Britainaja – Laju harga emas batangan di gerai Pegadaian terpantau tidak mengalami pergerakan signifikan pada pembukaan pekan pertama Februari 2026. Kondisi “diamnya” harga ini menjadi sinyal menarik bagi calon investor yang ingin melakukan akumulasi aset setelah sempat terjadi tren koreksi tipis pada perdagangan beberapa hari lalu. Berdasarkan data terbaru, harga emas produksi UBS dan Galeri24 cenderung bergerak mendatar di bandingkan dengan penutupan akhir pekan.
Emas batangan UBS saat ini masih tertahan di angka Rp2.996.000 per gram. Setali tiga uang, produk dari Galeri24 pun belum menunjukkan tanda-tanda fluktuasi tajam dengan bertahan di level Rp2.981.000 per gram. Pantauan di laman Sahabat Pegadaian pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 06.00 WIB, menunjukkan bahwa ketersediaan stok untuk berbagai ukuran, mulai dari pecahan 0,5 gram hingga 1.000 gram, masih dalam kondisi aman untuk melayani kebutuhan transaksi masyarakat.
Bagi Anda yang berencana memanfaatkan momentum stabilnya harga hari ini untuk menambah portofolio, berikut adalah rincian lengkap harga logam mulia sebagai acuan:
Daftar Harga Emas UBS
Pecahan terkecil UBS berukuran 0,5 gram di banderol senilai Rp1.619.000. Untuk ukuran yang lebih besar, berikut rinciannya:
2 Gram: Rp5.944.000
5 Gram: Rp14.690.000
10 Gram: Rp29.224.000
25 Gram: Rp72.917.000
50 Gram: Rp145.534.000
100 Gram: Rp290.954.000
500 Gram: Rp1.452.630.000
Daftar Harga Emas Galeri24
Produk Galeri24 menawarkan harga yang sedikit lebih kompetitif di beberapa lini. Untuk kepingan 0,5 gram, harga di patok Rp1.564.000. Sementara itu, untuk kepingan besar mencapai:
10 Gram: Rp29.074.000
50 Gram: Rp144.894.000
100 Gram: Rp289.645.000
250 Gram: Rp722.334.000
500 Gram: Rp1.444.667.000
1.000 Gram: Rp2.889.334.000
Strategi Investasi di Tengah Harga Stagnan
Kondisi harga yang stagnan sering kali dianggap sebagai fase konsolidasi pasar. Secara teknikal, saat harga emas tidak bergerak liar, ini merupakan waktu yang tepat bagi investor ritel untuk melakukan teknik Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil pembelian. Emas tetap menjadi instrumen safe haven utama di tahun 2026 guna memitigasi risiko inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Perlu diingat bahwa dalam investasi logam mulia, terdapat selisih harga jual dan harga beli kembali (buyback). Jika tujuan Anda adalah perlindungan nilai jangka panjang, pergerakan harian yang mendatar seperti hari ini seharusnya tidak menjadi kendala. Namun, pastikan Anda menyimpan bukti pembelian dan sertifikat dengan baik, karena kelengkapan dokumen tersebut akan sangat memengaruhi nilai jual kembali di masa depan. (Tim)















