Britainaja – Umat Muslim di seluruh dunia selalu menyambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh rasa syukur. Selain menyembelih hewan kurban, momen ini menjadi kesempatan emas untuk mempertebal ketakwaan kita.
Agar ibadah di hari yang suci ini berjalan khusyuk dan tertib, mari kita pelajari kembali tata cara sholat Idul Adha beserta amalan sunnah yang mengiringinya.
Pemerintah dan para ulama menetapkan Hari Raya Kurban setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Masyarakat biasanya melaksanakan sholat Id secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka. Mempersiapkan diri dengan pemahaman yang benar akan membuat suasana hari raya terasa lebih khidmat dan penuh kebersamaan.
Berikut panduan lengkap tata cara sholat Idul Adha yang praktis dan mudah Anda pahami.
Panduan Lengkap Tata Cara Sholat Idul Adha
Sholat Idul Adha hukumnya sunnah muakkadah, artinya ibadah sunnah yang sangat Rasulullah SAW anjurkan. Kita melaksanakan sholat ini sebanyak dua rakaat tanpa didahului oleh adzan maupun iqamah.
1. Membaca Niat Sholat Idul Adha
Sebelum mulai, tata niat di dalam hati sesuai dengan posisi Anda saat sholat:
-
Niat untuk Imam:
Ushallii sunnatan li’iidil adhaa rak’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa. Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
-
Niat untuk Makmum:
Ushallii sunnatan li’iidil adhaa rak’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa. Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
-
Niat Sholat Sendiri:
Ushallii sunnata ‘iidil adhaa rak’ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa. Artinya: “Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
2. Panduan Rakaat Pertama
-
Lakukan takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan.
-
Bacalah doa iftitah.
-
Lanjutkan dengan 7 kali takbir tambahan. Di sela-sela setiap takbir, bacalah kalimat dzikir ini:
Subhaanallaah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar.
-
Membaca Surat Al-Fatihah.
-
Pilihlah surat pendek yang disunnahkan, seperti Surat Al-A’la atau Surat Qaf.
-
Lakukan ruku’, i’tidal, sujud dua kali, dan duduk di antara dua sujud seperti sholat biasa.
3. Panduan Rakaat Kedua
-
Berdiri tegak untuk memulai rakaat kedua.
-
Lakukan 5 kali takbir tambahan (selain takbir saat bangkit dari sujud).
-
Bacalah dzikir yang sama di sela-sela takbir.
-
Membaca Surat Al-Fatihah.
-
Disunnahkan membaca Surat Al-Ghasyiyah.
-
Lanjutkan dengan ruku’, i’tidal, dua kali sujud, hingga tasyahud akhir.
4. Tasyahud Akhir dan Salam
Sempurnakan sholat Anda dengan membaca tasyahud akhir secara khusyuk, lalu akhiri dengan mengucapkan salam ke arah kanan dan kiri.
9 Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Sholat Idul Adha
Untuk menambah tabungan pahala Anda, Rasulullah SAW mengajarkan beberapa amalan utama yang bisa kita amalkan sejak malam hari raya:
-
Mengumandangkan Takbir: Hidupkan malam Idul Adha hingga akhir Hari Tasyrik (13 Dzulhijjah setelah Ashar) dengan memperbanyak takbir.
-
Memperbanyak Zikir: Agungkan nama Allah SWT sebagai wujud syukur atas segala nikmat-Nya.
-
Mandi Sunnah: Bersihkan badan sebelum berangkat ke tempat sholat agar tubuh segar dan ibadah lebih nyaman.
-
Memakai Pakaian Terbaik dan Parfum: Gunakan pakaian terbersih dan rapi yang Anda miliki, serta gunakan wewangian bagi laki-laki.
-
Menunda Makan Pagi: Berbeda dengan Idul Fitri, kosongkan perut Anda sebelum sholat Idul Adha. Anda baru disunnahkan makan setelah sholat selesai, terutama menyantap daging kurban.
-
Datang Lebih Awal: Hadirlah di masjid atau lapangan lebih cepat sambil terus mengumandangkan takbir sepanjang jalan.
-
Berjalan Kaki: Jika jarak rumah dekat, berjalan kakilah menuju tempat sholat untuk meneladani kebiasaan Nabi.
-
Lewat Jalan yang Berbeda: Gunakan rute jalan yang berbeda saat pergi dan ketika pulang dari tempat sholat.
-
Mengajak Seluruh Anggota Keluarga: Ajak anak-anak, istri, dan keluarga tercinta untuk merasakan langsung kegembiraan hari raya.
Kapan Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha?
Masyarakat melaksanakan sholat Idul Adha pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Waktunya mulai membentang sejak matahari terbit seukuran satu tombak (sekitar 15–20 menit setelah syuruq) hingga sebelum adzan Dzuhur berkumandangkan.
Catatan Penting: Para ulama menyarankan agar kita memulai sholat Idul Adha lebih pagi daripada sholat Idul Fitri. Di Indonesia, pelaksanaannya biasa berlangsung antara pukul 06.30 hingga 07.30 WIB. Tujuannya agar masyarakat memiliki waktu yang lebih longgar untuk menyembelih dan membagikan daging hewan kurban.
Pentingnya Mendengarkan Khutbah Idul Adha
Setelah mengucapkan salam, jangan terburu-buru pulang. Duduklah sejenak dengan tenang untuk mendengarkan khutbah dari khatib hingga selesai.
Mendengarkan khutbah merupakan pelengkap ibadah yang mendatangkan banyak hikmah. Biasanya, khatib akan menyampaikan pesan keimanan, kisah teladan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS, serta pentingnya keikhlasan dalam berkurban. Melalui nasihat ini, kita bisa pulang membawa semangat baru untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama manusia. Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha! (Tim)






