Britainaja, Sungai Penuh – Mutasi di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali di laksanakan. Kali ini, penyegaran menyasar pada level teknis dengan di lantiknya 72 pejabat eselon IV. Puluhan aparatur sipil negara (ASN) tersebut kini resmi mengemban amanah baru sebagai pengawas serta kepala seksi di berbagai instansi strategis.
Langkah ini di ambil bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari strategi besar Pemkot Sungai Penuh untuk memperkuat fondasi pelayanan publik. Wakil Wali Kota, Azhar Hamzah, yang memimpin prosesi pengambilan sumpah, menekankan bahwa pejabat eselon IV merupakan mesin penggerak utama di lapangan.
Azhar menaruh ekspektasi tinggi agar para pejabat yang baru di lantik ini tidak pasif. Ia ingin jajaran pengawas ini menjadi garda terdepan yang mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan menjadi aksi nyata yang di rasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada seberapa lincah pejabat teknis dalam mengeksekusi tugas.
Perombakan ini juga di harapkan menjadi pemantik percepatan birokrasi. Dengan formasi baru, hambatan administratif yang selama ini di anggap lamban diharapkan bisa terkikis. Responsivitas terhadap kebutuhan warga menjadi poin utama yang di garisbawahi dalam pelantikan kali ini.
Dalam struktur pemerintahan, jabatan eselon IV atau pengawas seringkali di anggap sebagai “jantung” operasional. Jika posisi kepala dinas adalah otak yang merancang strategi, maka para kepala seksi dan pengawas adalah otot yang menggerakkan teknis pekerjaan. Tanpa koordinasi yang solid di level ini, kebijakan publik hanya akan berakhir sebagai dokumen di atas meja tanpa realisasi konkret.
Penyegaran organisasi secara berkala juga berfungsi untuk mencegah stagnasi dan kejenuhan kerja. Bagi masyarakat Sungai Penuh, rotasi ini di harapkan membawa semangat baru, terutama pada unit-unit pelayanan yang bersentuhan langsung dengan administrasi kependudukan, kesehatan, dan infrastruktur tingkat kelurahan atau kecamatan.
Berikut nama Pejabat Eselon IV yang di lantik: Klik di sini















