Britainaja – Indonesia dikenal sebagai negara dengan ribuan destinasi alam eksotis, namun tak banyak yang mampu menyajikan panorama semegah Air Terjun Tumpak Sewu di Jawa Timur. Berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, air terjun setinggi sekitar 120 meter ini digadang-gadang sebagai salah satu yang terindah di Asia Tenggara.
Julukan “Niagara-nya Indonesia” bukanlah tanpa alasan. Tumpak Sewu menampilkan bentangan air yang melebar seperti tirai raksasa, jatuh dari tebing melingkar dan menciptakan suasana dramatis yang sulit ditemukan di tempat lain. Setiap pengunjung yang berdiri di hadapannya biasanya hanya mampu berkata satu hal: menakjubkan.
Viral di TikTok, Daya Tarik yang Sulit Ditolak

Beberapa bulan terakhir, nama Tumpak Sewu kembali mencuat setelah sebuah video cinematic yang diunggah di TikTok menembus puluhan juta penonton. Video itu menyoroti keindahan air terjun dari udara menggunakan drone, lengkap dengan pencahayaan alami yang memperlihatkan kemegahan setiap sudutnya.
Sejak viral, jumlah pencarian kata kunci “Tumpak Sewu” di Google melonjak tajam. Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, langsung tertarik untuk mencari informasi tentang destinasi ini. Fenomena ini menunjukkan betapa media sosial mampu menjadi panggung global bagi destinasi wisata Indonesia.
Lokasi dan Cara Akses ke Tumpak Sewu
Tumpak Sewu berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Posisi geografisnya cukup strategis karena berada di jalur penghubung antara Malang–Lumajang.
-
Dari Malang: Jarak sekitar 66 km atau 2,5–3 jam perjalanan dengan mobil. Rute ini cukup populer karena melewati jalur yang relatif nyaman.
-
Dari Lumajang: Lebih dekat, hanya sekitar 30 km dengan waktu tempuh 1–1,5 jam.
-
Transportasi: Wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi, sewa mobil, hingga ojek wisata di sekitar area.
Setibanya di area parkir, wisatawan masih perlu berjalan kaki menuruni jalur menantang berupa tangga bambu, jembatan kayu, serta jalan berbatu. Trekking menuju dasar air terjun biasanya memakan waktu 30–45 menit. Jalur ini menuntut stamina, tapi justru menjadi bagian dari pengalaman wisata yang seru dan penuh petualangan.
Keindahan dan Daya Tarik Utama Tumpak Sewu

1. Tirai Air Raksasa
Berbeda dengan air terjun biasa yang hanya memiliki satu aliran, Tumpak Sewu menghadirkan puluhan aliran air yang jatuh dari tebing melingkar, menciptakan panorama menyerupai tirai putih raksasa. Pemandangan ini semakin dramatis ketika musim penghujan tiba, karena debit air meningkat dan suara gemuruh semakin terasa.
2. Panorama Gunung Semeru
Dari area pandang atas, wisatawan bisa menyaksikan Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa, berdiri megah di kejauhan. Kehadiran Semeru menambah daya tarik visual Tumpak Sewu, terutama bagi pecinta fotografi landscape.
3. Goa Tetes
Sekitar 1 km dari lokasi utama, terdapat Goa Tetes, destinasi tambahan yang tak kalah memikat. Goa ini dihiasi stalaktit dan stalagmit alami, sementara air menetes dari celah-celah bebatuan menciptakan suasana magis. Banyak pengunjung menyempatkan diri ke Goa Tetes setelah puas menikmati Tumpak Sewu.
4. Spot Fotografi yang Instagramable
Baik dari gardu pandang atas maupun dari dasar air terjun, setiap sudut Tumpak Sewu selalu menarik dijadikan latar foto. Tidak heran jika destinasi ini menjadi favorit fotografer profesional, travel blogger, hingga konten kreator yang ingin menangkap keindahan alam Indonesia.
Fasilitas Wisata di Tumpak Sewu
Meski terletak di kawasan alam, Tumpak Sewu sudah dilengkapi beberapa fasilitas pendukung, antara lain:
-
Area parkir kendaraan roda dua dan roda empat.
-
Warung makan dan kios yang menjual makanan lokal.
-
Toilet umum.
-
Homestay sederhana milik warga sekitar untuk wisatawan yang ingin menginap.
Harga tiket masuk pun sangat terjangkau, yaitu Rp20.000–Rp25.000 per orang, menjadikannya destinasi ramah wisatawan dengan berbagai latar belakang.
Tips Berkunjung ke Tumpak Sewu
Agar pengalaman wisata semakin menyenangkan, berikut beberapa tips penting:
-
Datang pagi hari untuk mendapatkan pencahayaan alami terbaik.
-
Gunakan alas kaki trekking karena jalur cukup licin dan berbatu.
-
Bawa jas hujan atau pelindung kamera karena cipratan air cukup deras.
-
Jangan terburu-buru saat menuruni jalur menuju dasar air terjun.
-
Pertimbangkan memakai jasa pemandu lokal demi keamanan dan informasi tambahan.
Tumpak Sewu dan Potensi Wisata Jawa Timur
Air Terjun Tumpak Sewu tidak hanya menjadi kebanggaan Lumajang dan Malang, tetapi juga simbol potensi besar pariwisata Jawa Timur. Bersama dengan Gunung Bromo, Kawah Ijen, dan Pantai Malang Selatan, Tumpak Sewu memperkuat posisi Jawa Timur sebagai destinasi unggulan wisata alam Indonesia.
Pemerintah daerah bersama masyarakat setempat terus berupaya meningkatkan infrastruktur tanpa merusak keaslian alam. Harapannya, wisatawan tidak hanya datang sekali, tetapi juga kembali untuk mengeksplorasi keindahan lainnya.
Mengapa Anda Harus Mengunjungi Tumpak Sewu?
Mengunjungi Tumpak Sewu bukan hanya soal menikmati pemandangan indah, tetapi juga merasakan petualangan autentik yang jarang ditawarkan destinasi lain. Dari perjalanan trekking, suara gemuruh air, hingga suasana sejuk lembap khas hutan tropis, semua menjadi paket lengkap yang akan membekas di ingatan.
Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Jawa Timur, memasukkan Tumpak Sewu ke dalam itinerary adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan. Bukan hanya sekadar tempat wisata, tetapi sebuah pengalaman yang membuat Anda semakin bangga akan keindahan alam Indonesia.
Sudah siap menjelajahi keindahan Tumpak Sewu, “Niagara Indonesia” yang kini mendunia? Ajak keluarga, sahabat, atau pasangan Anda untuk merasakan langsung pengalaman wisata tak terlupakan ini. Bagikan artikel ini agar lebih banyak orang mengenal pesona Jawa Timur, dan temukan inspirasi destinasi wisata menarik lainnya di laman kami. (Wd)