Warga Kerinci Protes Sawah Kering akibat Proyek Jalan Bandara

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kerinci Protes Sawah Kering akibat Proyek Jalan Bandara

Warga Kerinci Protes Sawah Kering akibat Proyek Jalan Bandara

Britainaja, Kerinci – Ratusan warga di Kabupaten Kerinci menyampaikan kekecewaan atas dampak pembangunan jalan menuju Bandara Depati Parbo. Mereka menilai proyek tersebut menyebabkan saluran irigasi tersumbat hingga membuat sawah tidak lagi bisa digarap.

Keluhan datang dari masyarakat di empat desa, yakni Desa Koto Iman, Agung Koto Iman, Koto Salak, dan Koto Petai. Sawah yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga kini terancam gagal panen karena kekurangan pasokan air.

Seorang warga menuturkan, masyarakat hanya menginginkan solusi yang benar-benar menyelesaikan masalah, bukan perbaikan sementara. “Kami minta di buatkan box culvert supaya aliran air lancar. Kalau hanya di bersihkan, sebentar lagi pasti tersumbat lagi,” ujarnya, Kamis (25/9).

Menurut warga, pihak bandara hanya memberikan janji untuk melakukan pembersihan saluran irigasi. Namun, langkah tersebut di anggap tidak cukup menjawab kebutuhan jangka panjang petani.

Baca Juga :  Link Video Viral yang Diburu Warganet, Bahaya Mengintai di Baliknya

Ketidakjelasan penanganan masalah ini membuat masyarakat mulai kehilangan kesabaran. Warga menyatakan siap turun ke jalan melakukan aksi demonstrasi jika keluhan mereka terus di abaikan.

“Kami masyarakat akan turun ke lapangan melakukan aksi, karena keluhan masyarakat mereka abaikan,” tegas salah satu perwakilan warga.

Ancaman aksi tersebut menjadi bentuk tekanan agar pihak terkait, baik manajemen bandara maupun pemerintah daerah, segera menindaklanjuti permasalahan dengan serius.

Bagi masyarakat Kerinci, sawah bukan sekadar lahan pertanian, tetapi juga sumber ekonomi utama keluarga. Jika irigasi tetap tersumbat, ribuan meter persegi lahan terancam tidak bisa di tanami. Kondisi ini akan menyebabkan banyak keluarga kehilangan penghasilan dan berpotensi meningkatkan angka kemiskinan di daerah tersebut.

Kekhawatiran semakin besar karena musim tanam sudah berjalan. Jika air tidak segera mengalir, bibit padi yang telah di tanam bisa mati sebelum panen.

Baca Juga :  Daftar Kode Redeem ML 7 Januari 2026: Cara Cepat Klaim Skin dan Fragmen Gratis

Selain menuntut pihak bandara, warga juga berharap pemerintah daerah turun tangan. Mereka menilai pemerintah seharusnya lebih aktif memastikan proyek infrastruktur tidak merugikan masyarakat.

Warga mendesak agar pemerintah memfasilitasi dialog antara petani, kontraktor, dan pihak bandara untuk mencari jalan keluar. Jika tidak, konflik sosial di khawatirkan akan semakin meluas.

Ada dua hal yang menjadi tuntutan utama warga: pertama, pembangunan box culvert atau saluran permanen yang mampu menyalurkan air irigasi dengan baik; kedua, jaminan agar proyek pembangunan tidak lagi mengganggu lahan pertanian.

Menurut warga, tanpa adanya saluran permanen, perbaikan hanya akan bersifat sementara dan masalah yang sama akan terulang. (Tim)

Berita Terkait

Rayakan HUT Pertama, PT. Tren Gen Horizon Hadiahkan Umroh Gratis Lewat MTQ Talang Lindung
Danau Kerinci Menyusut: Nasib Nelayan Terhimpit dan DPRD Segera Panggil Pengelola PLTA
72 Pejabat Eselon IV Pemkot Sungai Penuh Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya
Wawako Azhar Hamzah Lantik Sembilan Pejabat Eselon II
Kerinci dan Merangin Siap Jadi Lumbung Gandum
Wakil Walikota Sungai Penuh Lantik Pejabat Eselon II dan III
PT Tren Gen Horizon Salurkan Bantuan Air Bersih di Aceh Tamiang
Progres Signifikan, Revitalisasi 8 Sekolah Dasar di Sungai Penuh Hampir Tuntas
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 21:37 WIB

Rayakan HUT Pertama, PT. Tren Gen Horizon Hadiahkan Umroh Gratis Lewat MTQ Talang Lindung

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:00 WIB

Danau Kerinci Menyusut: Nasib Nelayan Terhimpit dan DPRD Segera Panggil Pengelola PLTA

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:23 WIB

72 Pejabat Eselon IV Pemkot Sungai Penuh Resmi Dilantik, Berikut Nama-namanya

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:21 WIB

Wawako Azhar Hamzah Lantik Sembilan Pejabat Eselon II

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:28 WIB

Kerinci dan Merangin Siap Jadi Lumbung Gandum

Berita Terbaru

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar (Foto: pixabay)

Tips & Trik

Begini Cara Reset Algoritma TikTok Agar FYP Kembali Segar

Rabu, 4 Feb 2026 - 18:33 WIB