Tiga Kepala Daerah Eksplorasi Wisata Alam Kerinci dengan Trail

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Kepala Daerah Eksplorasi Wisata Alam Kerinci dengan Trail

Tiga Kepala Daerah Eksplorasi Wisata Alam Kerinci dengan Trail

Britainaja, Kerinci – Aktivitas bertualang di alam terbuka kembali menjadi pilihan sejumlah pemimpin daerah di Jambi. Tiga kepala daerah melakukan perjalanan menggunakan motor trail untuk menyusuri kawasan pegunungan Kerinci, dari halaman Kantor Bupati Kerinci di Bukit Tengah hingga sampai ke Tirai Embun di Kayu Aro, yang berada di kaki Gunung Kerinci.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh Bupati Kerinci Monadi, Bupati Sarolangun H. Hurmin, dan Bupati Tanjung Jabung Timur Dillah Hikmah Sari (Dilla Hich). Gelaran ini bukan hanya sekadar safari wisata, tetapi juga bentuk silaturahmi dan promosi potensi wisata petualangan yang dimiliki Kerinci.

Perjalanan menuju Tirai Embun di kenal menantang. Jalurnya sempit dengan kontur tanah menanjak, licin, dan di beberapa titik berbatasan langsung dengan lereng. Kondisi ini menuntut kemampuan mengendalikan motor dengan baik.

Namun, rasa lelah terbayar dengan panorama alam Kayu Aro yang membentang luas. Hamparan perkebunan teh, hawa sejuk pegunungan, serta kabut tipis yang turun perlahan menjadi daya tarik tersendiri. Setibanya di lokasi persinggahan, para peserta menikmati waktu rehat bersama secangkir kopi hangat dalam suasana santai yang jauh dari suasana formal pemerintahan.

Baca Juga :  Strategi Cerdas Mengelola Keuangan Keluarga Indonesia di Kancah Global

Suasana ini di sebut banyak pihak sebagai momen yang merekatkan komunikasi antarpemimpin daerah secara lebih natural. Percakapan ringan, tawa, dan canda mengalir begitu saja di tengah dinginnya udara dataran tinggi.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa kegiatan trabas seperti ini bisa menjadi sarana memperkenalkan Kerinci sebagai destinasi wisata berbasis alam dan petualangan. Menurutnya, jalur-jalur terbuka di kawasan ini memiliki potensi besar untuk menarik minat wisatawan yang menyukai tantangan.

“Kerinci punya daya tarik kuat untuk wisata petualangan. Alam kita indah, jalurnya menantang, dan pengalaman yang ditawarkan sangat berbeda,” ujar Monadi di sela kegiatan.

Selain itu, ia menilai interaksi lintas daerah dalam kegiatan bersama seperti ini dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Terkadang ide pembangunan justru muncul di lapangan, bukan hanya di ruang rapat. Melalui kebersamaan seperti ini, kita saling bertukar pikiran dan pengalaman,” lanjutnya.

Baca Juga :  Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh

Kerinci dikenal sebagai salah satu kawasan dengan kekayaan alam paling lengkap di Provinsi Jambi. Mulai dari Gunung Kerinci yang merupakan puncak tertinggi di Sumatra, Danau Gunung Tujuh, hingga perkebunan teh Kayu Aro yang menjadi ikon wisata historis.

Monadi meyakini potensi tersebut dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat jika pengembangannya dilakukan secara terarah dan melibatkan komunitas lokal. Menurutnya, wisata alam bukan hanya menawarkan keindahan, tetapi juga peluang usaha dan ruang kreatif bagi warga.

Bagi ketiga kepala daerah tersebut, perjalanan ini bukan sekadar rekreasi. Ada pesan tentang pentingnya kolaborasi dan kedekatan dengan masyarakat. Menyatu dengan alam menjadi cara untuk menyegarkan kembali pandangan dan semangat dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Petualangan di jalur tanah basah dan kabut Kerinci menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam: membangun daerah tidak selalu harus melalui meja rapat, tetapi dapat lahir dari kebersamaan dan empati yang tumbuh di tengah suasana sederhana. (Tim)

Berita Terkait

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku
Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto
Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan
Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global
Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir
Monadi Pimpin Gerakan Indonesia ASRI 2026 di Kayu Aro Barat
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk PPPK Paruh Waktu di Jambi
Target Rampung Sebelum Lebaran, Gudang Koperasi Merah Putih Siap Jadi Motor Ekonomi Baru Sungai Penuh
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:00 WIB

Warga Sungai Penuh Keluhkan Tarif Parkir, Tak Sesuai Perda yang Berlaku

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:51 WIB

Lacak Dana Rp143 Miliar Bank Jambi: Rp19 Miliar Mengalir ke Aset Kripto

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:03 WIB

Sempat Ambruk, Jalur Puncak Sungai Penuh-Tapan Kini Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Selasa, 10 Maret 2026 - 13:00 WIB

Kulit Kopi hingga Daun Nanas Jambi Kini Jadi Rebutan Pasar Global

Senin, 9 Maret 2026 - 11:00 WIB

Monadi dan Al Haris Tinjau Pintu Air PLTA di Desa Sangir

Berita Terbaru

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki keluar dari Kampus Universitas Muhammadiyah usai memberikan sambutan pada momen Idul Fitri Jamaah Muhammadiyah, Jumat (20/3/2026). (KOMPAS.com)

Nasional

Wali Kota Sukabumi Disoraki Saat Sambutan Salat Id

Jumat, 20 Mar 2026 - 16:00 WIB

Uilliam Barros dihukum skorsing dua pertandingan karena terkena kartu merah di laga Persib Bandung vs Ratchaburi FC. (Foto: Instagram/@uilliambarros94)

Nasional

AFC Hukum Uilliam Barros, Persib Terancam Sanksi Tambahan

Jumat, 20 Mar 2026 - 14:00 WIB