM akan mendorong grafik penjualan tahun 2026 melompat jauh lebih tinggi. (Tim)






